SBNpro.com
Rabu, Agustus 5, 2026
  • SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • KOLOM
  • KESEHATAN
  • KOMUNITAS
  • TEKNOLOGI
  • VIDEO
No Result
View All Result
SBNpro.com
No Result
View All Result
SBNpro.com
  • SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • KOLOM
  • KESEHATAN
  • KOMUNITAS
  • TEKNOLOGI
  • VIDEO
ADVERTISEMENT
Home Kolom

Facebook Diantara Hujatan dan Prasangka

SBNPro.com by SBNPro.com
17/10/2018
A A
54
SHARES
117
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp
Konsep Otomatis
ADVERTISEMENT

Oleh
Mamah Helohs

Meski dilandasi dengan data yang jelas, menjadi objek hujatan itu cukup menyakitkan. Sehingga menjadi sangat menyakitkan, bila hujatan berupa prasangka tanpa dilandasi data.

Kini, hujatan berupa prasangka semakin banyak ditemukan di media sosial (medsos). Terutama melalui facebook (FB). Lewat FB, hujatan atau prasangka itu tak jarang dialamatkan ke pemerintah.

Dari sejumlah pemilik akun FB yang diketahui merupakan warga Kota Siantar, tidak sedikit ketika “ber-FB”, baik melalui status maupun komentar, cendrung tidak mengkritik, melainkan berprasangka.

Kenapa disebut berprasangka dan bukan mengkritik? Sebab, hal yang disajikan di status dan kolom komentar di FB, “lahir” tanpa analisa serta evaluasi terhadap data dan fakta.

Padahal menganalisa maupun mengevaluasi data dan fakta, dapat meningkatkan pemahaman, memperluas apresiasi dan dapat menjadi perbaikan terhadap suatu pekerjaan.

Namun praktik yang tersaji pada sejumlah akun FB, berupa kesimpulan terhadap suatu objek, tanpa mengetahui data dan fakta yang jelas. Sehingga hasilnya sangat menyesakkan hati.

Pada kesempatan ini, penulis coba memaparkan faktor yang menyebabkan timbulnya prasangka (baron dan byrne). Dalam hal ini, ada 4 faktor yang menyebabkannya.

Faktor pertama, konflik antar kelompok secara langsung. Di jelaskan dalam teori kelompok realistis, hal ini karena adanya kompetisi dalam mendapatkan kekuasaan atau mendapatkan sumber daya yang terbatas.

Faktor kedua adalah pengalaman belajar pada masa awal perkembangan. Dari teori belajar sosial, sesorang berprasangka karena lingkungan atau kelompoknya telah mempersiapkannya untuk berprasangka.

Faktor ketiga disebut dalam teori kategori sosial. Yakni, individu membagi dunia sosialnya menjadi dua kategori ekstrim yang saling terpisah. Ada kecendrungan seseorang akan meletakkan objek dan manusia ke dalam kelompok.

Serta faktor keempat, adalah faktor kognisi (pemikiran) sosial, bagaimana individu berfikir tentang individu lain dan adanya keseragaman dari kelompok luar. Faktor ini yang berkontribusi adalah korelasi ilusif.

Beranjak dari keempat faktor itu, didapati kesimpulan, prasangka adalah bagian dari sifat manusia yang akan tetap ada. Namun membiarkan prasangka begitu saja sama dengan membiarkan diskriminasi terjadi, yang dengan sendirinya akan melahirkan perpecahan dan konflik. Sehingga, sering pula prasangka merupakan sikap sementara. Sedangkan diskriminasi merupakan tindakan.

Kemudian, mengutip status seorang teman di akun FB-nya, dapat pula ditambahkan satu faktor aplikatif lainnya. Seperti, “menunggu telepon atau panggilan”. Dengan kata lain, prasangka sengaja dilontarkan agar mendapat perhatian, dan ujung-ujungnya menguntungkan.

Tulisan ini tidak bermaksud ditujukan pada seseorang atau pada suatu kelompok. Karena itu sama saja artinya penulis juga berprasangka. Tapi lebih untuk membuka cakrawala berfikir untuk menghilangkan prasangka dan mengendepankan kritik., mengedepankan evaluasi dan analisa, daripada menduga, menuduh dan menyalahkan.

Lalu apa yang harus dilakukan untuk menjauhkan prasangka dalam sebuah objek? Atau terhadap individu atau kelompok lain?

Berbagai teori psikologi mengemukakan solusinya, antara lain dengan memperbaiki kondisi sosial ekonomi, membuka kesempatan belajar, menghilangkan strata dalam sifat keduniawian dan mengembangkan sikap terbuka dan lapang dada.

Tiga solusi awal tentunya merupakan tugas besar yang harus diambil oleh pemimpin . Sedangkan sikap terbuka dan lapang dada bisa dimulai dari setiap individu dan kelompok, dengan selalu menjalin komunikasi, melalui pemahaman timbal balik. (**)

Share22Tweet14Send

Related Posts

Pemko Siantar Salurkan Bantuan Rp10 Juta untuk Pedagang Korban Kebakaran Pasar Dwikora

Pemko Siantar Salurkan Bantuan Rp10 Juta untuk Pedagang Korban Kebakaran Pasar Dwikora

25/06/2026

SBNpro - Siantar Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar mulai menyalurkan bantuan kepada pedagang korban kebakaran Pasar Dwikora. Setiap kios yang terdampak...

Pemko Siantar Miliki Anggaran Pembangunan Kembali Kios Pasar Dwikora

Pemko Siantar Miliki Anggaran Pembangunan Kembali Kios Pasar Dwikora

24/06/2026

SBNpro - Siantar Pemerintah Kota Pematangsiantar menyatakan memiliki dan kemampuan anggaran untuk pembangunan kembali kios Pasar Dwikora yang terbakar beberapa...

Pascakebakaran, Pemko Siantar Bahas Pemulihan Pasar Dwikora Bersama Pedagang

Pascakebakaran, Pemko Siantar Bahas Pemulihan Pasar Dwikora Bersama Pedagang

23/06/2026

SBNpro - Siantar Pemerintah Kota Pematangsiantar menggelar pertemuan dengan ratusan pedagang korban kebakaran Pasar Dwikora untuk membahas langkah penanganan pascabencana....

Pemko Siantar Beri Layanan Psikososial untuk Korban Kebakaran Pasar Dwikora

Pemko Siantar Beri Layanan Psikososial untuk Korban Kebakaran Pasar Dwikora

22/06/2026

SBNpro - Siantar Pemerintah Kota Pematangsiantar memberikan layanan dukungan psikososial kepada korban kebakaran Pasar Dwikora. Kegiatan berlangsung di Kantor Camat...

Pukul Gonrang, Wali Kota Siantar Buka FASI XIII Sumut

Pukul Gonrang, Wali Kota Siantar Buka FASI XIII Sumut

20/06/2026

SBNpro - Siantar Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi membuka Festival Anak Sholeh Indonesia (FASI) XIII Tingkat Provinsi Sumatera Utara Tahun...

Andika Prayogi Sinaga Kembali Nahkodai PAC Pemuda Pancasila Siantar Barat

Andika Prayogi Sinaga Kembali Nahkodai PAC Pemuda Pancasila Siantar Barat

19/06/2026

SBNpro - Siantar Andika Prayogi Sinaga kembali dipercaya memimpin Pimpinan Anak Cabang (PAC) Kecamatan Siantar Barat untuk periode 2026–2029. Penetapan...

Discussion about this post

TRENDING MINGGU INI

  • 1000 Tahun Usia Batak, Ada 10 Generasi yang Hilang?

    646 shares
    Share 258 Tweet 162
  • Daftar Nama Pejabat Pemko Siantar yang Dilantik

    106 shares
    Share 42 Tweet 27
  • Batak dan Melayu Identitas Buatan Kolonial, Nenek Moyang Karo Lebih Tua dari Si Raja Batak

    656 shares
    Share 262 Tweet 164
  • Pewaris Raja Sidamanik Op Naihorsik Ziarah Makam dan Maranggir

    506 shares
    Share 202 Tweet 127
  • Kliennya Bebas, tapi Kuasa Hukum Terdakwa Dukung Penyelidikan Ulang

    118 shares
    Share 68 Tweet 21
  • Miliki SHM, PT SIA Kuasai Lahan di Buntu Bayu Hatonduhan Secara Sah

    118 shares
    Share 47 Tweet 30
  • Sumiharjo Pakpahan, Orang Susah dari Siantar, Hingga Menjadi Mayjen TNI

    1905 shares
    Share 821 Tweet 452
SBNpro.com

© 2017-2024 SBN Pro

rotasi barak berita hari ini danau toba

Navigate Site

  • Redaksi
  • Privacy
  • Pedoman

Follow Us

No Result
View All Result
  • SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • KOLOM
  • KESEHATAN
  • KOMUNITAS
  • TEKNOLOGI
  • VIDEO

© 2017-2024 SBN Pro

rotasi barak berita hari ini danau toba