SBNpro – Siantar
Suasana khidmat dan penuh semangat kebersamaan mewarnai pelantikan Pengurus Daerah (PD) Al Jam’iyatul Washliyah Kota Pematangsiantar masa bakti 2026–2031 yang berlangsung di halaman Kantor PD Al Washliyah, Jalan Brigjen Rajamin Purba, Kelurahan Bukit Sofa, Kecamatan Siantar Sitalasari, Sabtu (13/6/2026).
Pada momentum tersebut, Muhammad Ishak Hutasuhut kembali dipercaya memimpin organisasi Islam terbesar di Kota Pematangsiantar itu untuk periode kedua. Setelah menuntaskan kepemimpinannya pada masa bakti 2021–2026, Ishak kembali mendapat amanah untuk menakhodai PD Al Washliyah hingga 2031.
Pelantikan dipimpin langsung Ketua Pengurus Wilayah (PW) Al Jam’iyatul Washliyah Sumatera Utara, Dr. Dedi Iskandar Batubara. Selain Ketua Muhammad Ishak Hutasuhut, turut dilantik jajaran pengurus lainnya, mulai dari wakil ketua, sekretaris dan wakil sekretaris, hingga bendahara dan wakil bendahara yang akan mendampingi kepengurusan lima tahun ke depan.
Kegiatan tersebut juga dihadiri Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi bersama Ketua TP PKK Ny. Liswati Wesly Silalahi serta kedua putrinya. Dalam kesempatan itu, keluarga Wesly menyerahkan santunan sebesar Rp15 juta kepada anak-anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial.
Dalam sambutannya, Wesly menyampaikan apresiasi atas kontribusi Al Jam’iyatul Washliyah yang selama ini aktif berperan dalam bidang pendidikan, sosial, dan pembinaan umat di Kota Pematangsiantar.
Ia menegaskan, pelantikan pengurus bukan sekadar agenda seremonial, melainkan awal dari amanah besar untuk terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Pelantikan ini bukan hanya seremonial, tetapi merupakan awal dari tanggung jawab besar untuk terus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan Kota Pematangsiantar,” ujar Wesly.
Menurutnya, Al Washliyah memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah dalam menjaga kerukunan, membangun karakter masyarakat, serta memperkuat nilai-nilai persatuan di tengah keberagaman.
Wesly juga mengajak seluruh pengurus untuk terus memperkuat ukhuwah, silaturahmi, dan kolaborasi dengan berbagai pihak demi mendukung pembangunan daerah.
“Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri. Dibutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi keagamaan, agar pembangunan berjalan lebih baik dan manfaatnya dirasakan seluruh warga,” katanya.
Sementara itu, Ketua PW Al Jam’iyatul Washliyah Sumatera Utara, Dedi Iskandar Batubara, menegaskan bahwa pelantikan tersebut menjadi penanda dimulainya pengabdian kepengurusan baru yang telah dilengkapi dengan berbagai majelis dan lembaga pendukung organisasi.
Menurut anggota DPD RI tersebut, Al Jam’iyatul Washliyah akan terus hadir memberikan kontribusi bagi masyarakat tanpa terikat kepentingan politik praktis.
“Kita independen, tidak berafiliasi ke mana pun,” tegas Dedi.
Ia juga mengingatkan bahwa Al Jam’iyatul Washliyah akan memasuki usia satu abad pada tahun 2027. Menurutnya, perjalanan panjang organisasi tersebut menjadi bukti komitmen dalam mengabdi kepada umat, bangsa, dan negara.
Dalam kesempatan yang sama, Dedi turut mengapresiasi prestasi Kota Pematangsiantar yang berhasil menempati peringkat keempat sebagai Kota Toleran di Indonesia. Ia menilai capaian tersebut merupakan hasil kerja sama seluruh elemen masyarakat dan pemerintah daerah.
Ucapan selamat juga disampaikan kepada Wali Kota Wesly Silalahi yang akan mengikuti pendidikan di Lemhannas.
Di hadapan para tamu undangan, Muhammad Ishak Hutasuhut menegaskan bahwa Al Washliyah hadir untuk seluruh lapisan masyarakat, bukan hanya untuk kelompok tertentu.
Ia menyatakan komitmen organisasi yang dipimpinnya untuk terus bersinergi dengan pemerintah dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga persatuan serta mendukung program pembangunan yang bermanfaat bagi umat.
“Al Washliyah siap berkolaborasi agar Pematangsiantar dapat meraih peringkat pertama sebagai Kota Toleran di Indonesia,” ujarnya.
Ishak juga menegaskan kesiapan Al Washliyah menjadi bagian dari solusi dalam menjaga keharmonisan kehidupan bermasyarakat dan mendukung berbagai program keumatan yang dijalankan pemerintah daerah.
Sebelumnya, Ketua Panitia Syahrul Ramadhan Pane menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut, baik melalui bantuan tenaga, materi, maupun doa.
Menurutnya, pelantikan menjadi momentum penting untuk menegaskan amanah baru yang diemban para pengurus dalam memperkuat peran Al Washliyah bagi kemajuan masyarakat Kota Pematangsiantar.
Kegiatan pelantikan ditutup dengan pemberian santunan kepada anak yatim yang diserahkan secara simbolis oleh Wali Kota Wesly Silalahi dan Ny. Liswati kepada panitia pelaksana.
Acara tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Pematangsiantar Herlina, Wakapolres Pematangsiantar Kompol Budiono Saputro, Ketua MUI Pematangsiantar HM Lubis, unsur Forkopimda, tokoh agama, perwakilan gereja, organisasi kemasyarakatan Islam, serta sejumlah undangan lainnya. (*)










Discussion about this post