SBNpro.com
Jumat, Juli 31, 2026
  • SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • KOLOM
  • KESEHATAN
  • KOMUNITAS
  • TEKNOLOGI
  • VIDEO
No Result
View All Result
SBNpro.com
No Result
View All Result
SBNpro.com
  • SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • KOLOM
  • KESEHATAN
  • KOMUNITAS
  • TEKNOLOGI
  • VIDEO
ADVERTISEMENT
Home Siantar

Pemko Masih Gagal Dapatkan 406 Hektare Wilayah Kota Siantar yang Hilang

SBNPro.com by SBNPro.com
03/11/2022
A A
Pemko Masih Gagal Dapatkan 406 Hektare Wilayah Kota Siantar yang Hilang
161
SHARES
350
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp
Konsep Otomatis
ADVERTISEMENT

SBNpro – Siantar

Sekira 406 hektare wilayah Kota Siantar hilang, atau masuk ke wilayah Kabupaten Simalungun. Itu terjadi sejak berita acara kesepakatan antara Pemkab Simalungun dan Pemko Siantar Nomor 33/BAD I/V/2021 tanggal 5 Mei 2021 di Ruang Rapat VII Kantor Gubernur Sumatera Utara, disetujui pemerintah kedua daerah.

Dengan kesepakatan itu, luas wilayah Kota Siantar menjadi 7.591 hektare. Padahal, sesuai Perda Kota Siantar Nomor 1 Tahun 2013 tentang Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW), luas wilayah Kota Siantar 7.997 hektare.

Berita acara kesepakatan 5 Mei 2021, diterbitkan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Hadir disana saat itu, perwakilan dari Pemkab Simalungun, Pemko Siantar, Pemprovsu, Dittopad, Badan Informasi Geospasial (BIG), Inspektorat Jenderal Kemendagri dan Ditjen Bina Admistrasi Kewilayahan.

Berkurangnya luas wilayah, membuat anggota DPRD Siantar berang dan keberatan. Keberatan diungkap saat membahas Ranperda RTRW Kota Siantar yang baru, pada Januari hingga Pebruari 2022 lalu. DPRD mendesak Pemko Siantar untuk mendapatkan kembali wilayah yang hilang.

Hanya saja, hingga saat ini Pemko Siantar masih juga gagal mendapatkan kembali wilayah Kota Siantar yang hilang. Itu karena, Pemko Siantar kesulitan mendapatkan kesepakatan ulang dari Pemkab Simalungun dalam menentukan tapal batas wilayah kedua daerah.

Kabag Tata Pemerintahan (Tapem) Sekretariat Daerah Pemko Siantar, Robert Sitanggang mengatakan, belum kembalinya lahan yang berada di kabupaten Simalungun ke Kota Siantar, karena belum ada titik temu dengan Pemkab Simalungun.

Meski, lanjut Sitanggang, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara telah dua kali memfasilitasi pertemuan antara Pemko Siantar dengan Pemkab Simalungun.

Pertemuan pertama dilakukan Agustus 2022 di gedung Serbaguna Bappeda Siantar. Hadir disana Wakil Bupati Simalungun. Namun tidak membuahkan hasil.

Pertemuan kedua September 2022 lalu di kantor Gubernur, dengan agenda pembahasan tapal batas. Juga gagal menggapai kesepakatan. Karena Pemkab Simalungun diwakili Kasubbag Pemerinthan.

“Karena yang diwakilkan Pemkab Simalungun hanya pejabat Kasubbag. Sedangkan kita dari Pemko lengkap dengan pejabat yang membidangi. Pertemuan itu akhirnya ditunda dan tidak membuahkan hasil,” ucap Robert Sitanggang di ruang kerjanya, Kamis (03/11/2022).

Robert menilai Pemkab Simalungun kurang serius melakukan pembahasan. “Pemkab Simalungun merupakan pihak yang diuntungkan karena luas wilayahnya bertambah. Karena itu, mereka mungkin menjadi tidak serius. Sedangkan Pemko Siantar pihak yang dirugikan karena luas wilayahnya berkurang,” sebutnya.

Apabila tetap tidak ada titik temu soal luas wilayah yang berkaitan dengan tapal batas antara Kota Siantar dengan Kabupaten Simalungun, permasalahannya akan diambil alih Gubernur Sumut sebagai perwakilan pemerintah pusat.

Sedangkan Plt Kepala Bapeda Kota Siantar, Dedi Idris Harahap membenarkan sampai saat ini belum ada kejelasan terkait dengan pengembalian areal Kota Siantar seluas 406 hektar yang masuk ke Kabupaten Simalungun. Meski sudah dua kali dilakukan pertemuan.

“Untuk itu, akan dilakukan lagi pertemuan ketiga. Tapi, karena waktunya belum ditentukan Pemprov Sumut yang memfasilitasi, kita saat ini masih menungu,” ujar Dedi Idris Harahap.

Kata Dedi, dengan belum tuntasnya tapal batas, pembahasan Ranperda RTRW yang sebelumnya tertunda, tidak pula dapat dipastikan kapan daoat dibahas kembali.

Bahkan, persetujuan subtantif (persub) dari kementerian, belum pula diketahui, perlu persub yang baru, atau hanya sekedar direvisi. “Kita tunggulah,” tuturnya. (*)

Editor: Purba

Tags: Wilayah hilang
Share64Tweet40Send

Related Posts

Pemko Siantar Salurkan Bantuan Rp10 Juta untuk Pedagang Korban Kebakaran Pasar Dwikora

Pemko Siantar Salurkan Bantuan Rp10 Juta untuk Pedagang Korban Kebakaran Pasar Dwikora

25/06/2026

SBNpro - Siantar Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar mulai menyalurkan bantuan kepada pedagang korban kebakaran Pasar Dwikora. Setiap kios yang terdampak...

Pemko Siantar Miliki Anggaran Pembangunan Kembali Kios Pasar Dwikora

Pemko Siantar Miliki Anggaran Pembangunan Kembali Kios Pasar Dwikora

24/06/2026

SBNpro - Siantar Pemerintah Kota Pematangsiantar menyatakan memiliki dan kemampuan anggaran untuk pembangunan kembali kios Pasar Dwikora yang terbakar beberapa...

Pascakebakaran, Pemko Siantar Bahas Pemulihan Pasar Dwikora Bersama Pedagang

Pascakebakaran, Pemko Siantar Bahas Pemulihan Pasar Dwikora Bersama Pedagang

23/06/2026

SBNpro - Siantar Pemerintah Kota Pematangsiantar menggelar pertemuan dengan ratusan pedagang korban kebakaran Pasar Dwikora untuk membahas langkah penanganan pascabencana....

Pemko Siantar Beri Layanan Psikososial untuk Korban Kebakaran Pasar Dwikora

Pemko Siantar Beri Layanan Psikososial untuk Korban Kebakaran Pasar Dwikora

22/06/2026

SBNpro - Siantar Pemerintah Kota Pematangsiantar memberikan layanan dukungan psikososial kepada korban kebakaran Pasar Dwikora. Kegiatan berlangsung di Kantor Camat...

Pukul Gonrang, Wali Kota Siantar Buka FASI XIII Sumut

Pukul Gonrang, Wali Kota Siantar Buka FASI XIII Sumut

20/06/2026

SBNpro - Siantar Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi membuka Festival Anak Sholeh Indonesia (FASI) XIII Tingkat Provinsi Sumatera Utara Tahun...

Andika Prayogi Sinaga Kembali Nahkodai PAC Pemuda Pancasila Siantar Barat

Andika Prayogi Sinaga Kembali Nahkodai PAC Pemuda Pancasila Siantar Barat

19/06/2026

SBNpro - Siantar Andika Prayogi Sinaga kembali dipercaya memimpin Pimpinan Anak Cabang (PAC) Kecamatan Siantar Barat untuk periode 2026–2029. Penetapan...

Discussion about this post

TRENDING MINGGU INI

  • DWP Bersama TP PKK Simalungun Berbagi Tali Asih Kepada Anak-Anak Panti Asuhan

    DWP Bersama TP PKK Simalungun Berbagi Tali Asih Kepada Anak-Anak Panti Asuhan

    56 shares
    Share 22 Tweet 14
  • Nasdem Siantar Gelar Pleno, Tongam Diusulkan Jadi Ketua Fraksi

    63 shares
    Share 25 Tweet 16
  • Takut Dipecat, Elma Theana Tidak Hadiri Persidangan Gatot Brajamusti

    57 shares
    Share 23 Tweet 14
  • Daftar Nama Pejabat Pemko Siantar yang Dilantik

    103 shares
    Share 41 Tweet 26
  • Kasus Memandikan Jenazah Non Muhrim Seharusnya Dibuktikan di Pengadilan

    364 shares
    Share 146 Tweet 91
  • Dikunjungi RHS, Pekan Pematang Raya Heboh

    125 shares
    Share 50 Tweet 31
  • Jual Sabu, Esron S Diciduk Polres Siantar

    159 shares
    Share 105 Tweet 23
SBNpro.com

© 2017-2024 SBN Pro

rotasi barak berita hari ini danau toba

Navigate Site

  • Redaksi
  • Privacy
  • Pedoman

Follow Us

No Result
View All Result
  • SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • KOLOM
  • KESEHATAN
  • KOMUNITAS
  • TEKNOLOGI
  • VIDEO

© 2017-2024 SBN Pro

rotasi barak berita hari ini danau toba