SBNpro.com
Jumat, September 4, 2026
  • SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • KOLOM
  • KESEHATAN
  • KOMUNITAS
  • TEKNOLOGI
  • VIDEO
No Result
View All Result
SBNpro.com
No Result
View All Result
SBNpro.com
  • SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • KOLOM
  • KESEHATAN
  • KOMUNITAS
  • TEKNOLOGI
  • VIDEO
ADVERTISEMENT
Home Siantar

Sewajarnya Guru Peduli dan Kenal Muridnya

SBNPro.com by SBNPro.com
17/04/2018
A A
78
SHARES
150
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp
Konsep Otomatis
ADVERTISEMENT

SBNpro – Siantar

Bercerita tentang guru dan murid (siswa), menjadi hal yang menarik perhatian Ketua DPD Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Kota Siantar, yang juga anggota DPRD Kota Siantar, Frans Herbert Siahaan.

Saat ditemui di ruangan Komisi II DPRD Kota Siantar, Selasa (17/04/18), Frans cukup antusias menyampaikan pendapat, ide maupun gagasan terhadap dunia pendidikan. Terutama, mengenai sikap dan kemampuan guru terhadap murid.

Pria yang cukup lama “menimba” pengalaman hidup di Jakarta ini, sangat berharap kepada Walikota Siantar, agar memiliki program khusus terhadap dunia pendidikan. “Tentunya melalui Dinas Pendidikan Kota Siantar,” ucapnya kemudian.

Ia katakan program khusus, karena ia sangat merindukan sosok guru yang mencintai muridnya, sebagaimana guru itu mencintai anaknya sendiri.

Sosok guru seperti itu, ia harap, banyak lahir di Kota Siantar. Meski Frans Siahaan tidak menampik, memungkinkan sosok guru seperti itu masih ada. Namun jumlahnya, ia perkirakan tidak signifikan.

Mencintai murid seperti anak sendiri, sebut suami boru Lubis ini, selayaknya menjadi hal yang harus diperjuangkan Pemko Siantar dengan serius.

Bila itu tercapai, ia yakini, kemampuan intelektual, emosional dan kemampuan spiritual generasi muda Siantar akan lebih terjamin dimasa depan.

Sebab, dengan rasa cinta saat mendidik anak muridnya, otomatis guru itu memiliki rasa peduli dan kenal dengan karakter muridnya.

Untuk mengenal karakter murid, disadari Frans, bukan hal yang gampang. Hanya saja, dengan membangun rasa sayang, hal itu, tidak pula sulit untuk dilakukan. Sebab, dengan rasa sayang, maka setiap orang akan menaruh rasa peduli terhadap orang yang ia cintai.

Terhadap hal itu, Frans bercerita tentang guru yang mengenal, peduli dan sayang terhadap muridnya. Seperti sejumlah sekolah di pulau Jawa dan sekolah di negara Eropa.

Guru di sejumlah negara Eropa, sebelum masuk ruangan kelas, terlebih dahulu guru disekolah itu berada didepan ruangan kelas. Lalu mengamati siswanya berbaris didepan ruang kelas.

Katanya, sambil berdiri, setiap murid memiliki salam khusus terhadap gurunya. Dimana, masing masing murid, memiliki caranya sendiri untuk bersalaman dengan gurunya.

Salam itu berbentuk rangkaian gerakan, yang berbeda satu sama lainnya. Sedangkan gurunya, juga mengikuti (menselaraskan) setiap gerakan muridnya.

Menariknya, lanjut Frans Herbert Siahaan, karena memiliki rasa sayang dan mengenal muridnya, guru itupun dapat mengetahui, mengikuti dan menselaraskan setiap gerakan salam dari setiap muridnya.

Begitu juga dengan sejumlah sekolah di pulau Jawa. Di salah satu sekolah ia lihat, lagu nasional berjudul “Bagimu Negeri” sangat dihayati oleh guru dan siswanya.

Lagu nasional itu setiap hari dinyanyikan. Maknanya-pun, benar benar dapat dihayati siswa. Untuk bisa dihayati, katanya guru disana, terlebih dahulu harus menghayati lagu itu, dan mengenal karakter siswanya.

Dengan mengenal siswanya, guru dapat mengetahui perkembangan mental dan prestasi siswanya. Guru seperti ini, ia nilai, akan mampu meringankan beban muridnya, disaat muridnya sedang dalam masalah.

Sementara itu, disisi lain, politisi Partai Nasdem ini, juga mengingatkan guru di Kota Siantar, agar tidak semata mengejar prestasi siswa dibidang intelektualitas (intelektual quetion/IQ).

Melainkan, guru juga harus mampu mendidik kemampuan emosional (emotional quetion/EQ) dan kemampuan spiritual (spiritual quetion/SQ) anak didiknya.

Sebab, untuk menjamin sukses, tidak cukup hanya dengan intelektual yang tinggi. Melainkan, harus dibarengi juga dengan kemampuan emosional yang tinggi.

Lalu, untuk mendapatkan kebahagiaan, sangat diperlukan kemampuan spiritual. Sebab, kesuksesan, belum tentu menjamin kebahagiaan.

“Jadi, IQ dan EQ yang tinggi, harus dibarengi dengan SQ yang tinggi pula. Karena setiap manusia, yang dicari adalah kebahagiaan,” ungkap Frans, sembari berharap, IQ, EQ dan SQ pelajar Siantar ditingkatkan.

Editor : Purba

Tags: frans herbert siahaangurukenalMuridNasdempeduli
Share37Tweet17Send

Related Posts

Ketua BKPRMI Siantar Imbau Kader Tidak Mudah Terprovokasi Informasi yang Belum Terkonfirmasi

Ketua BKPRMI Siantar Imbau Kader Tidak Mudah Terprovokasi Informasi yang Belum Terkonfirmasi

16/08/2026

SBNpro - Siantar Ketua DPD Badan Komunikasi Pemuda dan Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kota Pematangsiantar, Choir Parinduri mengimbau kader dan...

Anggota Komisi 1 DPRD Siantar Erwin Freddy Siahaan Sosialisasi Perda Nomor 1 Tahun 2021

Anggota Komisi 1 DPRD Siantar Erwin Freddy Siahaan Sosialisasi Perda Nomor 1 Tahun 2021

12/08/2026

SBNpro - Siantar Anggota Komisi 1 DPRD Kota Pematangsiantar Erwin Freddy Siahaan, MBA (HONS) BM sosialisasikan Peraturan Daerah Nomor 1...

Dinas PKP Siapkan Penataan Kawasan Kumuh di Kota Siantar

Dinas PKP Siapkan Penataan Kawasan Kumuh di Kota Siantar

10/08/2026

SBNpro - Siantar Pemko Siantar mulai mempercepat rencana penataan kawasan kumuh dengan menetapkan lima kelurahan sebagai prioritas penanganan. Langkah ini...

Pemko Siantar Salurkan Bantuan Rp10 Juta untuk Pedagang Korban Kebakaran Pasar Dwikora

Pemko Siantar Salurkan Bantuan Rp10 Juta untuk Pedagang Korban Kebakaran Pasar Dwikora

25/06/2026

SBNpro - Siantar Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar mulai menyalurkan bantuan kepada pedagang korban kebakaran Pasar Dwikora. Setiap kios yang terdampak...

Pemko Siantar Miliki Anggaran Pembangunan Kembali Kios Pasar Dwikora

Pemko Siantar Miliki Anggaran Pembangunan Kembali Kios Pasar Dwikora

24/06/2026

SBNpro - Siantar Pemerintah Kota Pematangsiantar menyatakan memiliki dan kemampuan anggaran untuk pembangunan kembali kios Pasar Dwikora yang terbakar beberapa...

Pascakebakaran, Pemko Siantar Bahas Pemulihan Pasar Dwikora Bersama Pedagang

Pascakebakaran, Pemko Siantar Bahas Pemulihan Pasar Dwikora Bersama Pedagang

23/06/2026

SBNpro - Siantar Pemerintah Kota Pematangsiantar menggelar pertemuan dengan ratusan pedagang korban kebakaran Pasar Dwikora untuk membahas langkah penanganan pascabencana....

Discussion about this post

TRENDING MINGGU INI

  • 1000 Tahun Usia Batak, Ada 10 Generasi yang Hilang?

    691 shares
    Share 276 Tweet 173
  • Daftar Nama Pejabat Pemko Siantar yang Dilantik

    121 shares
    Share 48 Tweet 30
  • Bukti Kegigihan Lim Tee Kee, 100 Tahun Kopi Kok Tong Melegenda dari Siantar

    132 shares
    Share 53 Tweet 33
  • Sumiharjo Pakpahan, Orang Susah dari Siantar, Hingga Menjadi Mayjen TNI

    1921 shares
    Share 827 Tweet 456
  • Pengurus Daerah Al Washliyah Siantar Periode 2021 – 2026 Dilantik, Ini Harapan Walikota

    190 shares
    Share 76 Tweet 48
  • Hakikat Olahraga sebagai Aktivitas Fisik Meningkatkan Kualitas Individu

    1529 shares
    Share 612 Tweet 382
  • KSP di Siantar, Sementara PTPN III Tidak Akan Rubuhkan Rumah Penggarap

    101 shares
    Share 40 Tweet 25
SBNpro.com

© 2017-2024 SBN Pro

rotasi barak berita hari ini danau toba

Navigate Site

  • Redaksi
  • Privacy
  • Pedoman

Follow Us

No Result
View All Result
  • SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • KOLOM
  • KESEHATAN
  • KOMUNITAS
  • TEKNOLOGI
  • VIDEO

© 2017-2024 SBN Pro

rotasi barak berita hari ini danau toba