SBNpro.com
Minggu, Agustus 2, 2026
  • SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • KOLOM
  • KESEHATAN
  • KOMUNITAS
  • TEKNOLOGI
  • VIDEO
No Result
View All Result
SBNpro.com
No Result
View All Result
SBNpro.com
  • SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • KOLOM
  • KESEHATAN
  • KOMUNITAS
  • TEKNOLOGI
  • VIDEO
ADVERTISEMENT
Home Siantar

Merasa Diintimidasi, Ketua PAC PDI Perjuangan Siantar Barat, Trauma

SBNPro.com by SBNPro.com
08/06/2022
A A
Merasa Diintimidasi, Ketua PAC PDI Perjuangan Siantar Barat, Trauma
260
SHARES
565
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp
Konsep Otomatis
ADVERTISEMENT

SBNpro – Siantar

Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) Kecamatan Siantar Barat, Azahari Nasution, merasa diintimidasi atas sikap kritisnya terhadap bangunan di Jalan Melati, Kelurahan Simarito, Kecamatan Siantar Barat, Kota Siantar, Sumatera Utara.

Dampak dari rasa itu, Azahari pun saat ini memiliki trauma untuk tampil kritis kembali. “Cumankan, jadinya, keknya malaslah kedepan ngawas-ngawasi. Kitakan jadi korban,” ucap Azahari yang sering disapa Wak Nas.

Ditemui di Jalan Adam Malik, Selasa (07/06/2022), diceritakan Wak Nas, sebelum ini ia ada beberapa kali mengkritisi keberadaan bangunan di Jalan Melati, melalui status di beranda akun facebooknya.

Bangunan itu ia kritisi di facebook (FB), awalnya karena ia duga bangunan tersebut dibangun tanpa persetujuan bangunan gedung (PBG) dari Pemko Siantar. Ada sejumlah status yang ia posting terkait hal itu.

Lalu kemudian, sebut Wak Nas, ia mempertanyakan PBG dari bangunan tersebut ke pejabat dari lembaga (instansi) yang kompeten. Katanya, para pejabat itu menyebut, bangunan berdiri tanpa PBG.

Statusnya di FB itu pun, tuturnya, membuat sejumlah pihak gerah (kepanasan). Apalagi pada salah satu statusnya, ia ada menyebut identitas nama yang mirip dengan nama salah seorang anggota dewan.

Terhadap statusnya yang kritis tersebut, awalnya ia diajak bertemu oleh kawan nongkrongnya di Cafe Vona Jalan Kartini. Kawan dari Wak Nas itu ingin membicarakan statusnya di FB.

Singkatnya, pertemuan terjadi di Jalan Adam Malik, tidak jauh dari Cafe Vona. Hanya saja, kawan Wak Nas tersebut datang tidak sendiri, melainkan bersama oknum aparat negara.

Kemudian oknum aparat negara itu ia ketahui sebagai ajudan. Hanya saja saat itu, kawan Wak Nas mengatakan, kalau oknum aparat negara itu merupakan kawan dari oknum anggota dewan.

“Jadi dia bilang, tolonglah tentang bangunan itu jangan dikritisi kali,” ungkapnya, lalu disebut Wak Nas, oknum aparat negara itu meminta postingannya (statusnya) di FB dihapus.

“Ada memang postinganku terakhir itu, mereka minta postinganku itu dihapus. Karena menjaga persahabatanku, ya sudahlah. Artinya aku bukan takut. Kuhapuslah postingan itu,” katanya.

Hanya saja, lanjutnya, setelah bertukar nomor ponsel, dua jam kemudian, oknum aparat negara itu meminta seluruh statusnya (postingannya) di FB terkait bangunan di Jalan Melati, supaya dihapus juga.

“Saat ditelpon itu, dia bilang terima kasih sudah bertemu. Dia minta postingan di Facebook itu dihapus, jadi ku bilang amanlah itu, dan langsung kututup teleponnya,” ujarnya.

Bukan hanya itu, selanjutnya Wak Nas juga dipanggil dan ditemui dua oknum dari salah satu organisasi masyarakat (Ormas).

Malam itu, Wak Nas sedang nongkrong di Cafe Vona. Hanya saja kemudian, dari depan cafe, ia dipanggil oleh salah seorang dari oknum Ormas tersebut.

“Katanya, bang aku mau ngomong. Dia bilang lagi, kan abang tahu kami orang lingkaran. Tenanglah dulu abang, gak senangnya abang lihat adek abang senang. Jadi ku bilang, aku senang lihat adekku senang,” ucap Wak Nas.

Hingga kemudian, pada pembicaraan selanjutnya, Wak Nas merasa ucapan dari oknum Ormas tersebut sebagai intimidasi.

“Kaminya di situ, katanya. Kubilang, amannya itu. Jadi kalau gak bisa minta tolong, jumpa-jumpa diluarlah kita, katanya. Kata-kata jumpa di luar itulah yang menurutku intimidasi,” ungkap Azahari

Katanya, ia merasa diintimidasi, sebab intonasi kalimat yang disampaikan oknum Ormas tersebut ketika berbicara, tidak biasa. (*)

 

Catatan

Atas koreksi dari narasumber Azahari Nasution, dilakukan perbaikan informasi pada alenea ke 12 pada berita ini. Awalnya tertulis dua hari kemudian, dikoreksi menjadi dua jam kemudian.

Editor: Purba

 

 

 

 

Tags: Ketua PAC PDI Perjuangan Siantar BaratMerasa DiintimidasiPDIPTraumaWak Nas
Share104Tweet65Send

Related Posts

Pemko Siantar Salurkan Bantuan Rp10 Juta untuk Pedagang Korban Kebakaran Pasar Dwikora

Pemko Siantar Salurkan Bantuan Rp10 Juta untuk Pedagang Korban Kebakaran Pasar Dwikora

25/06/2026

SBNpro - Siantar Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar mulai menyalurkan bantuan kepada pedagang korban kebakaran Pasar Dwikora. Setiap kios yang terdampak...

Pemko Siantar Miliki Anggaran Pembangunan Kembali Kios Pasar Dwikora

Pemko Siantar Miliki Anggaran Pembangunan Kembali Kios Pasar Dwikora

24/06/2026

SBNpro - Siantar Pemerintah Kota Pematangsiantar menyatakan memiliki dan kemampuan anggaran untuk pembangunan kembali kios Pasar Dwikora yang terbakar beberapa...

Pascakebakaran, Pemko Siantar Bahas Pemulihan Pasar Dwikora Bersama Pedagang

Pascakebakaran, Pemko Siantar Bahas Pemulihan Pasar Dwikora Bersama Pedagang

23/06/2026

SBNpro - Siantar Pemerintah Kota Pematangsiantar menggelar pertemuan dengan ratusan pedagang korban kebakaran Pasar Dwikora untuk membahas langkah penanganan pascabencana....

Pemko Siantar Beri Layanan Psikososial untuk Korban Kebakaran Pasar Dwikora

Pemko Siantar Beri Layanan Psikososial untuk Korban Kebakaran Pasar Dwikora

22/06/2026

SBNpro - Siantar Pemerintah Kota Pematangsiantar memberikan layanan dukungan psikososial kepada korban kebakaran Pasar Dwikora. Kegiatan berlangsung di Kantor Camat...

Pukul Gonrang, Wali Kota Siantar Buka FASI XIII Sumut

Pukul Gonrang, Wali Kota Siantar Buka FASI XIII Sumut

20/06/2026

SBNpro - Siantar Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi membuka Festival Anak Sholeh Indonesia (FASI) XIII Tingkat Provinsi Sumatera Utara Tahun...

Andika Prayogi Sinaga Kembali Nahkodai PAC Pemuda Pancasila Siantar Barat

Andika Prayogi Sinaga Kembali Nahkodai PAC Pemuda Pancasila Siantar Barat

19/06/2026

SBNpro - Siantar Andika Prayogi Sinaga kembali dipercaya memimpin Pimpinan Anak Cabang (PAC) Kecamatan Siantar Barat untuk periode 2026–2029. Penetapan...

Discussion about this post

TRENDING MINGGU INI

  • 1000 Tahun Usia Batak, Ada 10 Generasi yang Hilang?

    642 shares
    Share 257 Tweet 161
  • Daftar Nama Pejabat Pemko Siantar yang Dilantik

    105 shares
    Share 42 Tweet 26
  • The hand rail is going a little faster than the moving sidewalk.

    53 shares
    Share 21 Tweet 13
  • Keluarga Besar Simanjuntak Deklarasi Dukung Mangatas Silalahi-Ade Sandrawati Purba

    90 shares
    Share 36 Tweet 23
  • Resedivis Kambuhan Kasus Narkoba di Siantar, Dituntut 6 Tahun Penjara

    57 shares
    Share 23 Tweet 14
  • Semangat HUT RI, Walikota Siantar Serahkan Beasiswa BRI kepada 130 Pelajar

    110 shares
    Share 44 Tweet 28
  • Anak Dibawa Umur Tersangka Pembunuhan di Sitahoan Ditangkap

    91 shares
    Share 36 Tweet 23
SBNpro.com

© 2017-2024 SBN Pro

rotasi barak berita hari ini danau toba

Navigate Site

  • Redaksi
  • Privacy
  • Pedoman

Follow Us

No Result
View All Result
  • SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • KOLOM
  • KESEHATAN
  • KOMUNITAS
  • TEKNOLOGI
  • VIDEO

© 2017-2024 SBN Pro

rotasi barak berita hari ini danau toba