SBNpro.com
Minggu, Juni 21, 2026
  • SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • KOLOM
  • KESEHATAN
  • KOMUNITAS
  • TEKNOLOGI
  • VIDEO
No Result
View All Result
SBNpro.com
No Result
View All Result
SBNpro.com
  • SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • KOLOM
  • KESEHATAN
  • KOMUNITAS
  • TEKNOLOGI
  • VIDEO
ADVERTISEMENT
Home Siantar

Keluar dari 10 Besar, Pantauan Kesbang Pol, Toleransi di Siantar Tetap Terjaga

SBNPro.com by SBNPro.com
26/02/2021
A A
Keluar dari 10 Besar, Pantauan Kesbang Pol, Toleransi di Siantar Tetap Terjaga
133
SHARES
289
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp
Konsep Otomatis
ADVERTISEMENT

 

SBNpro – Siantar

Versi Setara Institute, Kota Siantar tidak lagi berada di 10 besar kota paling toleran di Indonesia (keluar dari 10 besar kota paling toleran). Hal itupun disikapi pihak Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbang Pol) Kota Siantar.

Kepala Bidang Kewaspadaan Nasional Badan Kesbang Pol Kota Siantar, Yusri Damanik mengatakan, pihaknya tidak tahu kriteria Setara Institute dalam melakukan survey, sehingga menempatkan Kota Siantar berada di luar 10 besar kota paling toleran se Indonesia.

Hanya saja, lanjut Yusri, meski saat ini Setara Institute menempatkan Kota Siantar diluar 10 besar, namun dari hasil pantauan Badan Kesbang Pol Kota Siantar, sejak tahun 2014 hingga saat ini diawal tahun 2021, tingkat toleransi antar warga Kota Siantar masih tetap terjaga. Baik itu toleransi antara umat beragama maupun antar suku.

Sedangkan terkait dampak dari pemandian jenazah wanita terduga Covid-19 oleh empat pria di RSU Dr Djasamen Saragih Kota Siantar yang terjadi pada September 2020 yang lalu, ia akui, hal itu sempat memunculkan aksi unjuk rasa.

Namun, berdasarkan informasi yang didapatkan dan yang dikumpulkan Badan Kesbang Pol, massa yang mengikuti aksi unjuk rasa kebanyakan dari luar daerah Kota Siantar. Seperti dari Simalungun, Tebing Tinggi dan lainnya. “Mungkin hal itu kurang diketahui Setara Institute,” ucapnya, Jumat (26/02/2021) di ruangan kerjanya.

Pun demikian, meski ada aksi unjuk rasa terkait peristiwa pemandian jenazah terduga Covid-19 tersebut, tandas Yusri, sama sekali tidak menimbulkan gesekan antar umat beragama, dan Kota Siantar tetap kondusif.

Sebab Pemko Siantar (termasuk Badan Kesbang Pol) bersama unsur lainnya kerap melakukan koordinasi dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Majelis Ulama Indonesia (MUI), lembaga-lembaga gereja dan lainnya.

“Kalau saya melihat, kerukunan umat beragama tidak mengkhawatirkan. Walaupun mungkin ada kemarin kasus pemandian jenazah, bukan menjadi kerukunan umat beragama terpecah.
Kerukunan kita di Siantar ini, kalau kita lihat struktur yang ada, seperti FKUB, MUI dan lembaga lembaga gereja sudah berfungsi, serta juga bekerja untuk ini,” tuturnya.

Apalagi di Kota Siantar telah ada Forum Kewaspadaan Dini, yang terdiri dari tokoh agama dan tokoh masyarakat, yang siap untuk menjaga toleransi di Siantar.

Sehingga, sikap toleran di Kota Siantar hingga saat ini masih bisa dipertahankan dan terjaga. Dan hal itu sudah berlangsung lama. “Sejak 2014 hingga saat ini, kalau saya lihat sama saja,” katanya.

Ditempat yang sama, hal senada juga disampaikan Kabid Karakter Bangsa pada Badan Kesbang Pol Kota Siantar, Gilbert Ambarita. Menurutnya, secara umum Kota Siantar tetap kondusif. Sedangkan terkait peristiwa pada September 2020 lalu, Gilbert menyebut hal itu merupakan suatu dinamika yang biasa terjadi pada kota jasa dan perdagangan, seperti Kota Siantar.

“Secara karakter, kasus yang terjadi pada bulan September 2020 itu tidak membuat karakter warga Kota Siantar terpancing untuk berbuat intoleran. Itu selalu dipantau. Dari dulu kota kita ini sudah toleran. Dari sejak orang tua kita dahulu sudah toleran,” ucap Gilbert Ambarita.

Gilberta Ambarita meyakini, warga Kota Siantar merupakan warga yang cerdas. Untuk itu ia berharap, agar warga tetap tenang dan menjaga kekondusifan, serta tidak mudah terpancing isu negatif. Karena pemerintah tetap bekerja melakukan pemantauan, analisa dan evaluasi terhadap peristiwa yang terjadi. (*)

Editor: Purba

Tags: Kota paling toleranpantauansiantarsiantar keluar dari 10 besarSumuttoleransi di Siantar tetap terjagatoleransi tetap terjaga
Share53Tweet33Send

Related Posts

Pukul Gonrang, Wali Kota Siantar Buka FASI XIII Sumut

Pukul Gonrang, Wali Kota Siantar Buka FASI XIII Sumut

20/06/2026

SBNpro - Siantar Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi membuka Festival Anak Sholeh Indonesia (FASI) XIII Tingkat Provinsi Sumatera Utara Tahun...

Andika Prayogi Sinaga Kembali Nahkodai PAC Pemuda Pancasila Siantar Barat

Andika Prayogi Sinaga Kembali Nahkodai PAC Pemuda Pancasila Siantar Barat

19/06/2026

SBNpro - Siantar Andika Prayogi Sinaga kembali dipercaya memimpin Pimpinan Anak Cabang (PAC) Kecamatan Siantar Barat untuk periode 2026–2029. Penetapan...

Kebakaran melanda kawasan Pasar Dwikora atau yang dikenal masyarakat sebagai "Pajak Parluasan" di Kota Pematangsiantar, Kamis (18/6/2026) dini hari. Sedikitnya 311 kios pedagang dilaporkan hangus terbakar dalam peristiwa tersebut.

311 Kios Pasar Dwikora Siantar Ludes Terbakar, Polisi Perketat Pengamanan

18/06/2026

SBNpro - Siantar Kebakaran melanda kawasan Pasar Dwikora atau yang dikenal masyarakat sebagai "Pajak Parluasan" di Kota Pematangsiantar, Kamis (18/6/2026)...

Wali Kota Siantar dan Bunda PAUD Lepas 784 Anak PAUD-SAB

Wali Kota Siantar dan Bunda PAUD Lepas 784 Anak PAUD-SAB

17/06/2026

SBNpro - Siantar Sebanyak 784 anak didik Pendidikan Anak Usia Dini-Sanggar Anak Balita (PAUD-SAB) se-Kota Pematangsiantar Tahun Ajaran 2025/2026 resmi...

Herlina Hadiri Pembukaan MTQ Sumut, Beri Motivasi Kafilah Siantar

Herlina Hadiri Pembukaan MTQ Sumut, Beri Motivasi Kafilah Siantar

16/06/2026

SBNpro - Deli Serdang Wakil Wali Kota Pematangsiantar Herlina menghadiri pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) ke-40 Tingkat Provinsi Sumatera...

Sidak Komisi II DPRD, Sekolah di Siantar Kekurangan Guru

Sidak Komisi II DPRD, Sekolah di Siantar Kekurangan Guru

15/06/2026

SBNpro - Siantar Komisi II DPRD Kota Pematangsiantar menemukan kekurangan tenaga pendidik saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke SD Negeri...

Discussion about this post

TRENDING MINGGU INI

  • 1000 Tahun Usia Batak, Ada 10 Generasi yang Hilang?

    589 shares
    Share 236 Tweet 147
  • 311 Kios Pasar Dwikora Siantar Ludes Terbakar, Polisi Perketat Pengamanan

    62 shares
    Share 25 Tweet 16
  • Sumiharjo Pakpahan, Orang Susah dari Siantar, Hingga Menjadi Mayjen TNI

    1885 shares
    Share 813 Tweet 447
  • Andika Prayogi Sinaga Kembali Nahkodai PAC Pemuda Pancasila Siantar Barat

    51 shares
    Share 20 Tweet 13
  • PKS PT RAS di Sambosar Kerap Peduli Lingkungan dan Warga Sekitar

    109 shares
    Share 44 Tweet 27
  • Bosar Maligas dan Serbelawan Banjir, 368 Rumah Terendam, Warga Mengungsi

    151 shares
    Share 60 Tweet 38
  • Ishak Hutasuhut Kembali Pimpin Al Washliyah Siantar, Komitmen Perkuat Kolaborasi dan Toleransi

    51 shares
    Share 20 Tweet 13
SBNpro.com

© 2017-2024 SBN Pro

rotasi barak berita hari ini danau toba

Navigate Site

  • Redaksi
  • Privacy
  • Pedoman

Follow Us

No Result
View All Result
  • SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • KOLOM
  • KESEHATAN
  • KOMUNITAS
  • TEKNOLOGI
  • VIDEO

© 2017-2024 SBN Pro

rotasi barak berita hari ini danau toba