SBNpro.com
Kamis, Agustus 27, 2026
  • SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • KOLOM
  • KESEHATAN
  • KOMUNITAS
  • TEKNOLOGI
  • VIDEO
No Result
View All Result
SBNpro.com
No Result
View All Result
SBNpro.com
  • SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • KOLOM
  • KESEHATAN
  • KOMUNITAS
  • TEKNOLOGI
  • VIDEO
ADVERTISEMENT
Home Siantar

Warga Jalan Siak Ketakutan, Bantuan dari Walikota Siantar Sedang Berproses

SBNPro.com by SBNPro.com
04/11/2022
A A
Warga Jalan Siak Ketakutan, Bantuan dari Walikota Siantar Sedang Berproses
118
SHARES
256
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp
Konsep Otomatis
ADVERTISEMENT

SBNpro – Siantar

Dampak dari pengorekan tanah (lahan) oleh Kavling Bersama, longsor di Jalan Siak (ujung), Kelurahan Martoba, Kecamatan Siantar Utara, Kota Siantar, Sumatera Utara, semakin parah. Ancamannya pun semakin membahayakan.

Ancaman itu, membuat warga merasa ketakutan. Rasa was-was itu semakin bertambah di musim hujan saat ini, seiring dengan proses pengerjaan pembangunan tembok penahan (bronjong) berjalan lamban.

“Kalau hujan turun, ketakutanlah. Gak bisa kami tidur,” ucap Prayetno alias Peno, salah satu warga yang rumahnya semakin terancam longsor, pasca teras rumahnya sudah terseret longsor pada Jumat malam (28/10/2022) lalu.

Proses pembangunan bronjong berjalan lamban, menurut informasi yang diperoleh Prayetno, karena sempat kehabisan batu padas. Sementara informasi lain yang diterima SBNpro.com dari Camat Siantar Utara Irwansyah Saragih sebelumnya, karena gaji pekerja tersendat

“Kalau cepat pembuatan bronjong ini, mungkin tidak terjadi longsor pada Jumat malam itu. Tapi ini sudah 2 bulan, gak selesai juga,” ujar Peno.

Peno yang juga memiliki pengalaman sebagai tukang kontruksi, menaruh curiga terhadap kekuatan bangunan bronjong yang sedang dikerjakan pihak Kavling Bersama.

Rasa curiga itu, sebutnya, karena kawat yang digunakan untuk membangun bronjong berukuran 4 mm. “Ini pakai kawat 4 mili (mm). Sebaiknya yang 7 mili. Karena bebannya besar,” tandasnya.

Selain rasa takut akan bahaya longsor yang semakin mengancam, Prayetno sebagai korban longsor, juga merasa didiskriminasikan oleh Walikota Siantar.

Perasaan itu muncul, begitu mengetahui korban longsor di Jalan Viyata Yudha menerima bantuan dari Walikota Siantar. “Iri juga, setelah tahu (korban longsor di Jalan Viyata Yudha) dapat bantuan, sementara kami tidak,” tuturnya.

Dari pantauan SBNpro.com, ada 13 rumah warga di Jalan Siak yang posisinya terancam longsor. Dimana 4 rumah diantaranya, ancaman longsornya lebih tinggi.

Adapun rumah-rumah yang terancam longsor tersebut, diantaranya dimiliki atau ditempati oleh keluarga Gunawansyah, Abdul Manan, Sudar, Prayetno, Seli, Iwan Manihuruk, Didi, Rusli, Adi, Hendri, Amik, Iwan dan Bana.

Sementara, jalan setapak yang dibangun BKM Kelurahan Martoba, amblas. Bantuan terpal untuk menutup tebing agar tidak mudah tergerus air hujan, sangat diharapkan warga.

Terkait hal yang dirasakan warga, Walikota Siantar dr Susanti Dewayani mengatakan, proses pemberian bantuan untuk warga Jalan Siak sedang dalam proses.  (*)

Editor: Purba

Tags: DiskriminasiJalan Siaklongsorlongsor jalan siak
Share47Tweet30Send

Related Posts

Ketua BKPRMI Siantar Imbau Kader Tidak Mudah Terprovokasi Informasi yang Belum Terkonfirmasi

Ketua BKPRMI Siantar Imbau Kader Tidak Mudah Terprovokasi Informasi yang Belum Terkonfirmasi

16/08/2026

SBNpro - Siantar Ketua DPD Badan Komunikasi Pemuda dan Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kota Pematangsiantar, Choir Parinduri mengimbau kader dan...

Anggota Komisi 1 DPRD Siantar Erwin Freddy Siahaan Sosialisasi Perda Nomor 1 Tahun 2021

Anggota Komisi 1 DPRD Siantar Erwin Freddy Siahaan Sosialisasi Perda Nomor 1 Tahun 2021

12/08/2026

SBNpro - Siantar Anggota Komisi 1 DPRD Kota Pematangsiantar Erwin Freddy Siahaan, MBA (HONS) BM sosialisasikan Peraturan Daerah Nomor 1...

Dinas PKP Siapkan Penataan Kawasan Kumuh di Kota Siantar

Dinas PKP Siapkan Penataan Kawasan Kumuh di Kota Siantar

10/08/2026

SBNpro - Siantar Pemko Siantar mulai mempercepat rencana penataan kawasan kumuh dengan menetapkan lima kelurahan sebagai prioritas penanganan. Langkah ini...

Tidak Ada Kata Menyerah

Tidak Ada Kata Menyerah

06/07/2026

Tidak Ada Kata Menyerah Oleh: Wicca Manurung Pagi datang membawa harapan, Langkah kaki menuju masa depan. Tugas dan ujian silih...

Retak yang Tak Terlihat

Retak yang Tak Terlihat

04/07/2026

Retak yang Tak Terlihat Karya: Ester Monica Sinaga Satu kata dapat menjadi luka, menggores relung jiwa tanpa suara. Cemoohan, olokan,...

ANTARA AKU DAN SENJA

ANTARA AKU DAN SENJA

04/07/2026

ANTARA AKU DAN SENJA oleh : Saskia Novita Di bawah langit yang terbakar jingga Aku duduk diam Memeluk resah yang...

Discussion about this post

TRENDING MINGGU INI

  • 1000 Tahun Usia Batak, Ada 10 Generasi yang Hilang?

    677 shares
    Share 271 Tweet 169
  • Pomparan Limbong Mulana Berikan Tanah Adat ke Toga Siregar, ke Raja Oloan Menyusul

    100 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Beraksi di Jalan Gereja, Kabur ke Jalan Buntu, Dua Penjambret Diamuk Massa

    89 shares
    Share 55 Tweet 14
  • Terkuak di Rapat Pansus LKPj Walikota Tahun 2017, Warga Miskin Kota Siantar Bertambah

    69 shares
    Share 37 Tweet 14
  • Tidak Becus Awasi Proyek Telkom Siantar, Jaksa Tetapkan Pengawas Sebagai Tersangka

    209 shares
    Share 84 Tweet 52
  • Pajero Sport Terbalik di Parapat, Satu Tewas dan 2 Luka-luka, Ini Identitasnya

    106 shares
    Share 42 Tweet 27
  • Tidak Kondusif, BP TCUGGp pun Kurang Efektif, Ini Solusi Dr Budi Sinulingga

    82 shares
    Share 33 Tweet 21
SBNpro.com

© 2017-2024 SBN Pro

rotasi barak berita hari ini danau toba

Navigate Site

  • Redaksi
  • Privacy
  • Pedoman

Follow Us

No Result
View All Result
  • SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • KOLOM
  • KESEHATAN
  • KOMUNITAS
  • TEKNOLOGI
  • VIDEO

© 2017-2024 SBN Pro

rotasi barak berita hari ini danau toba