SBNpro.com
Kamis, Juni 4, 2026
  • SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • KOLOM
  • KESEHATAN
  • KOMUNITAS
  • TEKNOLOGI
  • VIDEO
No Result
View All Result
SBNpro.com
No Result
View All Result
SBNpro.com
  • SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • KOLOM
  • KESEHATAN
  • KOMUNITAS
  • TEKNOLOGI
  • VIDEO
ADVERTISEMENT
Home Siantar

Jaksa dan Polisi Didesak Selidiki Dugaan Proyek Fiktif di Gang Tobasa Siantar Martoba

SBNPro.com by SBNPro.com
06/02/2024
A A
Jaksa dan Polisi Didesak Selidiki Dugaan Proyek Fiktif di Gang Tobasa Siantar Martoba
129
SHARES
280
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp
ADVERTISEMENT

SBNpro – Siantar

Diduga fiktif atau cacat hukum, aparat penegak hukum (APH), baik jaksa maupun polisi didesak selidiki proyek Pembangunan Rabat Beton Gang Tobasa Ujung di Jalan Tangki, Kelurahan Naga Pita, Kecamatan Siantar Martoba, Kota Siantar, Sumatera Utara.

Demikian dikatakan Sekretaris Komisi 3 DPRD Kota Siantar, Daud Simanjuntak saat dihubungi melalui panggilan Whatsapp (WA), Selasa (06/02/2024).

Bagi Daud, memindahkan kegiatan proyek di Gang Tobasa ke Gang Satria, Jalan Tangki, Kelurahan Naga Pita oleh Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (PRKP) Kota Siantar, merupakan tindakan cacat hukum.

“APBD itu adalah produk Perda. Perda itu adalah produk hukum, hasil pembahasan DPRD dengan Pemko. Yang bisa membatalkan ini adalah Perda juga. Jadi tidak bisa ujuk-ujuk karena surat lurah, itu (proyek di Gang Tobasa) dibatalkan. Darimana dasarnya itu. Cacat hukum,” tandas Daud Simanjuntak.

Daud pun merasa kesal, sebab proyek pemasangan paving blok di Gang Satria telah dibayar lunas oleh Bendahara Umum Daerah (BUD) dengan menggunakan anggaran proyek Pembangunan Rabat Beton Gang Tobasa Ujung sebesar Rp 119,6 juta. “Sudah dibayarkan pula,” sebutnya.

Beranjak dari dugaan proyek fiktif, serta proses pengalihan anggaran yang dinilai cacat hukum, Daud meminta APH segera menggelar penyelidikan. “Ini APH sebenarnya sudah bisa melakukan tindakan, melakukan penyelidikan,” katanya.

Anggota dewan dari Partai Golkar ini meminta penyelidikan digelar, agar perbuatan mengalihkan anggaran kegiatan APBD tanpa alasan yang kuat, tidak menjadi preseden buruk di masa depan.

“Jangan sampai ini menjadi kebiasaan, dengan alasan-alasan tertentu yang tidak mengandung kriteria hukum. Efeknya ke depan dengan berbagai alasan, Perda itu akan dengan seenaknya dirubah atau diselewengkan,” ketusnya.

Menurut Daud, ada beberapa hal yang perlu diungkap kebenarannya secara hukum. Hal yang pertama, sebutnya, tidak ditemukan hasil pengerjaan proyek di Gang Tobasa (dugaan proyek fiktif).

Kemudian, sesuai nomenklatur anggaran, kegiatan anggaran proyek berupa pembangunan rabat beton, namun yang dilakukan kontraktor adalah memasang paving blok di lokasi berbeda, yakni, di Gang Satria.

“Itemnya yang pertama bukan di titik lokasi. Yang kedua, judulnya rabat beton, ya lakukan lah rabat beton. Bukan paving blok,” ucap Daud.

Katanya, di masa pembahasan APBD, DPRD Siantar selalu mengingatkan OPD (Organisasi Perangkat Daerah), agar, sebelum rencana kerja anggaran (rancangan APBD) diserahkan untuk dibahas, OPD terlebih dahulu menetapkan lokasi proyek yang menjadi prioritas.

“Dari awal sudah kita katakan sebelum membahas APBD, agar OPD memutuskan titik-titik mana yang menjadi prioritas. OPD juga harus turun ke lapangan supaya diketahui apakah ada kendala lapangan,” ungkapnya.

Seiring munculnya persoalan proyek di Gang Tobasa, Daud menduga ada persekongkolan. Sehingga proyek dialihkan ke Gang Satria. “Saya menduga ada sesuatu dibalik ini, bisa saja ini persekongkolan di balik ini. Maka APH harus segera bertindak,” pungkasnya. (*)

Editor: Purba

Tags: Didesak Selidiki Dugaan Proyek Fiktifgang tobasaHingga Berdarah di Siantar MartobajaksapolisiProyek fiktif
Share52Tweet32Send

Related Posts

Arif Harahap Ketua KNPI Siantar Terpilih Periode 2026-2029

10/05/2026

SBNpro - Siantar Samaul Arif Harahap terpilih sebagai Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Siantar periode 2026–2029, melalui Musyawarah...

Wali Kota dan Forkopimda Tinjau Pos Pengamanan Lebaran di Siantar

Wali Kota dan Forkopimda Tinjau Pos Pengamanan Lebaran di Siantar

14/03/2026

SBNpro - Siantar Wali Kota Wesly Silalahi bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melakukan peninjauan ke sejumlah Pos Pengamanan...

Duka Insiden Kebun Tandem, PTPN IV Regional 2 Hormati Proses Hukum

Duka Insiden Kebun Tandem, PTPN IV Regional 2 Hormati Proses Hukum

13/03/2026

SBNpro - Medan Manajemen PTPN IV Regional 2 menyampaikan rasa duka dan keprihatinan atas insiden meninggalnya seorang pria berinisial IU...

Wali Kota Siantar Panen Perdana Cabai di Setia Negara

Wali Kota Siantar Panen Perdana Cabai di Setia Negara

13/03/2026

SBNpro - Siantar Wesly Silalahi bersama Ketua TP PKK Liswati Wesly Silalahi menghadiri panen perdana cabai merah dalam Program Contract...

HPSI Peringati HUT ke-3

HPSI Peringati HUT ke-3

12/03/2026

SBNpro - Siantar Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti Cafe Hordja di Kecamatan Siantar Barat, Kota Pematangsiantar, Selasa (10/3/2026). Di...

Musrenbang RKPD 2027, Pemko Siantar Fokus Perkuat Ekonomi Rakyat

Musrenbang RKPD 2027, Pemko Siantar Fokus Perkuat Ekonomi Rakyat

11/03/2026

SBNpro - Siantar Pemerintah Kota Pematangsiantar menetapkan tema pembangunan tahun 2027 yakni “Pemajuan Ekonomi Rakyat, Kreativitas Lokal dan Keunggulan Produk...

Discussion about this post

TRENDING MINGGU INI

  • 1000 Tahun Usia Batak, Ada 10 Generasi yang Hilang?

    521 shares
    Share 208 Tweet 130
  • Ini 31 Walikota Siantar Sepanjang Sejarah

    683 shares
    Share 273 Tweet 171
  • Sumiharjo Pakpahan, Orang Susah dari Siantar, Hingga Menjadi Mayjen TNI

    1876 shares
    Share 809 Tweet 445
  • Situs jw.org Bantu Orang Tua Tangani Depresi

    207 shares
    Share 83 Tweet 52
  • KPU Tetapkan Nomor Urut Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Siantar

    135 shares
    Share 54 Tweet 34
  • Pomparan Limbong Mulana Berikan Tanah Adat ke Toga Siregar, ke Raja Oloan Menyusul

    87 shares
    Share 35 Tweet 22
  • Batak dan Melayu Identitas Buatan Kolonial, Nenek Moyang Karo Lebih Tua dari Si Raja Batak

    632 shares
    Share 253 Tweet 158
SBNpro.com

© 2017-2024 SBN Pro

rotasi barak berita hari ini danau toba

Navigate Site

  • Redaksi
  • Privacy
  • Pedoman

Follow Us

No Result
View All Result
  • SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • KOLOM
  • KESEHATAN
  • KOMUNITAS
  • TEKNOLOGI
  • VIDEO

© 2017-2024 SBN Pro

rotasi barak berita hari ini danau toba