SBNpro.com
Kamis, Juli 9, 2026
  • SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • KOLOM
  • KESEHATAN
  • KOMUNITAS
  • TEKNOLOGI
  • VIDEO
No Result
View All Result
SBNpro.com
No Result
View All Result
SBNpro.com
  • SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • KOLOM
  • KESEHATAN
  • KOMUNITAS
  • TEKNOLOGI
  • VIDEO
ADVERTISEMENT
Home Nasional

Bukti Kegigihan Lim Tee Kee, 100 Tahun Kopi Kok Tong Melegenda dari Siantar

SBNPro.com by SBNPro.com
18/02/2025
A A
Bukti Kegigihan Lim Tee Kee, 100 Tahun Kopi Kok Tong Melegenda dari Siantar
120
SHARES
260
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp
Konsep Otomatis
ADVERTISEMENT
Akiong bersama keluarga saat merayakan 100 tahun Kok Tong

SBNpro – Siantar

Dari Kota Siantar, Kopitiam (Warung Kopi) Kok Tong semakin melegenda. Cita rasanya yang khas, tetap dipertahankan pewarisnya hingga saat ini, membuat penikmat kopi selalu setia untuk menyeruput kopi Kok Tong.

29 Januari 2025 yang lalu, 100 tahun sudah usia Warung Kopi Kok Tong yang terletak di Perempatan (Warkop) Jalan Cipto Mangunkusumo dengan Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Kelurahan Dwikora, Kecamatan Siantar Barat, Kota Siantar, Sumatera Utara.

Hadirnya Warkop Kok Tong di Kota Siantar, berawal dari dan bukti kegigihan seorang anak muda dari Kota Fu Zhou, Provinsi Fu Jian, Tiongkok, yang merantau ke Indonesia sekira tahun 1900-an.

Anak muda itu adalah Lim Tee Kee. Saat merantau, kakek dari pengelola Warkop Kok Tong di Perempatan Jalan Cipto dengan Jalan Dr Wahidin saat ini, Akiong, ketika itu masih berusia 18 tahun. Ia lahir tahun 1896.

Beberapa tahun di perantauan, persisnya pada 29 Januari 1925, Lim Tee Kee membuka usaha warung kopi pertamanya di Kota Siantar, dengan nama Heng Seng.

“Tahun 1925 pertama kali kakek kami membuka warung kopi ini. Namanya saat itu masih Heng Seng,” ucap Paimin Halim yang sering disapa Akiong, Senin 17 Pebruari 2025.

Usaha warung kopi yang berdiri di zaman Hindia Belanda itu, hingga kini, terus bertahan. Dan saat ini, telah pula melebarkan sayapnya ke berbagai daerah oleh pewaris Lim Tee Kee. Seperti di Jakarta, Medan, Bandar Udara (Bandara) Internasional Kuala Namu, serta di berbagai daerah yang ada di Sumatera Utara maupun di luar Sumatera Utara.

Tahun 1970, Warkop Kok Tong dikelola (diteruskan) putra dari Lim Tee Kee bernama Lim Kok Tong (ayah kandung dari Akiong).

Di masanya, Lim Kok Tong membuka pabrik bubuk kopi Kok Tong, lalu mengubah nama warung kopi menjadi Massa Kok Tong, yang saat ini semakin populis dan melegenda, dengan tetap mempertahankan tradisi dan cita rasanya yang khas.

Sejumlah penikmat kopi mengaku, setiap harinya, harus menyeruput kopi Kok Tong. “Gak bisa tidak. Minimal dua kali aku ngopi di Kok Tong ini. Rasanya tetap, gak berubah sejak dulu,” ujar Carles di Warkop Kok Tong yang ada di Perempatan Jalan Cipto dengan Jalan Dr Wahidin.

Saat ini Warkop atau Cafe Kok Tong tak lagi sulit untuk ditemukan di Kota Siantar. Di Jalan Cipto saja, sudah ada beberapa warkop atau cafe Kok Tong. Belum lagi di Jalan Sutomo, di Komplek Mega Land, maupun di lokasi lainnya.

Meski warung semakin bertambah cukup signifikan, namun pelanggan (penikmat kopi) Kok Tong tak pernah sepi. Bahkan, tokoh nasional, tokoh daerah dan tokoh lokal, tidak sedikit yang sudah menikmati sajian Warkop Kok Tong.

Teranyar, Calon Presiden Anies Baswedan, tampak menikmati sajian Kok Tong yang ada di Jalan Sutomo. Juga sejumlah menteri, Anggota DPR-RI di masanya, juga pernah berkunjung ke sana.

“Apalagi pejabat publik lokal, ya sudah tidak terhitung lah. Malah kami (sejumlah wartawan), tidak jarang wawancara dengan nara sumber (pejabat publik) di Kok Tong,” tutur P Siahaan, seorang jurnalis yang cukup senior di Kota Siantar.

Uniknya, lanjut P Siahaan, bukan hanya elit politik, tokoh publik, dan pengusaha sukses sebagai penyeruput kopi Kok Tong. Melainkan, kelompok masyarakat awam juga cukup banyak sebagai penikmat kopi Kok Tong. “Itu karena, harganya yang masih terjangkau,” katanya.

Akiong yang juga memiliki nama Lim Ciang mengatakan, ia mengelola Warung Kopi Kok Tong saat ini, merupakan generasi ke tiga. “Dan bahkan saat ini sudah diteruskan oleh generasi ke empat. Yakni, anak saya,” ucapnya.

Katanya, cita rasa yang khas dan tradisi yang kental, menjadi hal yang harus tetap dipertahankan dari setiap cangkirnya. “Cita rasa dan tradisinya harus tetap kami pertahankan. Hal itu menjadi pesan yang kami wariskan kepada anak kami untuk dipegang teguh,” sebutnya.

Untuk merayakan ulang tahun yang ke 100, Kok Tong memberikan promo special. “Rayakan 100 tahun Kok Tong dengan promo special. Dapatkan tumbler ekslusif untuk pembelian di tahun 2025,” ungkap Akiong. (*)

Editor: Purba

Tags: 100 tahun100 tahun melegendaAkiongkok tongLim Tee KeeWarung Kopi Kok Tong
Share48Tweet30Send

Related Posts

Pemko Siantar Salurkan Bantuan Rp10 Juta untuk Pedagang Korban Kebakaran Pasar Dwikora

Pemko Siantar Salurkan Bantuan Rp10 Juta untuk Pedagang Korban Kebakaran Pasar Dwikora

25/06/2026

SBNpro - Siantar Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar mulai menyalurkan bantuan kepada pedagang korban kebakaran Pasar Dwikora. Setiap kios yang terdampak...

Pemko Siantar Miliki Anggaran Pembangunan Kembali Kios Pasar Dwikora

Pemko Siantar Miliki Anggaran Pembangunan Kembali Kios Pasar Dwikora

24/06/2026

SBNpro - Siantar Pemerintah Kota Pematangsiantar menyatakan memiliki dan kemampuan anggaran untuk pembangunan kembali kios Pasar Dwikora yang terbakar beberapa...

Pascakebakaran, Pemko Siantar Bahas Pemulihan Pasar Dwikora Bersama Pedagang

Pascakebakaran, Pemko Siantar Bahas Pemulihan Pasar Dwikora Bersama Pedagang

23/06/2026

SBNpro - Siantar Pemerintah Kota Pematangsiantar menggelar pertemuan dengan ratusan pedagang korban kebakaran Pasar Dwikora untuk membahas langkah penanganan pascabencana....

Pemko Siantar Beri Layanan Psikososial untuk Korban Kebakaran Pasar Dwikora

Pemko Siantar Beri Layanan Psikososial untuk Korban Kebakaran Pasar Dwikora

22/06/2026

SBNpro - Siantar Pemerintah Kota Pematangsiantar memberikan layanan dukungan psikososial kepada korban kebakaran Pasar Dwikora. Kegiatan berlangsung di Kantor Camat...

Indah Kurnia Tekankan Pentingnya Layanan Kesehatan Humanis dan Responsif

21/06/2026

SBNpro - Denpasar Wakil Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI, Indah Kurnia, menegaskan pentingnya pelayanan kesehatan yang mengutamakan...

Pukul Gonrang, Wali Kota Siantar Buka FASI XIII Sumut

Pukul Gonrang, Wali Kota Siantar Buka FASI XIII Sumut

20/06/2026

SBNpro - Siantar Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi membuka Festival Anak Sholeh Indonesia (FASI) XIII Tingkat Provinsi Sumatera Utara Tahun...

Discussion about this post

TRENDING MINGGU INI

  • Rindu Mama yang Tak Bisa Kembali

    Rindu Mama yang Tak Bisa Kembali

    90 shares
    Share 36 Tweet 23
  • ANTARA AKU DAN SENJA

    65 shares
    Share 26 Tweet 16
  • Masih “DIA”

    59 shares
    Share 24 Tweet 15
  • 1000 Tahun Usia Batak, Ada 10 Generasi yang Hilang?

    620 shares
    Share 248 Tweet 155
  • Pergi Perlahan

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Retak yang Tak Terlihat

    52 shares
    Share 21 Tweet 13
  • Tidak Ada Kata Menyerah

    52 shares
    Share 21 Tweet 13
SBNpro.com

© 2017-2024 SBN Pro

rotasi barak berita hari ini danau toba

Navigate Site

  • Redaksi
  • Privacy
  • Pedoman

Follow Us

No Result
View All Result
  • SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • KOLOM
  • KESEHATAN
  • KOMUNITAS
  • TEKNOLOGI
  • VIDEO

© 2017-2024 SBN Pro

rotasi barak berita hari ini danau toba