SBNpro.com
Rabu, Oktober 21, 2026
  • SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • KOLOM
  • KESEHATAN
  • KOMUNITAS
  • TEKNOLOGI
  • VIDEO
No Result
View All Result
SBNpro.com
No Result
View All Result
SBNpro.com
  • SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • KOLOM
  • KESEHATAN
  • KOMUNITAS
  • TEKNOLOGI
  • VIDEO
ADVERTISEMENT
Home Nasional

Syafruddin Minta Pemerintah Pertimbangkan Bantuan Asing Tangani Karhutla

SBNPro.com by SBNPro.com
18/10/2026
A A
Syafruddin Minta Pemerintah Pertimbangkan Bantuan Asing Tangani Karhutla
47
SHARES
102
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

SBNpro – Jakarta

Anggota Komisi XII DPR RI, Syafruddin, meminta pemerintah mempertimbangkan bantuan internasional untuk mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berlangsung selama berbulan-bulan di sejumlah wilayah Indonesia.

Menurut Syafruddin, dukungan dari negara lain dapat membantu mempercepat pemadaman, terutama jika kebakaran meluas dan sulit dikendalikan. Ia menegaskan, keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas dalam penanganan karhutla.

“Karhutla ini sudah berlangsung berbulan-bulan. Masyarakat terus-menerus berada dalam kepungan asap dan harus menanggung dampaknya setiap hari. Kita tidak bisa membiarkan kondisi ini berlarut-larut. Pemerintah harus mengerahkan seluruh kemampuan yang ada dan tidak perlu ragu mempertimbangkan bantuan negara lain apabila itu dapat mempercepat pemadaman,” ujar Syafruddin, Sabtu (17/10/2026).

Politikus Fraksi PKB dari daerah pemilihan Kalimantan Timur itu mengatakan, karhutla tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga mengganggu aktivitas masyarakat. Paparan asap berpotensi memengaruhi kesehatan, kegiatan belajar mengajar, transportasi, serta mata pencaharian warga.

Ia menyebut sejumlah bentuk dukungan internasional yang dapat dipertimbangkan, antara lain pesawat pemadam, teknologi pemantauan titik api, peralatan penanggulangan kebakaran, dan tenaga ahli.

“Ini bukan soal mampu atau tidak mampu, apalagi soal gengsi. Yang harus kita pikirkan adalah bagaimana api bisa segera dipadamkan dan masyarakat bisa kembali menghirup udara bersih. Kalau ada negara sahabat yang memiliki teknologi, peralatan, atau kapasitas yang bisa membantu, pemerintah perlu mempertimbangkannya secara serius,” katanya.

Syafruddin menjelaskan, penanganan karhutla di wilayah yang luas membutuhkan sumber daya dan strategi terpadu. Petugas di lapangan menghadapi kendala berupa medan yang sulit, keterbatasan akses menuju titik kebakaran, serta potensi munculnya kembali titik api.

Karena itu, ia meminta pemerintah mengevaluasi kebutuhan operasional di setiap wilayah terdampak dan mengoptimalkan sumber daya yang tersedia. Jika kapasitas dalam negeri belum mencukupi, bantuan internasional perlu dipertimbangkan sesuai kebutuhan di lapangan.

“Kita melihat petugas pemadam, aparat, relawan, dan masyarakat sudah berjibaku untuk mengendalikan kebakaran. Mereka tidak boleh dibiarkan menghadapi situasi ini dengan sumber daya yang terbatas. Negara harus memastikan mereka mendapatkan peralatan, dukungan logistik, teknologi, dan perlindungan yang memadai. Jika bantuan dari luar negeri dibutuhkan untuk memperkuat upaya tersebut, jangan sampai kesempatan itu terhambat oleh birokrasi yang berlarut-larut,” ujarnya.

Ia juga menyoroti risiko kabut asap bagi kelompok rentan, seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, serta warga yang memiliki penyakit pernapasan. Menurutnya, penanganan karhutla perlu dilakukan secara cepat untuk mengurangi paparan asap dan memulihkan aktivitas masyarakat.

Syafruddin menegaskan, bantuan internasional harus tetap berada di bawah koordinasi pemerintah Indonesia, dengan pembagian tugas yang jelas dan menyesuaikan kebutuhan di lapangan.

Ia turut menyebut Singapura sebagai salah satu negara yang telah menyatakan kesiapan membantu Indonesia menangani karhutla. Pemerintah, menurutnya, perlu menindaklanjuti tawaran tersebut secara terukur dan transparan dengan mempertimbangkan bentuk bantuan yang paling dibutuhkan.

“Setiap hari kebakaran belum tertangani berarti masyarakat harus kembali menghirup asap dan menghadapi risiko kesehatan. Karena itu, semua pilihan yang dapat mempercepat pemadaman harus dikaji secara serius. Prioritas kita jelas, yakni menghentikan kebakaran, melindungi masyarakat, dan memulihkan kondisi lingkungan agar warga bisa kembali beraktivitas dengan aman,” pungkasnya. (*)

Sumber: Parlementaria

Tags: dprKarhutlaSyafruddin
Share19Tweet12Send

Related Posts

DPR Luncurkan Syakura untuk Modernisasi Analisis Anggaran

DPR Luncurkan Syakura untuk Modernisasi Analisis Anggaran

19/10/2026

SBNpro - Jakarta Pusat Analisis Anggaran dan Akuntabilitas Keuangan Negara (PA3KN) Badan Keahlian Sekretariat Jenderal DPR RI meluncurkan Sistem Layanan...

Indah Kurnia Tekankan Pentingnya Layanan Kesehatan Humanis dan Responsif

21/06/2026

SBNpro - Denpasar Wakil Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI, Indah Kurnia, menegaskan pentingnya pelayanan kesehatan yang mengutamakan...

Masyarakat Adat Dorong Sinkronisasi Enam Regulasi

10/06/2026

SBNpro - Balikpapan Penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Masyarakat Adat dinilai memerlukan harmonisasi sejumlah regulasi lintas sektor agar tidak menimbulkan...

PalmCo Serap 70 Ribu Pekerja, Ekspansi Hilirisasi Buka Peluang Baru

PalmCo Serap 70 Ribu Pekerja, Ekspansi Hilirisasi Buka Peluang Baru

05/05/2026

SBNpro - Jakarta Peringatan Hari Buruh Internasional dimanfaatkan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV PalmCo untuk menegaskan kontribusinya dalam penyerapan tenaga...

Tani On Stage Edukasi Warga Belanja Pangan Bijak Jelang Lebaran

Tani On Stage Edukasi Warga Belanja Pangan Bijak Jelang Lebaran

08/03/2026

SBNpro - Depok Kementerian Pertanian (Kementan) mengajak masyarakat berbelanja pangan secara bijak menjelang Ramadan dan Idulfitri. Edukasi tersebut disampaikan melalui...

Komisi III DPR Akan Bahas Kasus Korban Pencurian Jadi Tersangka

Komisi III DPR Akan Bahas Kasus Korban Pencurian Jadi Tersangka

06/03/2026

SBNpro - Jakarta Komisi III DPR RI berencana menggelar Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) terkait kasus yang menimpa pemilik Resto...

Discussion about this post

TRENDING MINGGU INI

  • 1000 Tahun Usia Batak, Ada 10 Generasi yang Hilang?

    758 shares
    Share 303 Tweet 190
  • HUT ke-62 Golkar di Siantar, Ziarah ke TMP dan Salurkan 1.000 Paket Sembako

    57 shares
    Share 23 Tweet 14
  • Batak dan Melayu Identitas Buatan Kolonial, Nenek Moyang Karo Lebih Tua dari Si Raja Batak

    684 shares
    Share 274 Tweet 171
  • Freddy Damanik, Satu-satunya Kader Gerindra yang Jadi Balon Walikota Siantar

    461 shares
    Share 184 Tweet 115
  • Ingat Sejarah! Taman Bunga Itu Namanya Lapangan Merdeka

    807 shares
    Share 385 Tweet 176
  • Transaksi Narkotika, Dua Cewek Cantik Asal Siantar Ditangkap di Padangsidimpuan

    726 shares
    Share 290 Tweet 182
  • DPR Luncurkan Syakura untuk Modernisasi Analisis Anggaran

    48 shares
    Share 19 Tweet 12
SBNpro.com

© 2017-2024 SBN Pro

rotasi barak berita hari ini danau toba

Navigate Site

  • Redaksi
  • Privacy
  • Pedoman

Follow Us

No Result
View All Result
  • SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • KOLOM
  • KESEHATAN
  • KOMUNITAS
  • TEKNOLOGI
  • VIDEO

© 2017-2024 SBN Pro

rotasi barak berita hari ini danau toba