SBNpro.com
Rabu, November 4, 2026
  • SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • KOLOM
  • KESEHATAN
  • KOMUNITAS
  • TEKNOLOGI
  • VIDEO
No Result
View All Result
SBNpro.com
No Result
View All Result
SBNpro.com
  • SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • KOLOM
  • KESEHATAN
  • KOMUNITAS
  • TEKNOLOGI
  • VIDEO
ADVERTISEMENT
Home Siantar

Sumiharjo Pakpahan, Orang Susah dari Siantar, Hingga Menjadi Mayjen TNI

SBNPro.com by SBNPro.com
30/03/2019
A A
1.9k
SHARES
4k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

SBNpro – Siantar

Sekira 61 tahun yang lalu, persisnya 3 Juni 1958, lahir seorang pria di Kota Pematangsiantar (Siantar), Provinsi Sumatera Utara. Ia terlahir dari keluarga susah, bila “dilihat” kemampuan ekonomi keluarganya dimasa itu.

Namun kini, dan sejak puluhan tahun yang lalu, ia berhasil keluar dari himpitan ekonomi. Bahkan ia berhasil menjadi orang yang sukses berkarir di lembaga Tentara Nasional Indonesia (TNI), dengan pangkat terakhir Mayor Jenderal (Mayjen) TNI.

Dia adalah Sumiharjo Pakpahan. “Anak Parluasan”, Kelurahan Sigulang-gulang, Kecamatan Siantar Utara, Kota Siantar.

Kini ia sedang menikmati masa pensiunnya, dengan berbagai kegiatan sosial, dan kegiatan membangun kepedulian terhadap ekonomi kreatif. Salah satunya di kota kelahirannya.

Sumiharjo kecil, awalnya bersekolah di Sekolah Dasar (SD) Negeri 4 Siantar Sawah (kawasan Simpang Dua). Lalu, saat duduk dikelas tiga, ia dipindahkan orang tuanya ke SD Negeri 32 Parluasan.

Tamat dari SD Negeri 32, Sumiharjo masuk SMP (Sekolah Menengah Pertama) Negeri 1 Kota Siantar di Jalan Merdeka. Setelah tiga tahun di SMP Negeri 1, Sumiharjo-pun berubah menjadi seorang pria remaja.

Diusianya yang masih remaja, Sumiharjo Pakpahan telah berpikir untuk merubah derita hidup yang ia hadapi bersama keluarganya. Lalu iapun menyampaikan pemikirannya itu kepada ibunya, boru Simanungkalit.

Saat itu, kepada ibu kandungnya, ia mengatakan, kalau dirinya ingin merubah kesusahan ekonomi keluarganya dengan suatu keberanian dan tekad yang sungguh-sungguh.

Meski saat itu, ibunya mempertanyakan hal apa yang bisa dibuat seorang Sumiharjo yang kurus ceking, yang terkadang makan, dan terkadang tidak makan. Saat itu ia menjawab, kalau dirinya harus masuk sekolah unggulan.

Beranjak dari percakapan itu, Sumiharjo-pun berhasil masuk sekolah unggulan ketika itu di Kota Siantar. Yakni, ia diterima di Sekolah Tekhnik Menengah (STM) HKBP.

Sedikit ia ceritakan, untuk menjadi siswa di STM HKBP itu cukup sulit. Karena guru-gurunya berasal dari Jerman. Jumlah siswa disanapun tidak banyak. Hanya 30 orang siswa.

Pasca menuntaskan jenjang pendidikan Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) dari STM HKBP Siantar, Desember tahun 1976, kembali Sumiharjo bercerita dengan ibu kandungnya, tentang niatnya untuk merantau.

Kepada ibunya ia bertanya tentang keberadaan dana yang dimiliki ibunya. Lalu ibunya mengatakan, kalau ia memiliki uang Rp 40 ribu. Berbekal dana puluhan ribu dari ibunya, Sumiharjo merantau ke Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan.

Dari kota perantauan inilah, rekam jejak Sumiharjo berubah. Pasalnya, dari Kota Palembang-lah ia mencoba Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Akabri), saat ini Akmil (Akademi Militer).

Meski pernah gagal, namun tak membuat pria berkumis tebal ini putus asa. Ia kembali mencoba untuk yang kedua kalinya. Dari usaha dan kerja kerasnya, Sumiharjo-pun diterima sebagai taruna Akabri di Magelang.

Di Akabri, Sumiharjo memilih matra TNI Angkatan Darat (AD). Keluar dari Magelang, Sumiharjo mudah menjadi prajurit TNI dengan pangkat Letnan Dua (Letda).

Ia-pun berkarir di lembaga TNI.
Hingga akhirnya pensiun dengan pangkat Mayor Jenderal TNI. Sedangkan jabatan terakhir yang dipercayakan negara kepadanya, Deputi Inteligen Luar Negeri pada Badan Inteligen Negara (BIN).

Saat ini tahun 2019, Sumiharjo tak lagi mudah. Bahkan ia sudah termasuk berusia tua. Namun, diusianya yang tua, tak menyurutkan semangat dan langkahnya, untuk membantu membangun kota kelahirannya, Kota Siantar. Baik melalui kegiatan sosial, maupun kegiatan membangun ekonomi kreatif

Seperti hari ini, Sabtu (30/03/2019), Sumiharjo Pakpahan menggelar pelatihan membatik bagi 150-an peserta di depan rumahnya, Jalan Bahbinonom, Kelurahan Sigulang-gulang, Kecamatan Siantar Utara, Kota Siantar.

Untuk melatih warga Siantar, ia mendatangkan 5 tenaga ahli untuk melatih membatik dari Pekalongan. Dengan harapan, pelatihan membatik, dapat meningkatkan kemampuan warga untuk memperoleh penghasilan.

Katanya, ia menaruh rasa peduli, karena ia ingin membantu warga untuk bisa keluar dari kesusahan ekonomi. Apalagi ia berlatar belakang orang susah.

Sehingga, ia yang memiliki dua orang anak yang sudah dewasa ini berharap, agar warga lainnya juga bisa keluar dari kesusahan dan mampu mengembangkan diri.

Editor : Purba

Share836Tweet462Send

Related Posts

RDP Komisi III DPRD Siantar

Proyek di Siantar Tidak untuk Tenaga Kerja Lokal Disesalkan DPRD

03/11/2026

SBNpro - Siantar Anggota Komisi III DPRD Kota Siantar, Andika Prayogi Sinaga, menyoroti minimnya keterlibatan tenaga kerja lokal dalam pengerjaan...

Polres Simalungun Ungkap Tiga Kasus Pencurian Selama Oktober

Polres Simalungun Ungkap Tiga Kasus Pencurian Selama Oktober

31/10/2026

SBNpro - Simalungun Polres Simalungun mengungkap tiga kasus pencurian pada rentang waktu 10 hari menjelang berakhirnya bulan Oktober 2026. Pengungkapan...

Wali Kota dan Kapolres Sosialisasikan Operasi Patuh Toba 2026 di Siantar

Wali Kota dan Kapolres Sosialisasikan Operasi Patuh Toba 2026 di Siantar

29/10/2026

SBNpro - Siantar Wali Kota Siantar Wesly Silalahi bersama Kapolres Siantar AKBP Dhana Noer Kurniawan menyosialisasikan Operasi Patuh Toba 2026...

Pemko Siantar dan Bank Sumut Segera Bedah 3 Rumah Tidak Layak Huni

Pemko Siantar dan Bank Sumut Segera Bedah 3 Rumah Tidak Layak Huni

28/10/2026

SBNpro - Siantar Pemko Siantar melalui Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP) bersama PT Bank Sumut Cabang Siantar...

Gunung Malela Juara Festival Seni dan Qasidah Simalungun 2026

Gunung Malela Juara Festival Seni dan Qasidah Simalungun 2026

27/10/2026

SBNpro - Simalungun Kecamatan Gunung Malela meraih juara pertama Festival Seni dan Qasidah Kabupaten Simalungun 2026. Posisi kedua diraih Kecamatan...

Sambut Sumpah Pemuda, Pemko Siantar Dukung Kirab Kebangsaan

Sambut Sumpah Pemuda, Pemko Siantar Dukung Kirab Kebangsaan

26/10/2026

SBNpro - Siantar Pemerintah Kota (Pemko) Siantar mendukung pelaksanaan Kirab Kebangsaan dan Doa Bersama Lintas Agama yang digagas Komite Nasional...

Discussion about this post

TRENDING MINGGU INI

  • Gunung Malela Juara Festival Seni dan Qasidah Simalungun 2026

    Gunung Malela Juara Festival Seni dan Qasidah Simalungun 2026

    59 shares
    Share 24 Tweet 15
  • Proyek di Siantar Tidak untuk Tenaga Kerja Lokal Disesalkan DPRD

    54 shares
    Share 22 Tweet 14
  • Pemko Siantar dan Bank Sumut Segera Bedah 3 Rumah Tidak Layak Huni

    57 shares
    Share 23 Tweet 14
  • Wali Kota dan Kapolres Sosialisasikan Operasi Patuh Toba 2026 di Siantar

    53 shares
    Share 21 Tweet 13
  • 8 Perguruan Pencak Silat Ikuti Tanding Persahabatan di Siantar

    302 shares
    Share 121 Tweet 76
  • Abraham Anggota DPRD Siantar Gelar Reses, Keluhan Warga Langsung Tuntas

    66 shares
    Share 26 Tweet 17
  • Daftar Nama Pejabat Pemko Siantar yang Dilantik

    146 shares
    Share 58 Tweet 37
SBNpro.com

© 2017-2024 SBN Pro

rotasi barak berita hari ini danau toba

Navigate Site

  • Redaksi
  • Privacy
  • Pedoman

Follow Us

No Result
View All Result
  • SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • KOLOM
  • KESEHATAN
  • KOMUNITAS
  • TEKNOLOGI
  • VIDEO

© 2017-2024 SBN Pro

rotasi barak berita hari ini danau toba