SBNpro.com
Kamis, Agustus 27, 2026
  • SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • KOLOM
  • KESEHATAN
  • KOMUNITAS
  • TEKNOLOGI
  • VIDEO
No Result
View All Result
SBNpro.com
No Result
View All Result
SBNpro.com
  • SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • KOLOM
  • KESEHATAN
  • KOMUNITAS
  • TEKNOLOGI
  • VIDEO
ADVERTISEMENT
Home Siantar

Keluar dari 10 Besar, Pantauan Kesbang Pol, Toleransi di Siantar Tetap Terjaga

SBNPro.com by SBNPro.com
26/02/2021
A A
Keluar dari 10 Besar, Pantauan Kesbang Pol, Toleransi di Siantar Tetap Terjaga
133
SHARES
290
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp
Konsep Otomatis
ADVERTISEMENT

 

SBNpro – Siantar

Versi Setara Institute, Kota Siantar tidak lagi berada di 10 besar kota paling toleran di Indonesia (keluar dari 10 besar kota paling toleran). Hal itupun disikapi pihak Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbang Pol) Kota Siantar.

Kepala Bidang Kewaspadaan Nasional Badan Kesbang Pol Kota Siantar, Yusri Damanik mengatakan, pihaknya tidak tahu kriteria Setara Institute dalam melakukan survey, sehingga menempatkan Kota Siantar berada di luar 10 besar kota paling toleran se Indonesia.

Hanya saja, lanjut Yusri, meski saat ini Setara Institute menempatkan Kota Siantar diluar 10 besar, namun dari hasil pantauan Badan Kesbang Pol Kota Siantar, sejak tahun 2014 hingga saat ini diawal tahun 2021, tingkat toleransi antar warga Kota Siantar masih tetap terjaga. Baik itu toleransi antara umat beragama maupun antar suku.

Sedangkan terkait dampak dari pemandian jenazah wanita terduga Covid-19 oleh empat pria di RSU Dr Djasamen Saragih Kota Siantar yang terjadi pada September 2020 yang lalu, ia akui, hal itu sempat memunculkan aksi unjuk rasa.

Namun, berdasarkan informasi yang didapatkan dan yang dikumpulkan Badan Kesbang Pol, massa yang mengikuti aksi unjuk rasa kebanyakan dari luar daerah Kota Siantar. Seperti dari Simalungun, Tebing Tinggi dan lainnya. “Mungkin hal itu kurang diketahui Setara Institute,” ucapnya, Jumat (26/02/2021) di ruangan kerjanya.

Pun demikian, meski ada aksi unjuk rasa terkait peristiwa pemandian jenazah terduga Covid-19 tersebut, tandas Yusri, sama sekali tidak menimbulkan gesekan antar umat beragama, dan Kota Siantar tetap kondusif.

Sebab Pemko Siantar (termasuk Badan Kesbang Pol) bersama unsur lainnya kerap melakukan koordinasi dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Majelis Ulama Indonesia (MUI), lembaga-lembaga gereja dan lainnya.

“Kalau saya melihat, kerukunan umat beragama tidak mengkhawatirkan. Walaupun mungkin ada kemarin kasus pemandian jenazah, bukan menjadi kerukunan umat beragama terpecah.
Kerukunan kita di Siantar ini, kalau kita lihat struktur yang ada, seperti FKUB, MUI dan lembaga lembaga gereja sudah berfungsi, serta juga bekerja untuk ini,” tuturnya.

Apalagi di Kota Siantar telah ada Forum Kewaspadaan Dini, yang terdiri dari tokoh agama dan tokoh masyarakat, yang siap untuk menjaga toleransi di Siantar.

Sehingga, sikap toleran di Kota Siantar hingga saat ini masih bisa dipertahankan dan terjaga. Dan hal itu sudah berlangsung lama. “Sejak 2014 hingga saat ini, kalau saya lihat sama saja,” katanya.

Ditempat yang sama, hal senada juga disampaikan Kabid Karakter Bangsa pada Badan Kesbang Pol Kota Siantar, Gilbert Ambarita. Menurutnya, secara umum Kota Siantar tetap kondusif. Sedangkan terkait peristiwa pada September 2020 lalu, Gilbert menyebut hal itu merupakan suatu dinamika yang biasa terjadi pada kota jasa dan perdagangan, seperti Kota Siantar.

“Secara karakter, kasus yang terjadi pada bulan September 2020 itu tidak membuat karakter warga Kota Siantar terpancing untuk berbuat intoleran. Itu selalu dipantau. Dari dulu kota kita ini sudah toleran. Dari sejak orang tua kita dahulu sudah toleran,” ucap Gilbert Ambarita.

Gilberta Ambarita meyakini, warga Kota Siantar merupakan warga yang cerdas. Untuk itu ia berharap, agar warga tetap tenang dan menjaga kekondusifan, serta tidak mudah terpancing isu negatif. Karena pemerintah tetap bekerja melakukan pemantauan, analisa dan evaluasi terhadap peristiwa yang terjadi. (*)

Editor: Purba

Tags: Kota paling toleranpantauansiantarsiantar keluar dari 10 besarSumuttoleransi di Siantar tetap terjagatoleransi tetap terjaga
Share53Tweet33Send

Related Posts

Ketua BKPRMI Siantar Imbau Kader Tidak Mudah Terprovokasi Informasi yang Belum Terkonfirmasi

Ketua BKPRMI Siantar Imbau Kader Tidak Mudah Terprovokasi Informasi yang Belum Terkonfirmasi

16/08/2026

SBNpro - Siantar Ketua DPD Badan Komunikasi Pemuda dan Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kota Pematangsiantar, Choir Parinduri mengimbau kader dan...

Anggota Komisi 1 DPRD Siantar Erwin Freddy Siahaan Sosialisasi Perda Nomor 1 Tahun 2021

Anggota Komisi 1 DPRD Siantar Erwin Freddy Siahaan Sosialisasi Perda Nomor 1 Tahun 2021

12/08/2026

SBNpro - Siantar Anggota Komisi 1 DPRD Kota Pematangsiantar Erwin Freddy Siahaan, MBA (HONS) BM sosialisasikan Peraturan Daerah Nomor 1...

Dinas PKP Siapkan Penataan Kawasan Kumuh di Kota Siantar

Dinas PKP Siapkan Penataan Kawasan Kumuh di Kota Siantar

10/08/2026

SBNpro - Siantar Pemko Siantar mulai mempercepat rencana penataan kawasan kumuh dengan menetapkan lima kelurahan sebagai prioritas penanganan. Langkah ini...

Pemko Siantar Salurkan Bantuan Rp10 Juta untuk Pedagang Korban Kebakaran Pasar Dwikora

Pemko Siantar Salurkan Bantuan Rp10 Juta untuk Pedagang Korban Kebakaran Pasar Dwikora

25/06/2026

SBNpro - Siantar Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar mulai menyalurkan bantuan kepada pedagang korban kebakaran Pasar Dwikora. Setiap kios yang terdampak...

Pemko Siantar Miliki Anggaran Pembangunan Kembali Kios Pasar Dwikora

Pemko Siantar Miliki Anggaran Pembangunan Kembali Kios Pasar Dwikora

24/06/2026

SBNpro - Siantar Pemerintah Kota Pematangsiantar menyatakan memiliki dan kemampuan anggaran untuk pembangunan kembali kios Pasar Dwikora yang terbakar beberapa...

Pascakebakaran, Pemko Siantar Bahas Pemulihan Pasar Dwikora Bersama Pedagang

Pascakebakaran, Pemko Siantar Bahas Pemulihan Pasar Dwikora Bersama Pedagang

23/06/2026

SBNpro - Siantar Pemerintah Kota Pematangsiantar menggelar pertemuan dengan ratusan pedagang korban kebakaran Pasar Dwikora untuk membahas langkah penanganan pascabencana....

Discussion about this post

TRENDING MINGGU INI

  • 1000 Tahun Usia Batak, Ada 10 Generasi yang Hilang?

    675 shares
    Share 270 Tweet 169
  • Pomparan Limbong Mulana Berikan Tanah Adat ke Toga Siregar, ke Raja Oloan Menyusul

    100 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Terkuak di Rapat Pansus LKPj Walikota Tahun 2017, Warga Miskin Kota Siantar Bertambah

    69 shares
    Share 37 Tweet 14
  • Tidak Kondusif, BP TCUGGp pun Kurang Efektif, Ini Solusi Dr Budi Sinulingga

    82 shares
    Share 33 Tweet 21
  • Pajero Sport Terbalik di Parapat, Satu Tewas dan 2 Luka-luka, Ini Identitasnya

    106 shares
    Share 42 Tweet 27
  • Sumiharjo Pakpahan, Orang Susah dari Siantar, Hingga Menjadi Mayjen TNI

    1915 shares
    Share 825 Tweet 454
  • Anton-Benny Mendaftar, Syalawat Nabi Berkumandang di KPU Simalungun

    114 shares
    Share 46 Tweet 29
SBNpro.com

© 2017-2024 SBN Pro

rotasi barak berita hari ini danau toba

Navigate Site

  • Redaksi
  • Privacy
  • Pedoman

Follow Us

No Result
View All Result
  • SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • KOLOM
  • KESEHATAN
  • KOMUNITAS
  • TEKNOLOGI
  • VIDEO

© 2017-2024 SBN Pro

rotasi barak berita hari ini danau toba