SBNpro.com
Sabtu, Juni 6, 2026
  • SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • KOLOM
  • KESEHATAN
  • KOMUNITAS
  • TEKNOLOGI
  • VIDEO
No Result
View All Result
SBNpro.com
No Result
View All Result
SBNpro.com
  • SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • KOLOM
  • KESEHATAN
  • KOMUNITAS
  • TEKNOLOGI
  • VIDEO
ADVERTISEMENT
Home Nasional

Pansus Batalkan Rekomendasi Pembentukan Dewan Pengawas KPK

SBNPro.com by SBNPro.com
05/02/2018
A A
47
SHARES
103
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp
ADVERTISEMENT

SBNpro – Jakarta

Wakil Ketua Pansus Angket KPK Teuku Taifiqulhadi mengatakan pihaknya telah membatalkan rekomendasi mengenai pembentukan dewan pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pansus menilai pembentukan dewan pengawas tidak terlalu penting dalam memperbaiki tata kelola di KPK.

“Kemudian ada hal yang menjadi sisipan yang kami anggap tak terlalu penting seperti misalnya masalah pengawasan dan sebagainya, itu kami cabut kembali. Tidak terlalu masalah hal tersebut dan hal yang seperti itu yang kami perbaiki,” kata Taufiqulhadi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (05/02/18).

Taufiqulhadi menuturkan, alasan mencabut rekomendasi Dewan Pengawas karena enggan dianggap melemahkan KPK. Lagipula, pembatalan rekomendasi pembentukan tidak mengubah subtansi dari rekomendasi secara keseluruhan menyangkut tata kelola KPK.

Nantinya, Pansus menyerahkan masalah pemgawasan itu kepada KPK dan rakyat Indonesia secara umum.

“Kalau memang dianggap sudah cukup diawasi oleh rakyat, ya jalan sendiri tetapi kami tidak memasukan, tidak ada kata-kata lembaga pengawasan dalam rekomendasi kami,” ujarnya.

Selain itu, Taufiqulhadi menegaskan tak akan melibatkan Presiden Joko Widodo menjadi subjek pelaksana rekomendasi. Menurutnya, pelibatan presiden dalam pelaksaan rekomendasi baru sebatas wacana.

“Kedua adalah dulu sebetulnya tak ada, itu masih menjadi wacana saja memasukkan presiden, jadi tak ada dalam rekomendasi itu nanti sejak awal kita melibatkan prediden itu tak ada,” tegasnya.

Pansus disebut juga mengusulkan pembuatan RUU Penyadapan. Taufiqulhadi membantah Pansus membantah merekomendasikan pembuatan RUU Penyadapan.

“Kami tak ada merekomendasikan adanya agar dibentuk UU penyadapan. Kami enggak rekomendasikan,” klaimnya.

Politikus Partai NasDem ini juga memastikan tak ada tekanan dari pihak tertentu terkait pembatalan pembentukan Dewan Pengawas dan pelibatan Presiden Jokowi untuk melaksanakan rekomendasi Pansus.

Pembatalan itu dikaji dan diputuskan setelah berdiskusi dengan para ahli dan akademisi seperti Mahfud MD dan Romli Atmasasmita.

“Saya sebagai wakil ketua, saya tak merasa ada tekanan. Tetapi sebelumnya kami terllibat diskusi dgn para sarjana, akamedisi seperti pak Mahfud, Pak Romli dan lain-lain,” tandasnya.

Seperti diketahui, Anggota Panitia Khusus (Pansus) Angket Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Masinton Pasaribu menyebutkan pihaknya segera menyampaikan hasil rekomendasinya kepada Presiden Joko Widodo. Salah satu isi rekomendasi meminta Kepala Negara membentuk Dewan Pengawas KPK.(*)

 

Sumber : Merdeka.com

 

Tags: dewan pengawas KPKPansus batalkanpembentukanrekomendasi
Share19Tweet12Send

Related Posts

PalmCo Serap 70 Ribu Pekerja, Ekspansi Hilirisasi Buka Peluang Baru

PalmCo Serap 70 Ribu Pekerja, Ekspansi Hilirisasi Buka Peluang Baru

05/05/2026

SBNpro - Jakarta Peringatan Hari Buruh Internasional dimanfaatkan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV PalmCo untuk menegaskan kontribusinya dalam penyerapan tenaga...

Tani On Stage Edukasi Warga Belanja Pangan Bijak Jelang Lebaran

Tani On Stage Edukasi Warga Belanja Pangan Bijak Jelang Lebaran

08/03/2026

SBNpro - Depok Kementerian Pertanian (Kementan) mengajak masyarakat berbelanja pangan secara bijak menjelang Ramadan dan Idulfitri. Edukasi tersebut disampaikan melalui...

Komisi III DPR Akan Bahas Kasus Korban Pencurian Jadi Tersangka

Komisi III DPR Akan Bahas Kasus Korban Pencurian Jadi Tersangka

06/03/2026

SBNpro - Jakarta Komisi III DPR RI berencana menggelar Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) terkait kasus yang menimpa pemilik Resto...

Menjaga “Napas” UMKM di Tengah Arus Dagang Indonesia-AS

Menjaga “Napas” UMKM di Tengah Arus Dagang Indonesia-AS

03/03/2026

SBNpro - Jakarta ​Di atas kertas, sebuah perjanjian dagang internasional sering kali terlihat sebagai deretan angka dan istilah hukum yang...

Komisi IX DPR RI Dorong Percepatan Reaktivasi BPJS PBI

Komisi IX DPR RI Dorong Percepatan Reaktivasi BPJS PBI

25/02/2026

SBNpro - Jambi Nihayatul Wafiroh mendesak percepatan pengaktifan kembali kepesertaan BPJS Kesehatan kategori Penerima Bantuan Iuran (PBI) di Provinsi Jambi....

PalmCo Pacu CPO dan Minyak Kita Sambut Ramadhan

PalmCo Pacu CPO dan Minyak Kita Sambut Ramadhan

22/02/2026

SBNpro - Jakarta Sambut datangnya Ramadhan 1447 Hijriah, denyut produksi di lini perkebunan dan pengolahan sawit milik Holding Perkebunan PTPN...

Discussion about this post

TRENDING MINGGU INI

  • 1000 Tahun Usia Batak, Ada 10 Generasi yang Hilang?

    533 shares
    Share 213 Tweet 133
  • Bupati Cairkan Gaji ke-13 ASN Pemkab Simalungun, 3 Hari Tuntas

    82 shares
    Share 33 Tweet 21
  • Sumiharjo Pakpahan, Orang Susah dari Siantar, Hingga Menjadi Mayjen TNI

    1876 shares
    Share 809 Tweet 445
  • Ini 31 Walikota Siantar Sepanjang Sejarah

    684 shares
    Share 274 Tweet 171
  • Situs jw.org Bantu Orang Tua Tangani Depresi

    207 shares
    Share 83 Tweet 52
  • Batak dan Melayu Identitas Buatan Kolonial, Nenek Moyang Karo Lebih Tua dari Si Raja Batak

    633 shares
    Share 253 Tweet 158
  • KPU Tetapkan Nomor Urut Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Siantar

    135 shares
    Share 54 Tweet 34
SBNpro.com

© 2017-2024 SBN Pro

rotasi barak berita hari ini danau toba

Navigate Site

  • Redaksi
  • Privacy
  • Pedoman

Follow Us

No Result
View All Result
  • SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • KOLOM
  • KESEHATAN
  • KOMUNITAS
  • TEKNOLOGI
  • VIDEO

© 2017-2024 SBN Pro

rotasi barak berita hari ini danau toba