SBNpro.com
Rabu, Juni 10, 2026
  • SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • KOLOM
  • KESEHATAN
  • KOMUNITAS
  • TEKNOLOGI
  • VIDEO
No Result
View All Result
SBNpro.com
No Result
View All Result
SBNpro.com
  • SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • KOLOM
  • KESEHATAN
  • KOMUNITAS
  • TEKNOLOGI
  • VIDEO
ADVERTISEMENT
Home Simalungun

Jalan Rusak, Bukti Kegagalan JR Saragih Pimpin Simalungun

SBNPro.com by SBNPro.com
24/10/2020
A A
Jalan Rusak, Bukti Kegagalan JR Saragih Pimpin Simalungun
108
SHARES
235
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp
Konsep Otomatis
ADVERTISEMENT

 

SBNpro – Simalungun

Masih banyaknya jalan rusak dan minimnya sentuhan pembangunan jalan di suatu daerah di Kabupaten Simalungun, merupakan bukti kegagalan pemerintahan Bupati Simalungun, JR Saragih memimpin daerahnya.

Demikian pendapat Binaris Situmorang SH, Sabtu (24/10/2020), seorang aktivis sosial yang saat ini berprofesi sebagai seorang advokat. Tidak jarang ia berpraktik di wilayah Kabupaten Simalungun.

Salah satu jalan rusak dan minim akan sentuhan pembangunan, dapat ditemukan disepanjang jalan dari Nagori (Desa) Talun Kondot hingga ke Nagori Banu Raya di Kecamatan Panombean Pane, Kabupaten Simalungun.

Jalan disana, terkesan tidak layak disebut jalan. Karena banyak ditemukan kubangan, bebatuan yang cukup besar dan aliran air. Ditambah lagi kondisi jalan yang curam, dengan sebagian sisinya jurang dan tebing, membuat warga yang melintas dengan kendaraan bermotor, harus ekstra hati-hati, jika tidak ingin celaka.

Pantauan SBNpro.com, warga Nagori Banu Raya umumnya petani. Kondisi jalan yang jarang disentuh pembangunan, membuat warga kesulitan untuk memasarkan hasil pertaniannnya.

Kondisi jalan seperti itu, membuat Nagori Banu Raya terkesan menjadi desa tertinggal, meski jaraknya tak begitu jauh dari Kota Siantar. Malah, juga terkesan terisolir dari perkembangan tekhnologi informasi digital. Karena jaringan internet, sulit ditemukan di desa itu. Jikapun ada, signalnya cukup lemah.

Selain hasil pertanian, Nagori Banu Raya dan Nagori Talun Kondot memiliki potensi wisata. Hanya saja, potensi wisata itu belum diberdayakan oleh pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun.

Pasalnya, Nagori Banu Raya memiliki air terjun tiga tingkat yang diyakini memiliki daya tarik tersendiri. Sedangkan dikedua nagori itu, terdapat sungai Bah Kuok, yang alirannya sampai ke wilayah Kota Siantar.

Saat ini, sungai Bah Kuok sering dimanfaatkan penikmat arung jeram. Karena arus air sungai yang layak untuk diarungi dengan jeram. Dimana, disepanjang aliran sungai itu, terdapat “black canyon” (tebing hitam bebatuan) di kedua sisi sungai. Terdapat juga banyak gua dan ada ratusan air terjun. “Ada gua dan ratusan air terjun,” sebut M Hammam Sholeh, seorang penikmat arung jeram, beberapa waktu lalu.

Terkait jalan rusak dan minimnya sentuhan pembangunan oleh pemerintah, Binaris Situmorang mengatakan, Simalungun memiliki potensi yang kuat dibidang pertanian dan wisata. Hanya saja, potensi itu kurang diberdayakan.

Malah potensi itu menjadi terkendala untuk “berproduksi maksimal, karena tidak didukung infrastruktur, salah satunya jalan yang baik. Hal itu terjadi, karena rezim pemerintahan saat ini, jalan dan kondisinya tidak menjadi perhatian yang utama.

“Sesungguhnya, Kabupaten Simalungun sangat potensial menjadi penghasil pertanian dan wisata. Dan sangat disayangkan, berbagai infrastruktur pendukung seperti jalan-jalan untuk akses, sangat minim dan tidak menjadi perhatian utama pemerintah selama ini,” ucap Binaris Situmorang.

Masih banyaknya ditemukan jalan yang rusak, sebut Binaris, akan menyulitkan pertumbuhan dan perkembangan ekonomi masyarakat. Hal itu menunjukkan gagalnya JR Saragih sebagai Bupati Simalungun dan rezim pemerintahan sebelumnya. “Ini adalah bentuk kegagalan pemerintahan daerah selama ini,” tandas Binaris.

Untuk itu kedepan, sebut Binaris, sudah menjadi suatu keharusan bagi pemimpin daerah, menjadikan perbaikan dan pembangunan infrastruktur, terutama infrastruktur jalan menjadi program khusus, demi menuju rakyat sejahtera.

“Akses berupa infrastruktur jalan, irigasi dan akes tehnologi informasi harus menjadi program utama. Dengan demikian, harapan masyarakat untuk meraih impian kesejahteraan dapat diretas dan bertumbuh,” paparnya.

Sementara itu, dari sisi moral, Binaris menilai pemerintah selama ini tidak cukup respek terhadap persoalan-persoalan mendasar yang dihadapi masyarakat. “(Dimana) secara demografis dan topografis, sangat memerlukan infrastruktur penghubung dan akses, tetapi diabaikan. Dan untuk itu, melahirkan gugatan rakyat berupa mosi tidak percaya terhadap pemerintah daerah,” katanya. (*)

Share43Tweet27Send

Related Posts

Bahas Musda, DPD APPSI Beraudensi dengan Bupati Simalungun

28/05/2026

SBNpro - Simalungun Bupati Simalungun, Dr H Anton Achmad Saragih, menerima audiensi jajaran pengurus Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Pedagang Pasar...

Swadaya Warga Kerasaan Hijaukan Bantaran Sungai Lobang

24/05/2026

SBNpro - Simalungun Kepedulian terhadap lingkungan ditunjukkan masyarakat Kelurahan Kerasaan I, Kecamatan Pematang Bandar, Kabupaten Simalungun, melalui aksi penghijauan di...

Seorang anak berusia lima tahun, Nursaidah, warga Kecamatan Pematang Bandar, Kabupaten Simalungun, yang menderita leukemia membutuhkan bantuan untuk menjalani pengobatan, di tengah kondisi ekonomi keluarga yang terbatas.

Nursaidah, Bocah Pejuang Leukemia dari Simalungun Butuh Bantuan

05/04/2026

SBNpro - Simalungun Di usia yang seharusnya diisi dengan tawa dan permainan, Nursaidah (5), bocah asal Kecamatan Pematang Bandar, Kabupaten...

Duka Insiden Kebun Tandem, PTPN IV Regional 2 Hormati Proses Hukum

Duka Insiden Kebun Tandem, PTPN IV Regional 2 Hormati Proses Hukum

13/03/2026

SBNpro - Medan Manajemen PTPN IV Regional 2 menyampaikan rasa duka dan keprihatinan atas insiden meninggalnya seorang pria berinisial IU...

Penyidik Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Medan dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Siantar gerebek apotik di Jalan Rakutta Sembiring, Lorong 20, Kota Siantar, Rabu 10 Desember 2025. Sebanyak 400 liter formalin disita.

BBPOM dan Dinkes Gerebek Apotik di Siantar, 400 Liter Formalin Disita

12/12/2025

SBNpro - Siantar Penyidik Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Medan dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Siantar gerebek apotik di...

Wesly Ingatkan Pentingnya Podah Sang Naualuh Damanik di Patampei Sihilap TDPB

Wesly Ingatkan Pentingnya Podah Sang Naualuh Damanik di Patampei Sihilap TDPB

30/11/2025

SBNpro - Siantar Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn ingatkan tentang pentingnya Podah Sang Naualuh Damanik, berupa warisan kebijaksanaan...

Discussion about this post

TRENDING MINGGU INI

  • 1000 Tahun Usia Batak, Ada 10 Generasi yang Hilang?

    546 shares
    Share 218 Tweet 137
  • Bupati Cairkan Gaji ke-13 ASN Pemkab Simalungun, 3 Hari Tuntas

    89 shares
    Share 36 Tweet 22
  • Sumiharjo Pakpahan, Orang Susah dari Siantar, Hingga Menjadi Mayjen TNI

    1879 shares
    Share 810 Tweet 445
  • Ini Lokasi Pemadaman Listrik di Siantar dan Simalungun

    207 shares
    Share 83 Tweet 52
  • Daftar Nama Pejabat Pemko Siantar yang Dilantik

    84 shares
    Share 34 Tweet 21
  • Bahas Musda, DPD APPSI Beraudensi dengan Bupati Simalungun

    51 shares
    Share 20 Tweet 13
  • Batak dan Melayu Identitas Buatan Kolonial, Nenek Moyang Karo Lebih Tua dari Si Raja Batak

    634 shares
    Share 254 Tweet 159
SBNpro.com

© 2017-2024 SBN Pro

rotasi barak berita hari ini danau toba

Navigate Site

  • Redaksi
  • Privacy
  • Pedoman

Follow Us

No Result
View All Result
  • SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • KOLOM
  • KESEHATAN
  • KOMUNITAS
  • TEKNOLOGI
  • VIDEO

© 2017-2024 SBN Pro

rotasi barak berita hari ini danau toba