ANTARA AKU DAN SENJA
oleh : Saskia Novita
Di bawah langit yang terbakar jingga
Aku duduk diam
Memeluk resah yang bahkan perjalanannya
Pun tak ternama
Di bahasa sehari-hari kita menyebutnya
”Lagi ngga baik-baik saja”
Tapi di Sastra Indonesia menyebutnya
”Jiwa yang sedang mencari rumahnya”
Senja datang perlahan, menyentuh ujung mataku
Cahaya yang memudar bukan pertanda kekalahan,
Ia hanya berpindah tempat
Seperti aku yang berpindah dari lelah menuju tujuan
Disini aku berdiri, di tepi yang retak
Angin menghembus keras, langkah terasa berat
Bahkan karena lemah, tapi karena jarak
Antara mimpi dan nyata yang begitu pekat
Prustasi ini bukan musuh sejati
Ia hanyalah bayangan dan sesuatu yang besar,
Jiwa yang gelisah adalah jiwa yang mencari
Dan pencarian itu sendiri adalah kabar yang di nanti
Maka biarkan lah senja ini menjadi saksi bisuku
Dari segala lelah yang ku peluk tanpa suara,
Kelak di titik ini aku akan menoleh ke belakang
Dan berkata ”Di sini lah semua bermula”
**
Penulis
Saskia Novita
Mahasiswa Politeknik Bisnis Indonesia










Discussion about this post