SBNpro.com
Senin, Juli 6, 2026
  • SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • KOLOM
  • KESEHATAN
  • KOMUNITAS
  • TEKNOLOGI
  • VIDEO
No Result
View All Result
SBNpro.com
No Result
View All Result
SBNpro.com
  • SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • KOLOM
  • KESEHATAN
  • KOMUNITAS
  • TEKNOLOGI
  • VIDEO
ADVERTISEMENT
Home Siantar

Sewajarnya Guru Peduli dan Kenal Muridnya

SBNPro.com by SBNPro.com
17/04/2018
A A
76
SHARES
145
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp
Konsep Otomatis
ADVERTISEMENT

SBNpro – Siantar

Bercerita tentang guru dan murid (siswa), menjadi hal yang menarik perhatian Ketua DPD Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Kota Siantar, yang juga anggota DPRD Kota Siantar, Frans Herbert Siahaan.

Saat ditemui di ruangan Komisi II DPRD Kota Siantar, Selasa (17/04/18), Frans cukup antusias menyampaikan pendapat, ide maupun gagasan terhadap dunia pendidikan. Terutama, mengenai sikap dan kemampuan guru terhadap murid.

Pria yang cukup lama “menimba” pengalaman hidup di Jakarta ini, sangat berharap kepada Walikota Siantar, agar memiliki program khusus terhadap dunia pendidikan. “Tentunya melalui Dinas Pendidikan Kota Siantar,” ucapnya kemudian.

Ia katakan program khusus, karena ia sangat merindukan sosok guru yang mencintai muridnya, sebagaimana guru itu mencintai anaknya sendiri.

Sosok guru seperti itu, ia harap, banyak lahir di Kota Siantar. Meski Frans Siahaan tidak menampik, memungkinkan sosok guru seperti itu masih ada. Namun jumlahnya, ia perkirakan tidak signifikan.

Mencintai murid seperti anak sendiri, sebut suami boru Lubis ini, selayaknya menjadi hal yang harus diperjuangkan Pemko Siantar dengan serius.

Bila itu tercapai, ia yakini, kemampuan intelektual, emosional dan kemampuan spiritual generasi muda Siantar akan lebih terjamin dimasa depan.

Sebab, dengan rasa cinta saat mendidik anak muridnya, otomatis guru itu memiliki rasa peduli dan kenal dengan karakter muridnya.

Untuk mengenal karakter murid, disadari Frans, bukan hal yang gampang. Hanya saja, dengan membangun rasa sayang, hal itu, tidak pula sulit untuk dilakukan. Sebab, dengan rasa sayang, maka setiap orang akan menaruh rasa peduli terhadap orang yang ia cintai.

Terhadap hal itu, Frans bercerita tentang guru yang mengenal, peduli dan sayang terhadap muridnya. Seperti sejumlah sekolah di pulau Jawa dan sekolah di negara Eropa.

Guru di sejumlah negara Eropa, sebelum masuk ruangan kelas, terlebih dahulu guru disekolah itu berada didepan ruangan kelas. Lalu mengamati siswanya berbaris didepan ruang kelas.

Katanya, sambil berdiri, setiap murid memiliki salam khusus terhadap gurunya. Dimana, masing masing murid, memiliki caranya sendiri untuk bersalaman dengan gurunya.

Salam itu berbentuk rangkaian gerakan, yang berbeda satu sama lainnya. Sedangkan gurunya, juga mengikuti (menselaraskan) setiap gerakan muridnya.

Menariknya, lanjut Frans Herbert Siahaan, karena memiliki rasa sayang dan mengenal muridnya, guru itupun dapat mengetahui, mengikuti dan menselaraskan setiap gerakan salam dari setiap muridnya.

Begitu juga dengan sejumlah sekolah di pulau Jawa. Di salah satu sekolah ia lihat, lagu nasional berjudul “Bagimu Negeri” sangat dihayati oleh guru dan siswanya.

Lagu nasional itu setiap hari dinyanyikan. Maknanya-pun, benar benar dapat dihayati siswa. Untuk bisa dihayati, katanya guru disana, terlebih dahulu harus menghayati lagu itu, dan mengenal karakter siswanya.

Dengan mengenal siswanya, guru dapat mengetahui perkembangan mental dan prestasi siswanya. Guru seperti ini, ia nilai, akan mampu meringankan beban muridnya, disaat muridnya sedang dalam masalah.

Sementara itu, disisi lain, politisi Partai Nasdem ini, juga mengingatkan guru di Kota Siantar, agar tidak semata mengejar prestasi siswa dibidang intelektualitas (intelektual quetion/IQ).

Melainkan, guru juga harus mampu mendidik kemampuan emosional (emotional quetion/EQ) dan kemampuan spiritual (spiritual quetion/SQ) anak didiknya.

Sebab, untuk menjamin sukses, tidak cukup hanya dengan intelektual yang tinggi. Melainkan, harus dibarengi juga dengan kemampuan emosional yang tinggi.

Lalu, untuk mendapatkan kebahagiaan, sangat diperlukan kemampuan spiritual. Sebab, kesuksesan, belum tentu menjamin kebahagiaan.

“Jadi, IQ dan EQ yang tinggi, harus dibarengi dengan SQ yang tinggi pula. Karena setiap manusia, yang dicari adalah kebahagiaan,” ungkap Frans, sembari berharap, IQ, EQ dan SQ pelajar Siantar ditingkatkan.

Editor : Purba

Tags: frans herbert siahaangurukenalMuridNasdempeduli
Share36Tweet17Send

Related Posts

Pemko Siantar Salurkan Bantuan Rp10 Juta untuk Pedagang Korban Kebakaran Pasar Dwikora

Pemko Siantar Salurkan Bantuan Rp10 Juta untuk Pedagang Korban Kebakaran Pasar Dwikora

25/06/2026

SBNpro - Siantar Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar mulai menyalurkan bantuan kepada pedagang korban kebakaran Pasar Dwikora. Setiap kios yang terdampak...

Pemko Siantar Miliki Anggaran Pembangunan Kembali Kios Pasar Dwikora

Pemko Siantar Miliki Anggaran Pembangunan Kembali Kios Pasar Dwikora

24/06/2026

SBNpro - Siantar Pemerintah Kota Pematangsiantar menyatakan memiliki dan kemampuan anggaran untuk pembangunan kembali kios Pasar Dwikora yang terbakar beberapa...

Pascakebakaran, Pemko Siantar Bahas Pemulihan Pasar Dwikora Bersama Pedagang

Pascakebakaran, Pemko Siantar Bahas Pemulihan Pasar Dwikora Bersama Pedagang

23/06/2026

SBNpro - Siantar Pemerintah Kota Pematangsiantar menggelar pertemuan dengan ratusan pedagang korban kebakaran Pasar Dwikora untuk membahas langkah penanganan pascabencana....

Pemko Siantar Beri Layanan Psikososial untuk Korban Kebakaran Pasar Dwikora

Pemko Siantar Beri Layanan Psikososial untuk Korban Kebakaran Pasar Dwikora

22/06/2026

SBNpro - Siantar Pemerintah Kota Pematangsiantar memberikan layanan dukungan psikososial kepada korban kebakaran Pasar Dwikora. Kegiatan berlangsung di Kantor Camat...

Pukul Gonrang, Wali Kota Siantar Buka FASI XIII Sumut

Pukul Gonrang, Wali Kota Siantar Buka FASI XIII Sumut

20/06/2026

SBNpro - Siantar Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi membuka Festival Anak Sholeh Indonesia (FASI) XIII Tingkat Provinsi Sumatera Utara Tahun...

Andika Prayogi Sinaga Kembali Nahkodai PAC Pemuda Pancasila Siantar Barat

Andika Prayogi Sinaga Kembali Nahkodai PAC Pemuda Pancasila Siantar Barat

19/06/2026

SBNpro - Siantar Andika Prayogi Sinaga kembali dipercaya memimpin Pimpinan Anak Cabang (PAC) Kecamatan Siantar Barat untuk periode 2026–2029. Penetapan...

Discussion about this post

TRENDING MINGGU INI

  • ANTARA AKU DAN SENJA

    ANTARA AKU DAN SENJA

    61 shares
    Share 24 Tweet 15
  • Masih “DIA”

    57 shares
    Share 23 Tweet 14
  • 1000 Tahun Usia Batak, Ada 10 Generasi yang Hilang?

    617 shares
    Share 247 Tweet 154
  • Retak yang Tak Terlihat

    51 shares
    Share 20 Tweet 13
  • Rindu Mama yang Tak Bisa Kembali

    51 shares
    Share 20 Tweet 13
  • Herowin Sinaga Kembali Jadi Tersangka, Kali Ini Kasus Kredit Macet Rp 1,33 M

    733 shares
    Share 293 Tweet 183
  • Kesadaran Warga Siantar Pakai Masker Semakin Tinggi

    52 shares
    Share 21 Tweet 13
SBNpro.com

© 2017-2024 SBN Pro

rotasi barak berita hari ini danau toba

Navigate Site

  • Redaksi
  • Privacy
  • Pedoman

Follow Us

No Result
View All Result
  • SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • KOLOM
  • KESEHATAN
  • KOMUNITAS
  • TEKNOLOGI
  • VIDEO

© 2017-2024 SBN Pro

rotasi barak berita hari ini danau toba