SBNpro.com
Jumat, Juni 19, 2026
  • SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • KOLOM
  • KESEHATAN
  • KOMUNITAS
  • TEKNOLOGI
  • VIDEO
No Result
View All Result
SBNpro.com
No Result
View All Result
SBNpro.com
  • SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • KOLOM
  • KESEHATAN
  • KOMUNITAS
  • TEKNOLOGI
  • VIDEO
ADVERTISEMENT
Home Nasional

Demi Masa Depan, Proses Adopsi Anak Ribet, Ini Mekanisme dan Syaratnya

SBNPro.com by SBNPro.com
18/05/2023
A A
Demi Masa Depan, Proses Adopsi Anak Ribet, Ini Mekanisme dan Syaratnya
77
SHARES
167
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp
Konsep Otomatis
ADVERTISEMENT

SBNpro – Siantar

Untuk mengadopsi anak sesuai prosedur tidaklah mudah. Banyak syarat yang harus dipenuhi. Serta, harus pula lolos dari tim penilaian yang berasal dari berbagai instansi pemerintahan dan lembaga negara.

Hal itu dilakukan, demi menjamin psikologis maupun masa depan anak yang akan diadopsi, serta untuk memastikan hak anak terpenuhi. Sehingga, adopsi ilegal atau tanpa melalui proses pengadilan, dikhawatirkan mengganggu psikologis anak.

“Jadi masyarakat jangan mengambil jalur pintas,” sebut Pendamping Anak dari Kementerian Sosial di Kota Siantar, Nova Sipayung, saat ditemui jurnalis beberapa hari yang lalu di Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kota Siantar.

Ada 3 mekanisme proses adopsi anak, sebut Nova Sipayung. Diantaranya, adopsi langsung, adopsi tidak langsung dan adopsi “single parents” atau orang tua tunggal.

Dijelaskan, adopsi langsung merupakan adopsi, dimana orangtua biologis anak bertemu dengan calon orangtua angkat. “Cara ini jarang ditemukan. Karena rata-rata calon orangtua angkat enggan dipertemukan,” ucap Nova.

Sedangkan adopsi tidak langsung, biasanya terjadi pada anak terlantar atau terhadap temuan bayi.

“Adopsi tidak langsung itu biasanya jika ada temuan bayi terlantar. Bekerjasama dengan kepolisian, kita akan menitipkan sang anak ke panti asuhan. Nantinya jika ada yang berminat menjadi orangtua angkat, kita akan proses syarat-syaratnya,” paparnya.

Sementara untuk ‘single parents’ tidak berbeda jauh dengan adopsi langsung. Sesuai namanya, orangtua biologis anak adalah tunggal, baik bapak ataupun hanya ibu.

Katanya, ada juga orangtua, meski telah memiliki anak, namun tetap ingin mengadopsi anak, dengan syarat, anak kandung orangtua tersebut, anak tunggal. Pun demikian, sebutnya, kebanyakan yang mengadopsi anak adalah orangtua yang tidak memiliki anak.

Untuk mengadopsi, ada banyak tahapan yang harus dilalui. Seperti, konsultasi, lalu melengkapi dokumen yang disyaratkan. “Nah di dokumen ini yang cukup ribet. Tapi itu akan menentukan seberapa niat calon orangtua angkat ini untuk mengadopsi,” tandas Nova.

Calon orangtua angkat, kata Nova, berusia minimal 30 tahun dan maksimal 55 tahun. “Untuk usia pernikahan juga ada batasannya, yaitu sedikitnya 5 tahun usia pernikahan,” tambahnya.

Untuk calon ibu angkat juga harus menyertakan surat pemeriksaan rahim dari dokter spesialis Obstetri dan Ginekologi. “Pastinya untuk calon kedua orangtua angkat memeriksa kesehatan jiwa dari Psikiater atau dokter spesialis kejiwaan,” ungkapnya.

Harta benda calon orangtua angkat juga menjadi pertimbangan. Sebab jaminan pendidikan dan masa depan anak akan menentukan patut tidaknya pasangan itu mengadopsi.

“Kalau orangtua angkat memiliki harta benda, sang anak kita pastikan mendapat warisan. Kita tidak mau jika anak itu nantinya dianggap berbeda. Mereka sudah terabaikan sejak dilahirkan. Kasihan mereka,” katanya lirih.

Nova menjelaskan setidaknya 24 persyaratan dokumen yang harus dilengkapi. Calon orangtua angkat dapat memintanya ke Kantor Dinas Sosial di Jalan Dahlia, Kelurahan Simarito, Kecamatan Siantar Barat.

Sejak bertugas di Dinas Sosial tahun 2017 lalu, Nova menangani cukup banyak permohonan adopsi anak. Namun hanya sedikit yang menyanggupi persyaratan-persyaratan yang diajukan.

“Untuk sekarang ada 2 yang sedang kita ajukan. Yang lain biasanya mundur sebelum berperang, atau sudah menyerah setelah melihat persyaratan itu. Mereka belum juga menghadapi pengadilan,” ungkapnya, selanjutnya menambahkan, sejak 2017 hanya ada 3 orangtua angkat lolos di Pengadilan Negeri Siantar.

Setelah calon orangtua angkat melengkapi dokumen, mereka akan menghadapi sidang di Dinas Sosial Provinsi Sumut. Di sana akan dihadirkan perwakilan Hakim Pengadilan Negeri, Kejaksaan, Pengadilan Agama, Kepolisian, Kemenkumham dan pendamping anak.

“Namanya itu Tim Pertimbangan Perizinan Pengangkatan Anak (PIPA). Ini masih tahap awal sebelum persidangan di Pengadilan Negeri,” lanjutnya.

Biasanya, setelah berproses di Tim PIPA, maka persidangan pengadilan negeri nantinya akan lebih mudah. “Banyak yang tidak lolos dalam pertimbangan Tim PIPA ini,” pungkasnya.

Jika calon orangtua angkat dinyatakan sah mengadopsi sang anak, petugas Dinas Sosial juga akan memantau perkembangannya. Mereka memastikan anak tersebut mendapat gizi dan kasih sayang yang layak.

“Dari kasat mata kita bisa melihat perkembangan tubuhnya. Apakah makin gemuk atau tidak. Bagaimana dia merespon orang lain,” tuturnya.

Disarankan, agar anak adopsi tidak langsung dimasukkan ke dalam Kartu Keluarga (KK), sebelum proses dari pengadilan selesai. “Karena nanti si anak juga akan dicoba diasuh calon orangtua angkat selama 6 bulan. Hal itu untuk membentuk hubungan emosional keduanya,” paparnya. (*)

Editor: Purba

Tags: adopsiAdopsi anakmekanisme dan syarat adopsiNova sipayungproses adopsi ribet
Share31Tweet19Send

Related Posts

Kebakaran melanda kawasan Pasar Dwikora atau yang dikenal masyarakat sebagai "Pajak Parluasan" di Kota Pematangsiantar, Kamis (18/6/2026) dini hari. Sedikitnya 311 kios pedagang dilaporkan hangus terbakar dalam peristiwa tersebut.

311 Kios Pasar Dwikora Siantar Ludes Terbakar, Polisi Perketat Pengamanan

18/06/2026

SBNpro - Siantar Kebakaran melanda kawasan Pasar Dwikora atau yang dikenal masyarakat sebagai "Pajak Parluasan" di Kota Pematangsiantar, Kamis (18/6/2026)...

Wali Kota Siantar dan Bunda PAUD Lepas 784 Anak PAUD-SAB

Wali Kota Siantar dan Bunda PAUD Lepas 784 Anak PAUD-SAB

17/06/2026

SBNpro - Siantar Sebanyak 784 anak didik Pendidikan Anak Usia Dini-Sanggar Anak Balita (PAUD-SAB) se-Kota Pematangsiantar Tahun Ajaran 2025/2026 resmi...

Herlina Hadiri Pembukaan MTQ Sumut, Beri Motivasi Kafilah Siantar

Herlina Hadiri Pembukaan MTQ Sumut, Beri Motivasi Kafilah Siantar

16/06/2026

SBNpro - Deli Serdang Wakil Wali Kota Pematangsiantar Herlina menghadiri pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) ke-40 Tingkat Provinsi Sumatera...

Sidak Komisi II DPRD, Sekolah di Siantar Kekurangan Guru

Sidak Komisi II DPRD, Sekolah di Siantar Kekurangan Guru

15/06/2026

SBNpro - Siantar Komisi II DPRD Kota Pematangsiantar menemukan kekurangan tenaga pendidik saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke SD Negeri...

Ishak Hutasuhut Kembali Pimpin Al Washliyah Siantar, Komitmen Perkuat Kolaborasi dan Toleransi

Ishak Hutasuhut Kembali Pimpin Al Washliyah Siantar, Komitmen Perkuat Kolaborasi dan Toleransi

14/06/2026

SBNpro - Siantar Suasana khidmat dan penuh semangat kebersamaan mewarnai pelantikan Pengurus Daerah (PD) Al Jam'iyatul Washliyah Kota Pematangsiantar masa...

Tongam Bantah Tuduhan Terima Uang Terkait Pansus Eks Rumah Singgah

Tongam Bantah Tuduhan Terima Uang Terkait Pansus Eks Rumah Singgah

13/06/2026

SBNpro - Siantar Mantan Ketua Panitia Khusus (Pansus) Eks Rumah Singgah Covid-19 DPRD Kota Pematangsiantar, Tongam Pangaribuan, membantah tuduhan yang...

Discussion about this post

TRENDING MINGGU INI

  • 1000 Tahun Usia Batak, Ada 10 Generasi yang Hilang?

    581 shares
    Share 232 Tweet 145
  • 311 Kios Pasar Dwikora Siantar Ludes Terbakar, Polisi Perketat Pengamanan

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Ishak Hutasuhut Kembali Pimpin Al Washliyah Siantar, Komitmen Perkuat Kolaborasi dan Toleransi

    51 shares
    Share 20 Tweet 13
  • Tongam Bantah Tuduhan Terima Uang Terkait Pansus Eks Rumah Singgah

    50 shares
    Share 20 Tweet 13
  • Herlina Hadiri Pembukaan MTQ Sumut, Beri Motivasi Kafilah Siantar

    49 shares
    Share 20 Tweet 12
  • Sidak Komisi II DPRD, Sekolah di Siantar Kekurangan Guru

    48 shares
    Share 19 Tweet 12
  • Sumiharjo Pakpahan, Orang Susah dari Siantar, Hingga Menjadi Mayjen TNI

    1882 shares
    Share 812 Tweet 446
SBNpro.com

© 2017-2024 SBN Pro

rotasi barak berita hari ini danau toba

Navigate Site

  • Redaksi
  • Privacy
  • Pedoman

Follow Us

No Result
View All Result
  • SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • KOLOM
  • KESEHATAN
  • KOMUNITAS
  • TEKNOLOGI
  • VIDEO

© 2017-2024 SBN Pro

rotasi barak berita hari ini danau toba