SBNpro.com
Kamis, Juni 25, 2026
  • SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • KOLOM
  • KESEHATAN
  • KOMUNITAS
  • TEKNOLOGI
  • VIDEO
No Result
View All Result
SBNpro.com
No Result
View All Result
SBNpro.com
  • SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • KOLOM
  • KESEHATAN
  • KOMUNITAS
  • TEKNOLOGI
  • VIDEO
ADVERTISEMENT
Home Daerah

Awalnya Ditipu Rekan Bisnis, Kasus Penganiayaan Jon Jawak Bergulir di Persidangan PN

SBNPro.com by SBNPro.com
17/04/2018
A A
82
SHARES
106
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp
Konsep Otomatis
ADVERTISEMENT

SBNpro – Simalungun. 

Sidang kasus penganiayaan bersama yang menjerat Jamaksen warga Kecamatan Saribudolok, Kabupaten Simalungun dkk terus bergulir di Pengadilan Negeri Simalungun.

Kali ini, Selasa (17/04/18) sidang dilanjut dengan agenda mendengarkan keterangan saksi korban, Jon Fendal Jawak.

Dalam keterangannya, Jon Jawak menyebut jika saat peristiwa penganiayaan secara bersama yang menimpa dirinya itu bermula dari kasus hutang piutang bisnis antara dia dan istri terdakwa Jamaksen.

“Saya memang punya hutang dengan keluarga Jamaksen sebesar Rp 63 Juta, pak hakim. Tapi, saya sudah kasih agunan berupa sertifikat tanah saya sebagai bentuk keseriusan saya untuk melunasi hutang itu dan mereka (Jamaksen dan Istrinya) sudah menerima itu,” katanya.

Dalam persidangan itu, Jon Jawak mengaku, jika dia terpaksa berhutang dengan terdakwa akibat tertipu oleh seseorang yang dulunya merupakan rekan bisnis hasil bumi yang digelutinya.

Sayangnya, sambung korban, entah mengapa saat peristiwa penganiayaan bersama itu terjadi, dia (korban red) terlibat cek-cok dengan terdakwa melalui layanan Short Message Service (SMS).

“Ditanyanya aku dimana, lalu kujawab aku di rumah, pak hakim. Lalu dia berkata, oke kau tunggu ya,” ujar Jon Jawak menirukan isi percakapan dia dengan terdakwa.

Tak berapa lama berselang, lanjut Jon Jawak, tiba-tiba terdakwa Jamaksen datang menggunakan mobil bersama 3 rekannya dan langsung mengeroyok korban.

Ketika dikonfrontir oleh hakim terkait SMS itu kepada terdakwa yang duduk disamping 2 orang penasehat hukumnya, terdakwa mengaku jika bukan dirinya yang melayangkan SMS di malam itu kepada korban.

“HP memang aku yang punya, tapi saat itu istriku yang mengirim SMS,” ujar terdakwa menjawab pertanyaan Hakim PN Simalungun.

Tak hanya itu, dalam persidangan itu juga terungkap jika saat peristiwa penganiayaan itu terjadi terdakwa tak sanggup membela diri disebabkan kedua tangannya sudah di pegang oleh 2 orang rekan Jamaksen yang juga duduk sebagai terdakwa dalam persidangan Selasa (17/04/18).

Tak hanya Jon Jawak, sidang kasus penganiayaan dengan terdakwa Jamaksen dkk itu juga menghadirkan ayah dan istri dari Jon Jawak yang melihat peristiwa itu terjadi.

“Seluruh keterangan dari saksi korban sudah kita dengar, sidang kita tunda sampai minggu depan dengan agenda mendengar keterangan Ade Charge,” ujar Hakim Ketua, Lisfer Berutu didampingi, Mince Ginting dan Novarina Manurung sebagai hakim anggota. (*)

Tags: Kasus PenganiayaanPersidanganPN
Share53Tweet12Send

Related Posts

Bahas Musda, DPD APPSI Beraudensi dengan Bupati Simalungun

28/05/2026

SBNpro - Simalungun Bupati Simalungun, Dr H Anton Achmad Saragih, menerima audiensi jajaran pengurus Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Pedagang Pasar...

Swadaya Warga Kerasaan Hijaukan Bantaran Sungai Lobang

24/05/2026

SBNpro - Simalungun Kepedulian terhadap lingkungan ditunjukkan masyarakat Kelurahan Kerasaan I, Kecamatan Pematang Bandar, Kabupaten Simalungun, melalui aksi penghijauan di...

Seorang anak berusia lima tahun, Nursaidah, warga Kecamatan Pematang Bandar, Kabupaten Simalungun, yang menderita leukemia membutuhkan bantuan untuk menjalani pengobatan, di tengah kondisi ekonomi keluarga yang terbatas.

Nursaidah, Bocah Pejuang Leukemia dari Simalungun Butuh Bantuan

05/04/2026

SBNpro - Simalungun Di usia yang seharusnya diisi dengan tawa dan permainan, Nursaidah (5), bocah asal Kecamatan Pematang Bandar, Kabupaten...

Duka Insiden Kebun Tandem, PTPN IV Regional 2 Hormati Proses Hukum

Duka Insiden Kebun Tandem, PTPN IV Regional 2 Hormati Proses Hukum

13/03/2026

SBNpro - Medan Manajemen PTPN IV Regional 2 menyampaikan rasa duka dan keprihatinan atas insiden meninggalnya seorang pria berinisial IU...

Komisi III DPR Akan Bahas Kasus Korban Pencurian Jadi Tersangka

Komisi III DPR Akan Bahas Kasus Korban Pencurian Jadi Tersangka

06/03/2026

SBNpro - Jakarta Komisi III DPR RI berencana menggelar Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) terkait kasus yang menimpa pemilik Resto...

Hinca Panjaitan Minta Polri Tuntaskan Misteri Kematian Nizam

02/03/2026

SBNpro - Jakarta Anggota Komisi III DPR RI Hinca Pandjaitan menegaskan negara tak boleh gagal mengungkap penyebab wafatnya Nizam Syafei....

Discussion about this post

TRENDING MINGGU INI

  • 1000 Tahun Usia Batak, Ada 10 Generasi yang Hilang?

    605 shares
    Share 242 Tweet 151
  • Bosar Maligas dan Serbelawan Banjir, 368 Rumah Terendam, Warga Mengungsi

    154 shares
    Share 62 Tweet 39
  • 311 Kios Pasar Dwikora Siantar Ludes Terbakar, Polisi Perketat Pengamanan

    64 shares
    Share 26 Tweet 16
  • Andika Prayogi Sinaga Kembali Nahkodai PAC Pemuda Pancasila Siantar Barat

    52 shares
    Share 21 Tweet 13
  • Pukul Gonrang, Wali Kota Siantar Buka FASI XIII Sumut

    51 shares
    Share 20 Tweet 13
  • Sumiharjo Pakpahan, Orang Susah dari Siantar, Hingga Menjadi Mayjen TNI

    1888 shares
    Share 814 Tweet 448
  • Pascakebakaran, Pemko Siantar Bahas Pemulihan Pasar Dwikora Bersama Pedagang

    51 shares
    Share 20 Tweet 13
SBNpro.com

© 2017-2024 SBN Pro

rotasi barak berita hari ini danau toba

Navigate Site

  • Redaksi
  • Privacy
  • Pedoman

Follow Us

No Result
View All Result
  • SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • KOLOM
  • KESEHATAN
  • KOMUNITAS
  • TEKNOLOGI
  • VIDEO

© 2017-2024 SBN Pro

rotasi barak berita hari ini danau toba