SBNpro.com
Sabtu, Juni 13, 2026
  • SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • KOLOM
  • KESEHATAN
  • KOMUNITAS
  • TEKNOLOGI
  • VIDEO
No Result
View All Result
SBNpro.com
No Result
View All Result
SBNpro.com
  • SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • KOLOM
  • KESEHATAN
  • KOMUNITAS
  • TEKNOLOGI
  • VIDEO
ADVERTISEMENT
Home Simalungun

SR – MBR itu Bantuan untuk Orang Miskin, Kok Tega Dikorupsi?

SBNPro.com by SBNPro.com
02/07/2021
A A
SR – MBR itu Bantuan untuk Orang Miskin, Kok Tega Dikorupsi?
120
SHARES
261
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp
Konsep Otomatis
ADVERTISEMENT

 

Oleh M Gunawan Purba

Dimasa pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), kasus dugaan korupsi bantuan untuk orang miskin dan orang terdampak Covid-19 muncul di negeri ini. Kok tega ya?

Terheboh, kasus dugaan korupsi bantuan sosial di Kementerian Sosial. Kasus itu melibatkan Menteri Sosial saat itu, Juliari Batubara. Saat ini kasusnya masih dalam persidangan. Semoga hakim yang menangani perkara itu memiliki nurani yang kuat dalam pemberantasan korupsi.

Itu dugaan korupsi di Kementerian Sosial. Di Simalungun, ada juga dugaan korupsi bantuan untuk warga miskin atau untuk masyarakat berpenghasilan rendah. Peristiwanya diduga terjadi sebelum pandemi Covid-19 melanda negeri ini.

Perkara itu berupa dugaan korupsi proyek pemasangan sambungan air minum ke rumah masyarakat berpenghasilan rendah (SR – MBR) di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Lihou Simalungun, yang anggarannya bersumber dari dana hibah APBN.

Dugaan korupsi proyek SR – MBR tahun 2018, anggaran pemasangan untuk 2 ribu sambungan baru mencapai Rp 6 miliar, dan tahun 2019 untuk pemasangan 2.637 sambungan baru sebesar Rp 8,1 miliar.

Pada proyek SR – MBR tersebut, diduga ada terjadi praktik korupsi, dan atau dugaan praktik pungutan liar (pungli) terhadap masyarakat berpenghasilan rendah.

Bila itu benar terjadi, pelakunya harus dihukum seberat-beratnya. Karena pelaku cukup tega menambah kesusahan orang miskin. Bukannya membantu, malah tega “menghisap darah” orang susah. Orang seperti itu meski “dibumihanguskan”.

Untuk itu, pendekatan hukum yang tegas harus dipraktikkan aparat penegak hukum (APH) di setiap tingkatan pada lembaga peradilan. Baik ditingkat penyidikan, penuntutan, maupun dimasa persidangan.

Sikap tegas dari APH sangat penting, agar ada efek jera. Salah satunya, dengan tidak memberi kesempatan kepada tersangka di masa penyidikan untuk tidak dikenakan penahanan. Sebab, tersangka kasus korupsi sangat layak untuk dikenakan penahanan.

Hal yang sama juga harus dilakukan penuntut umum di masa penuntutan, maupun oleh hakim dimasa persidangan. Terlebih hal itu harus dilakukan terhadap tersangka kasus korupsi yang membuat masyarakat miskin bertambah susah.

Seperti kasus dugaan korupsi SR – MBR di Simalungun, sudah selayaknya jaksa dari Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) segera mempercepat proses (tahapan) penyidikan. Lalu, segera pula menetapkan tersangka, dan langsung menahannya.

Percepatan penuntasan perkara itu cukup realistis. Sebab perkara itu, diduga sudah lama terjadi. Yakni sekira dua dan tiga tahun yang lalu. Ditambah lagi, Direktur Eksekutif Lingkar Rumah Rakyat (LRR) Siantar, Bangun Pasaribu mengaku, pihaknya pernah mengadukan kasus itu ke kejaksaan pada Agustus 2019 yang lalu.

Penuntasan segera, selain sebagai efek jera, juga sebagai upaya perang terhadap korupsi yang merupakan salah satu kejahatan luar biasa.

Berhubung korupsi merupakan kejahatan luar biasa, langkah yang harus ditempuh penyidik, penuntut umum dan hakim, selayaknya pula dengan tindakan “luar biasa”. Yakni, penanganan cepat dan tindakan yang dapat menciptakan rasa takut untuk berbuat korupsi. Salah satunya, tindakan pemiskinan terhadap pelaku korupsi bantuan bagi masyarakat miskin, cukup tepat dilakukan, bila dapat dilakukan.

Selain tindakan tegas, Kejatisu juga diharapkan transparan dalam menangani perkara dugaan korupsi SR – MBR di PDAM Tirta Lihou, serta mengusut tuntas siapapun yang terlibat dalam perkara itu.

Pasalnya, diduga bukan hanya sebatas oknum yang ada di lingkungan PDAM Tirta Lihou yang terlibat dugaan korupsi SR – MBR. Melainkan, diduga ada keterlibatan oknum petinggi diluar dari PDAM Tirta Lihou. (*)

Share48Tweet30Send

Related Posts

Bahas Musda, DPD APPSI Beraudensi dengan Bupati Simalungun

28/05/2026

SBNpro - Simalungun Bupati Simalungun, Dr H Anton Achmad Saragih, menerima audiensi jajaran pengurus Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Pedagang Pasar...

Swadaya Warga Kerasaan Hijaukan Bantaran Sungai Lobang

24/05/2026

SBNpro - Simalungun Kepedulian terhadap lingkungan ditunjukkan masyarakat Kelurahan Kerasaan I, Kecamatan Pematang Bandar, Kabupaten Simalungun, melalui aksi penghijauan di...

Seorang anak berusia lima tahun, Nursaidah, warga Kecamatan Pematang Bandar, Kabupaten Simalungun, yang menderita leukemia membutuhkan bantuan untuk menjalani pengobatan, di tengah kondisi ekonomi keluarga yang terbatas.

Nursaidah, Bocah Pejuang Leukemia dari Simalungun Butuh Bantuan

05/04/2026

SBNpro - Simalungun Di usia yang seharusnya diisi dengan tawa dan permainan, Nursaidah (5), bocah asal Kecamatan Pematang Bandar, Kabupaten...

Duka Insiden Kebun Tandem, PTPN IV Regional 2 Hormati Proses Hukum

Duka Insiden Kebun Tandem, PTPN IV Regional 2 Hormati Proses Hukum

13/03/2026

SBNpro - Medan Manajemen PTPN IV Regional 2 menyampaikan rasa duka dan keprihatinan atas insiden meninggalnya seorang pria berinisial IU...

Penyidik Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Medan dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Siantar gerebek apotik di Jalan Rakutta Sembiring, Lorong 20, Kota Siantar, Rabu 10 Desember 2025. Sebanyak 400 liter formalin disita.

BBPOM dan Dinkes Gerebek Apotik di Siantar, 400 Liter Formalin Disita

12/12/2025

SBNpro - Siantar Penyidik Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Medan dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Siantar gerebek apotik di...

Wesly Ingatkan Pentingnya Podah Sang Naualuh Damanik di Patampei Sihilap TDPB

Wesly Ingatkan Pentingnya Podah Sang Naualuh Damanik di Patampei Sihilap TDPB

30/11/2025

SBNpro - Siantar Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn ingatkan tentang pentingnya Podah Sang Naualuh Damanik, berupa warisan kebijaksanaan...

Discussion about this post

TRENDING MINGGU INI

  • 1000 Tahun Usia Batak, Ada 10 Generasi yang Hilang?

    556 shares
    Share 222 Tweet 139
  • Bupati Cairkan Gaji ke-13 ASN Pemkab Simalungun, 3 Hari Tuntas

    91 shares
    Share 36 Tweet 23
  • Masyarakat Adat Dorong Sinkronisasi Enam Regulasi

    50 shares
    Share 20 Tweet 13
  • Wesly Optimistis Garuda Muda Bangkit di Perebutan Tempat Ketiga

    50 shares
    Share 20 Tweet 13
  • 61 Peristiwa Bencana di Siantar Selama Semester I 2026

    49 shares
    Share 20 Tweet 12
  • Ini Lokasi Pemadaman Listrik di Siantar dan Simalungun

    207 shares
    Share 83 Tweet 52
  • Bahas Musda, DPD APPSI Beraudensi dengan Bupati Simalungun

    51 shares
    Share 20 Tweet 13
SBNpro.com

© 2017-2024 SBN Pro

rotasi barak berita hari ini danau toba

Navigate Site

  • Redaksi
  • Privacy
  • Pedoman

Follow Us

No Result
View All Result
  • SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • KOLOM
  • KESEHATAN
  • KOMUNITAS
  • TEKNOLOGI
  • VIDEO

© 2017-2024 SBN Pro

rotasi barak berita hari ini danau toba