SBNpro.com
Senin, Juni 22, 2026
  • SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • KOLOM
  • KESEHATAN
  • KOMUNITAS
  • TEKNOLOGI
  • VIDEO
No Result
View All Result
SBNpro.com
No Result
View All Result
SBNpro.com
  • SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • KOLOM
  • KESEHATAN
  • KOMUNITAS
  • TEKNOLOGI
  • VIDEO
ADVERTISEMENT
Home Siantar

Siantar Rawan Maling, Hasil Penjualan Nasi Goreng Dicuri

SBNPro.com by SBNPro.com
15/10/2022
A A
Siantar Rawan Maling, Hasil Penjualan Nasi Goreng Dicuri
101
SHARES
220
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp
Konsep Otomatis
ADVERTISEMENT

SBNpro – Siantar

Maling terkesan merajalela di Siantar. Kota itu pun semakin rawan. Pelaku tak pandang buluh. Masyarakat golongan lemah pun dilibas. Seperti dialami pedagang nasi goreng, Bambang Subali, pada dini hari, Sabtu (15/10/2022).

Dini hari itu, Subali benar-benar apes. Sekira jam 03.00 WIB, ia hendak menutup lapak jualan nasi gorengnya di Jalan Kartini. Hanya saja, niatnya tertunda atas kehadiran pengendara sepeda motor tanpa nomor polisi.

Pengendara sepeda motor itu seorang pria yang dianggap Subali sebagai calon pembeli. Pasalnya pria tersebut memesan dua porsi (dua bungkus) nasi goreng.

Merasa akan mendapat tambahan penghasilan, Bambang Subali berusaha memenuhi pesanan pria tak dikenal tersebut. Meski di pagi hari menjelang subuh itu, telur sebagai bahan membuat nasi goreng sudah tidak ada.

Sebagai upaya, korban berusia 37 tahun ini membeli telur ke Indomaret yang tidak begitu jauh dari lapak berjualannya, dengan berjalan kaki.

Hanya saja, saat kembali dari membeli telur, pria yang memesan nasi goreng sudah tidak lagi ada disana. Lalu Subali melihat laci tempat penyimpanan uang hasil dagangan, kondisinya terbuka.

Niatnya untuk membiayai kebutuhan keluarga, termasuk untuk biaya anaknya yang sekolah, harus diusahakan lagi olehnya. Pasalnya, uang hasil penjualan setelah begadang, ludes digondol maling yang berpura-pura sebagai pembeli. Ponselnya juga turut dibawa kabur.

“Dia mesan nasi dua bungkus, karena telor (telur) habis, kutinggalkan sebentar ke Indomaret untuk membelinya. Begitu aku pulang ke warung, dia sudah gak ada lagi. Kulihat laci steling sudah terbuka. Lemas kali aku bang, uang penjualan dan handphone hilang,” ucap Bambang Subali.

Ketika itu, korban sempat berupaya hendak mengejar pelaku. Akan tetapi, maling itu sudah mengantisipasinya. Ban sepeda motornya digembosi. Serta tali gasnya diputus. Upaya pengejaran pun gagal dilakukan.

Peristiwa itu pun cukup membuatnya bersedih. Sebab ponsel dan modalnya berjualan, menjadi permasalahan yang harus ia tuntaskan di masa yang cukup pelik sekarang ini.

“Sedihlah bang. Mana uang penjualan sama modal dan HP (ponsel) untuk cari makan habis semua dibawanya. Tali gas keretaku (sepeda motor) pun diputuskannya bang. Menangislah awak dibuatnya. Subuh-subuh harus pulang mendorong kereta sampai kerumah,” sebutnya. (*)

Editor: Purba

Tags: hasil penjualanMalingpedagang nasi gorengrawan malingSiantar rawan malingsubali
Share40Tweet25Send

Related Posts

Pukul Gonrang, Wali Kota Siantar Buka FASI XIII Sumut

Pukul Gonrang, Wali Kota Siantar Buka FASI XIII Sumut

20/06/2026

SBNpro - Siantar Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi membuka Festival Anak Sholeh Indonesia (FASI) XIII Tingkat Provinsi Sumatera Utara Tahun...

Andika Prayogi Sinaga Kembali Nahkodai PAC Pemuda Pancasila Siantar Barat

Andika Prayogi Sinaga Kembali Nahkodai PAC Pemuda Pancasila Siantar Barat

19/06/2026

SBNpro - Siantar Andika Prayogi Sinaga kembali dipercaya memimpin Pimpinan Anak Cabang (PAC) Kecamatan Siantar Barat untuk periode 2026–2029. Penetapan...

Kebakaran melanda kawasan Pasar Dwikora atau yang dikenal masyarakat sebagai "Pajak Parluasan" di Kota Pematangsiantar, Kamis (18/6/2026) dini hari. Sedikitnya 311 kios pedagang dilaporkan hangus terbakar dalam peristiwa tersebut.

311 Kios Pasar Dwikora Siantar Ludes Terbakar, Polisi Perketat Pengamanan

18/06/2026

SBNpro - Siantar Kebakaran melanda kawasan Pasar Dwikora atau yang dikenal masyarakat sebagai "Pajak Parluasan" di Kota Pematangsiantar, Kamis (18/6/2026)...

Wali Kota Siantar dan Bunda PAUD Lepas 784 Anak PAUD-SAB

Wali Kota Siantar dan Bunda PAUD Lepas 784 Anak PAUD-SAB

17/06/2026

SBNpro - Siantar Sebanyak 784 anak didik Pendidikan Anak Usia Dini-Sanggar Anak Balita (PAUD-SAB) se-Kota Pematangsiantar Tahun Ajaran 2025/2026 resmi...

Herlina Hadiri Pembukaan MTQ Sumut, Beri Motivasi Kafilah Siantar

Herlina Hadiri Pembukaan MTQ Sumut, Beri Motivasi Kafilah Siantar

16/06/2026

SBNpro - Deli Serdang Wakil Wali Kota Pematangsiantar Herlina menghadiri pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) ke-40 Tingkat Provinsi Sumatera...

Sidak Komisi II DPRD, Sekolah di Siantar Kekurangan Guru

Sidak Komisi II DPRD, Sekolah di Siantar Kekurangan Guru

15/06/2026

SBNpro - Siantar Komisi II DPRD Kota Pematangsiantar menemukan kekurangan tenaga pendidik saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke SD Negeri...

Discussion about this post

TRENDING MINGGU INI

  • 1000 Tahun Usia Batak, Ada 10 Generasi yang Hilang?

    591 shares
    Share 236 Tweet 148
  • 311 Kios Pasar Dwikora Siantar Ludes Terbakar, Polisi Perketat Pengamanan

    62 shares
    Share 25 Tweet 16
  • PKS PT RAS di Sambosar Kerap Peduli Lingkungan dan Warga Sekitar

    109 shares
    Share 44 Tweet 27
  • Andika Prayogi Sinaga Kembali Nahkodai PAC Pemuda Pancasila Siantar Barat

    51 shares
    Share 20 Tweet 13
  • Bosar Maligas dan Serbelawan Banjir, 368 Rumah Terendam, Warga Mengungsi

    151 shares
    Share 60 Tweet 38
  • Sumiharjo Pakpahan, Orang Susah dari Siantar, Hingga Menjadi Mayjen TNI

    1886 shares
    Share 813 Tweet 447
  • Pukul Gonrang, Wali Kota Siantar Buka FASI XIII Sumut

    49 shares
    Share 20 Tweet 12
SBNpro.com

© 2017-2024 SBN Pro

rotasi barak berita hari ini danau toba

Navigate Site

  • Redaksi
  • Privacy
  • Pedoman

Follow Us

No Result
View All Result
  • SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • KOLOM
  • KESEHATAN
  • KOMUNITAS
  • TEKNOLOGI
  • VIDEO

© 2017-2024 SBN Pro

rotasi barak berita hari ini danau toba