SBNpro.com
Senin, November 2, 2026
  • SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • KOLOM
  • KESEHATAN
  • KOMUNITAS
  • TEKNOLOGI
  • VIDEO
No Result
View All Result
SBNpro.com
No Result
View All Result
SBNpro.com
  • SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • KOLOM
  • KESEHATAN
  • KOMUNITAS
  • TEKNOLOGI
  • VIDEO
ADVERTISEMENT
Home Siantar

Saingi BPK, Kejaksaan Negeri Siantar Jadi Lembaga Audit, “Pangkas” Kerugian Negara Rp 2,59 M

SBNPro.com by SBNPro.com
19/11/2021
A A
Saingi BPK, Kejaksaan Negeri Siantar Jadi Lembaga Audit, “Pangkas” Kerugian Negara Rp 2,59 M
182
SHARES
396
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

 

SBNpro – Siantar

Sesuai hasil audit (Laporan Hasil Pemeriksaan/LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tahun 2020 terhadap proyek Pembangunan Jembatan VIII Sta 13+441 hingga Sta 13+346, ditemukan kekurangan volume pekerjaan. Sehingga terindikasi merugikan negara Rp 2,9 miliar.

Temuan BPK berupa indikasi kerugian keuangan negara tersebut, sampai saat ini belum dibayar lunas oleh kontraktor dari PT Erapratama Putra Perkasa (PT EPP) ke kas daerah Pemko Siantar.

Terkait hal itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Proyek Pembangunan Jembatan VIII Sta 13+441 hingga Sta 13+436, Opstip Pandiangan mengaku telah meminta PT EPP untuk membayar indikasi kerugian negara ke kas daerah.

“Saya selaku PPK sudah lakukan penagihan. Menagih secara langsung dan surati secara resmi,” ucap Opstip Pandiangan di Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Siantar, Jumat (19/11/2021).

Katanya, pihak kontraktor telah meminta perincian kerugian dari temuan BPK. Oleh BPK tetap dinyatakan, indikasi kerugian negara dari kekurangan volume pekerjaan sebesar Rp 2,9 miliar. “(Berarti yang harus dibayarkan), kalau dari LHP BPK tetap Rp 2,9 miliar,” ujar Opstip.

Dikatakan Opstip, temuan BPK tersebut, sebenarnya hanya berupa permasalahan perbandingan harga. Katanya, harga yang ditawarkan kontraktor, menurut auditor BPK berbeda dengan harga pembelian. Dalam hal ini, terkait upah pasang bahan pada proyek tersebut.

Lebih lanjut dikatakan Opstip, pada proyek itu, tidak ada pekerjaan yang tidak dikerjakan. Namun kemudian opstip meralat ucapannya, dengan mengatakan, ada sedikit pekerjaan yang kurang.

Hanya saja kemudian, Opstip juga mengatakan, bukan kekurangan itu yang menjadi kekurangan volume pekerjaan, sebagaimana yang dimaksud BPK.

“Tidak ada pekerjaan yang tidak dikerjakan. Memang sih, ada sedikit yang kurang dikerjakan. Tapi itu kesilapan. Tapi bukan itu yang kurang,” tuturnya.

Kejaksaan Negeri di Siantar Jadi Lembaga Audit

Lebih lanjut Opstip Pandiangan mengatakan, Kejaksaan Negeri (Kejari) Siantar telah melakukan audit terhadap proyek Pembangunan Jembatan VIII Sta 13+441 hingga Sta 13+436. Dari hasil auditmya, Kejari Siantar juga menerbitkan laporan hasil pemeriksaan (LHP), sebagaimana yang lazim dilakukan BPK.

Saat melakukan audit, sebut Opstip, Kejari Siantar melibatkan tenaga ahli dari Politeknik Negeri Medan (Polmed). Dari audit (pemeriksaan) yang dilakukan, Kejari Siantar menemukan kekurangan volume pekerjaan.

Hanya saja, LHP dari Kejari Siantar ini menyatakan kerugian negara dari pekerjaan proyek Pembangunan Jembatan VIII Sta 13+441 hingga Sta 13+436 hanya Rp 304 juta.

Indikasi kerugian negara versi Kejari Siantar itu terkesan “memangkas” Rp 2,59 miliar, bila dibandingkan dengan indikasi kerugian negara yang diterbitkan BPK sebesar Rp 2,9 miliar.

Disinggung tentang indikasi kerugian mana yang dimintakan kepada kontraktor, PPK di Dinas PUPR ini mengatakan, pihaknya menagih untuk kedua hasil audit tersebut. Baik LHP dari BPK, maupun LHP dari Kejari Siantar.

Meski BPK maupun jaksa menemukan kekurangan volume pekerjaan, namun Dinas PUPR Kota Siantar ini tidak ada mengenakan sanksi terhadap PT EPP. “Tidak ada sanksi,” sebutnya, sembari mengatakan, bukan kewenangannya untuk memberikan sanksi.

Kepala Seksi (Kasi) Intel Kejari Siantar Rendra Yoki Pardede SH mengaku akan memeriksa informasi (konfirmasi) yang disampaikan SBNpro.com kepadanya. Rendra mengaku sedang berada di Kota Medan.

Editor: Purba

Tags: jadi lembaga auditkejaksaan negerikerugian negara 2.9 miliaropstipopstip pandianganpt epp
Share73Tweet46Send

Related Posts

Polres Simalungun Ungkap Tiga Kasus Pencurian Selama Oktober

Polres Simalungun Ungkap Tiga Kasus Pencurian Selama Oktober

31/10/2026

SBNpro - Simalungun Polres Simalungun mengungkap tiga kasus pencurian pada rentang waktu 10 hari menjelang berakhirnya bulan Oktober 2026. Pengungkapan...

Wali Kota dan Kapolres Sosialisasikan Operasi Patuh Toba 2026 di Siantar

Wali Kota dan Kapolres Sosialisasikan Operasi Patuh Toba 2026 di Siantar

29/10/2026

SBNpro - Siantar Wali Kota Siantar Wesly Silalahi bersama Kapolres Siantar AKBP Dhana Noer Kurniawan menyosialisasikan Operasi Patuh Toba 2026...

Pemko Siantar dan Bank Sumut Segera Bedah 3 Rumah Tidak Layak Huni

Pemko Siantar dan Bank Sumut Segera Bedah 3 Rumah Tidak Layak Huni

28/10/2026

SBNpro - Siantar Pemko Siantar melalui Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP) bersama PT Bank Sumut Cabang Siantar...

Gunung Malela Juara Festival Seni dan Qasidah Simalungun 2026

Gunung Malela Juara Festival Seni dan Qasidah Simalungun 2026

27/10/2026

SBNpro - Simalungun Kecamatan Gunung Malela meraih juara pertama Festival Seni dan Qasidah Kabupaten Simalungun 2026. Posisi kedua diraih Kecamatan...

Sambut Sumpah Pemuda, Pemko Siantar Dukung Kirab Kebangsaan

Sambut Sumpah Pemuda, Pemko Siantar Dukung Kirab Kebangsaan

26/10/2026

SBNpro - Siantar Pemerintah Kota (Pemko) Siantar mendukung pelaksanaan Kirab Kebangsaan dan Doa Bersama Lintas Agama yang digagas Komite Nasional...

Sekda Siantar Hadiri dan Apresiasi Fun Run dan CFD KNPI

Sekda Siantar Hadiri dan Apresiasi Fun Run dan CFD KNPI

25/10/2026

SBNpro - Siantar Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Siantar Junaedi Antonius Sitanggang apresiasi kegiatan Fun Run dan Car Free Day (CFD)...

Discussion about this post

TRENDING MINGGU INI

  • Gunung Malela Juara Festival Seni dan Qasidah Simalungun 2026

    Gunung Malela Juara Festival Seni dan Qasidah Simalungun 2026

    59 shares
    Share 24 Tweet 15
  • Pemko Siantar dan Bank Sumut Segera Bedah 3 Rumah Tidak Layak Huni

    56 shares
    Share 22 Tweet 14
  • Sambut Sumpah Pemuda, Pemko Siantar Dukung Kirab Kebangsaan

    60 shares
    Share 24 Tweet 15
  • Wali Kota dan Kapolres Sosialisasikan Operasi Patuh Toba 2026 di Siantar

    52 shares
    Share 21 Tweet 13
  • Batak dan Melayu Identitas Buatan Kolonial, Nenek Moyang Karo Lebih Tua dari Si Raja Batak

    693 shares
    Share 277 Tweet 173
  • Abraham Anggota DPRD Siantar Gelar Reses, Keluhan Warga Langsung Tuntas

    65 shares
    Share 26 Tweet 16
  • 1000 Tahun Usia Batak, Ada 10 Generasi yang Hilang?

    762 shares
    Share 305 Tweet 191
SBNpro.com

© 2017-2024 SBN Pro

rotasi barak berita hari ini danau toba

Navigate Site

  • Redaksi
  • Privacy
  • Pedoman

Follow Us

No Result
View All Result
  • SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • KOLOM
  • KESEHATAN
  • KOMUNITAS
  • TEKNOLOGI
  • VIDEO

© 2017-2024 SBN Pro

rotasi barak berita hari ini danau toba