SBNpro.com
Kamis, Juni 4, 2026
  • SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • KOLOM
  • KESEHATAN
  • KOMUNITAS
  • TEKNOLOGI
  • VIDEO
No Result
View All Result
SBNpro.com
No Result
View All Result
SBNpro.com
  • SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • KOLOM
  • KESEHATAN
  • KOMUNITAS
  • TEKNOLOGI
  • VIDEO
ADVERTISEMENT
Home Nasional

Bukti Kegigihan Lim Tee Kee, 100 Tahun Kopi Kok Tong Melegenda dari Siantar

SBNPro.com by SBNPro.com
18/02/2025
A A
Bukti Kegigihan Lim Tee Kee, 100 Tahun Kopi Kok Tong Melegenda dari Siantar
114
SHARES
248
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp
ADVERTISEMENT
Akiong bersama keluarga saat merayakan 100 tahun Kok Tong

SBNpro – Siantar

Dari Kota Siantar, Kopitiam (Warung Kopi) Kok Tong semakin melegenda. Cita rasanya yang khas, tetap dipertahankan pewarisnya hingga saat ini, membuat penikmat kopi selalu setia untuk menyeruput kopi Kok Tong.

29 Januari 2025 yang lalu, 100 tahun sudah usia Warung Kopi Kok Tong yang terletak di Perempatan (Warkop) Jalan Cipto Mangunkusumo dengan Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Kelurahan Dwikora, Kecamatan Siantar Barat, Kota Siantar, Sumatera Utara.

Hadirnya Warkop Kok Tong di Kota Siantar, berawal dari dan bukti kegigihan seorang anak muda dari Kota Fu Zhou, Provinsi Fu Jian, Tiongkok, yang merantau ke Indonesia sekira tahun 1900-an.

Anak muda itu adalah Lim Tee Kee. Saat merantau, kakek dari pengelola Warkop Kok Tong di Perempatan Jalan Cipto dengan Jalan Dr Wahidin saat ini, Akiong, ketika itu masih berusia 18 tahun. Ia lahir tahun 1896.

Beberapa tahun di perantauan, persisnya pada 29 Januari 1925, Lim Tee Kee membuka usaha warung kopi pertamanya di Kota Siantar, dengan nama Heng Seng.

“Tahun 1925 pertama kali kakek kami membuka warung kopi ini. Namanya saat itu masih Heng Seng,” ucap Paimin Halim yang sering disapa Akiong, Senin 17 Pebruari 2025.

Usaha warung kopi yang berdiri di zaman Hindia Belanda itu, hingga kini, terus bertahan. Dan saat ini, telah pula melebarkan sayapnya ke berbagai daerah oleh pewaris Lim Tee Kee. Seperti di Jakarta, Medan, Bandar Udara (Bandara) Internasional Kuala Namu, serta di berbagai daerah yang ada di Sumatera Utara maupun di luar Sumatera Utara.

Tahun 1970, Warkop Kok Tong dikelola (diteruskan) putra dari Lim Tee Kee bernama Lim Kok Tong (ayah kandung dari Akiong).

Di masanya, Lim Kok Tong membuka pabrik bubuk kopi Kok Tong, lalu mengubah nama warung kopi menjadi Massa Kok Tong, yang saat ini semakin populis dan melegenda, dengan tetap mempertahankan tradisi dan cita rasanya yang khas.

Sejumlah penikmat kopi mengaku, setiap harinya, harus menyeruput kopi Kok Tong. “Gak bisa tidak. Minimal dua kali aku ngopi di Kok Tong ini. Rasanya tetap, gak berubah sejak dulu,” ujar Carles di Warkop Kok Tong yang ada di Perempatan Jalan Cipto dengan Jalan Dr Wahidin.

Saat ini Warkop atau Cafe Kok Tong tak lagi sulit untuk ditemukan di Kota Siantar. Di Jalan Cipto saja, sudah ada beberapa warkop atau cafe Kok Tong. Belum lagi di Jalan Sutomo, di Komplek Mega Land, maupun di lokasi lainnya.

Meski warung semakin bertambah cukup signifikan, namun pelanggan (penikmat kopi) Kok Tong tak pernah sepi. Bahkan, tokoh nasional, tokoh daerah dan tokoh lokal, tidak sedikit yang sudah menikmati sajian Warkop Kok Tong.

Teranyar, Calon Presiden Anies Baswedan, tampak menikmati sajian Kok Tong yang ada di Jalan Sutomo. Juga sejumlah menteri, Anggota DPR-RI di masanya, juga pernah berkunjung ke sana.

“Apalagi pejabat publik lokal, ya sudah tidak terhitung lah. Malah kami (sejumlah wartawan), tidak jarang wawancara dengan nara sumber (pejabat publik) di Kok Tong,” tutur P Siahaan, seorang jurnalis yang cukup senior di Kota Siantar.

Uniknya, lanjut P Siahaan, bukan hanya elit politik, tokoh publik, dan pengusaha sukses sebagai penyeruput kopi Kok Tong. Melainkan, kelompok masyarakat awam juga cukup banyak sebagai penikmat kopi Kok Tong. “Itu karena, harganya yang masih terjangkau,” katanya.

Akiong yang juga memiliki nama Lim Ciang mengatakan, ia mengelola Warung Kopi Kok Tong saat ini, merupakan generasi ke tiga. “Dan bahkan saat ini sudah diteruskan oleh generasi ke empat. Yakni, anak saya,” ucapnya.

Katanya, cita rasa yang khas dan tradisi yang kental, menjadi hal yang harus tetap dipertahankan dari setiap cangkirnya. “Cita rasa dan tradisinya harus tetap kami pertahankan. Hal itu menjadi pesan yang kami wariskan kepada anak kami untuk dipegang teguh,” sebutnya.

Untuk merayakan ulang tahun yang ke 100, Kok Tong memberikan promo special. “Rayakan 100 tahun Kok Tong dengan promo special. Dapatkan tumbler ekslusif untuk pembelian di tahun 2025,” ungkap Akiong. (*)

Editor: Purba

Tags: 100 tahun100 tahun melegendaAkiongkok tongLim Tee KeeWarung Kopi Kok Tong
Share46Tweet29Send

Related Posts

Bahas Musda, DPD APPSI Beraudensi dengan Bupati Simalungun

28/05/2026

SBNpro - Simalungun Bupati Simalungun, Dr H Anton Achmad Saragih, menerima audiensi jajaran pengurus Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Pedagang Pasar...

Swadaya Warga Kerasaan Hijaukan Bantaran Sungai Lobang

24/05/2026

SBNpro - Simalungun Kepedulian terhadap lingkungan ditunjukkan masyarakat Kelurahan Kerasaan I, Kecamatan Pematang Bandar, Kabupaten Simalungun, melalui aksi penghijauan di...

Arif Harahap Ketua KNPI Siantar Terpilih Periode 2026-2029

10/05/2026

SBNpro - Siantar Samaul Arif Harahap terpilih sebagai Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Siantar periode 2026–2029, melalui Musyawarah...

PalmCo Serap 70 Ribu Pekerja, Ekspansi Hilirisasi Buka Peluang Baru

PalmCo Serap 70 Ribu Pekerja, Ekspansi Hilirisasi Buka Peluang Baru

05/05/2026

SBNpro - Jakarta Peringatan Hari Buruh Internasional dimanfaatkan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV PalmCo untuk menegaskan kontribusinya dalam penyerapan tenaga...

Seorang anak berusia lima tahun, Nursaidah, warga Kecamatan Pematang Bandar, Kabupaten Simalungun, yang menderita leukemia membutuhkan bantuan untuk menjalani pengobatan, di tengah kondisi ekonomi keluarga yang terbatas.

Nursaidah, Bocah Pejuang Leukemia dari Simalungun Butuh Bantuan

05/04/2026

SBNpro - Simalungun Di usia yang seharusnya diisi dengan tawa dan permainan, Nursaidah (5), bocah asal Kecamatan Pematang Bandar, Kabupaten...

Wali Kota dan Forkopimda Tinjau Pos Pengamanan Lebaran di Siantar

Wali Kota dan Forkopimda Tinjau Pos Pengamanan Lebaran di Siantar

14/03/2026

SBNpro - Siantar Wali Kota Wesly Silalahi bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melakukan peninjauan ke sejumlah Pos Pengamanan...

Discussion about this post

TRENDING MINGGU INI

  • 1000 Tahun Usia Batak, Ada 10 Generasi yang Hilang?

    521 shares
    Share 208 Tweet 130
  • Sumiharjo Pakpahan, Orang Susah dari Siantar, Hingga Menjadi Mayjen TNI

    1876 shares
    Share 809 Tweet 445
  • Ini 31 Walikota Siantar Sepanjang Sejarah

    683 shares
    Share 273 Tweet 171
  • Situs jw.org Bantu Orang Tua Tangani Depresi

    207 shares
    Share 83 Tweet 52
  • KPU Tetapkan Nomor Urut Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Siantar

    135 shares
    Share 54 Tweet 34
  • Pomparan Limbong Mulana Berikan Tanah Adat ke Toga Siregar, ke Raja Oloan Menyusul

    87 shares
    Share 35 Tweet 22
  • 8 PAC Solid, Tudingan Timbul Tidak Pantas Pimpin PDIP Siantar, Menyesatkan

    51 shares
    Share 20 Tweet 13
SBNpro.com

© 2017-2024 SBN Pro

rotasi barak berita hari ini danau toba

Navigate Site

  • Redaksi
  • Privacy
  • Pedoman

Follow Us

No Result
View All Result
  • SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • KOLOM
  • KESEHATAN
  • KOMUNITAS
  • TEKNOLOGI
  • VIDEO

© 2017-2024 SBN Pro

rotasi barak berita hari ini danau toba