SBNpro.com
Rabu, Juli 22, 2026
  • SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • KOLOM
  • KESEHATAN
  • KOMUNITAS
  • TEKNOLOGI
  • VIDEO
No Result
View All Result
SBNpro.com
No Result
View All Result
SBNpro.com
  • SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • KOLOM
  • KESEHATAN
  • KOMUNITAS
  • TEKNOLOGI
  • VIDEO
ADVERTISEMENT
Home Simalungun

Habiskan Dana Rp 3,5 M, Proyek Pengolahan Jagung di Simalungun Cenderung Gagal

SBNPro.com by SBNPro.com
02/07/2025
A A

Sejumlah pekerja sedang membersihkan bekas tongkol jagung di Sentra IKM Pengolahan Jagung Disperindag Simalungun.

47
SHARES
103
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp
Konsep Otomatis
ADVERTISEMENT

SBNpro – Simalungun

Tahun 2023 yang lalu, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Simalungun membangun sentra (gedung dan sarana) pengolahan jagung di Nagori (Desa) Tanjung Pasir, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.

Sentra pengolahan jagung berbentuk industri kecil dan menengah (IKM) tersebut, dibangun dengan menggunakan (menghabiskan) Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2023 sebesar Rp 3,5 miliar.

Namun saat ini, persisnya menjelang 2 tahun beroperasi, dari 4 fungsi pengolahan jagung yang ada di gedung tersebut, hanya satu yang berfungsi. Tiga jenis mesin lainnya tidak berfungsi. Sehingga, Sentra IKM Pengolahan Jagung tersebut cenderung gagal.

Saat ini, di Sentra IKM Pengolahan Jagung Disperindag Simalungun tersebut, hanya mesin pemifil (mesin untuk memisahkan biji dari tongkol jagung) yang difungsikan.

Sedangkan mimpi Disperindag Simalungun untuk memproduksi tepung jagung, sama sekali tidak pernah dilakukan di Sentra IKM Pengolahan Jagung milik Disperindag tersebut.

Begitu pula dengan produksi bihun, juga tidak pernah ada di Sentra IKM Pengolahan Jagung tersebut.

“Yang difungsikan hanya mesin pemifilan. Mesin lainnya belum digunakan,” sebut seorang pegawai honor yang mengaku sebagai operator dan tekhnisi mesin di Sentra IKM Pengolahan Jagung, Rabu 2 Juli 2025, didampingi seorang wanita yang bertugas di bidang administrasi.

Dijelaskan pegawai honor ini, mesin pembuatan bihun tidak pernah digunakan, karena berbeda ilmu yang ia dapat saat pelatihan di pabrik mie di Kota Pematangsiantar dengan yang ada di Sentra IKM Pengolahan Jagung.

Sehingga ia kurang mengerti mengoperasikan mesin yang ada di Sentra IKM Pengolahan Jagung. “Kalau di pabrik yang di Siantar, mesinnya besar. Ini kecil. Jadi berbeda,” ujarnya.

Sedangkan hal lainnya, hingga saat ini masyarakat belum ada yang menaruh rasa percaya ke Sentra IKM Pengolahan Jagung untuk mengolah jagung menjadi tepung dan bihun, katanya.

Sementara, Sanggam Manik, pihak ke tiga yang sering memanfaatkan jasa pemifilan jagung di Sentra IKM Pengolahan Jagung mengatakan, diawal beroperasi, mesin pengering jagung sempat difungsikan.

Namun, setelah jagung dikeringkan di mesin yang ada di Sentra IKM Pengolahan Jagung, tingkat penyusutannya terlalu tinggi, yakni, hingga 28 persen dari total yang akan dikeringkan.

“Pernah awal-awal buka, mesin pengeringan dioperasikan. Tapi penyusutannya sampai 28 persen. Jadi gak ada yang mau. Sejak saat itu, (mesinnya) tidak pernah lagi difungsikan,” ucap Sanggam Manik.

Lebih lanjut Sanggam Manik mengatakan, sejak ia menjalin kerja sama dengan Sentra IKM Pengolahan Jagung Disperindag Simalungun, jagung hasil pemifilan yang yang diproduksi tidak lebih dari 200 kilogram setiap harinya.

“Kalau ada yang mencapai 1 ton per hari, sangat jarang sekali terjadi,” tutur Sanggam, lalu menambahkan, ia membayar jasa pemifilan sebesar Rp 100 per kilogram.

Masih 2 Tahun, Lantai Gedung Banyak yang Retak dan Terkelupas

Pantauan jurnalis, tampak gedung Sentra IKM Pengolahan Jagung di Desa Tanjung Pasir, lantainya banyak yang sudah retak, dan sebagian terkelupas. Padahal usia gedung sejak proyek selesai dikerjakan, masih 2 tahun.

Selain itu, bagian kusen yang terbuat dari kerangka baja ringan, ketebalannya diperkirakan terlalu tipis. Begitu pula dengan kondisi lahan di sekitar, banyak ditumbuhi semak dan rumput. Sehingga cukup banyak ditemukan ternak sapi berada di sekitar gedung.

Kemudian, “jembatan” timbang yang dibangun di sebelah gedung, serta genset JGW 63 KF yang ukurannya cukup besar, disebut, belum pernah digunakan. Begitu pula dengan tabung ipal, juga tidak digunakan. (*)

Share19Tweet12Send

Related Posts

Bahas Musda, DPD APPSI Beraudensi dengan Bupati Simalungun

28/05/2026

SBNpro - Simalungun Bupati Simalungun, Dr H Anton Achmad Saragih, menerima audiensi jajaran pengurus Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Pedagang Pasar...

Swadaya Warga Kerasaan Hijaukan Bantaran Sungai Lobang

24/05/2026

SBNpro - Simalungun Kepedulian terhadap lingkungan ditunjukkan masyarakat Kelurahan Kerasaan I, Kecamatan Pematang Bandar, Kabupaten Simalungun, melalui aksi penghijauan di...

Seorang anak berusia lima tahun, Nursaidah, warga Kecamatan Pematang Bandar, Kabupaten Simalungun, yang menderita leukemia membutuhkan bantuan untuk menjalani pengobatan, di tengah kondisi ekonomi keluarga yang terbatas.

Nursaidah, Bocah Pejuang Leukemia dari Simalungun Butuh Bantuan

05/04/2026

SBNpro - Simalungun Di usia yang seharusnya diisi dengan tawa dan permainan, Nursaidah (5), bocah asal Kecamatan Pematang Bandar, Kabupaten...

Penyidik Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Medan dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Siantar gerebek apotik di Jalan Rakutta Sembiring, Lorong 20, Kota Siantar, Rabu 10 Desember 2025. Sebanyak 400 liter formalin disita.

BBPOM dan Dinkes Gerebek Apotik di Siantar, 400 Liter Formalin Disita

12/12/2025

SBNpro - Siantar Penyidik Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Medan dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Siantar gerebek apotik di...

Wesly Ingatkan Pentingnya Podah Sang Naualuh Damanik di Patampei Sihilap TDPB

Wesly Ingatkan Pentingnya Podah Sang Naualuh Damanik di Patampei Sihilap TDPB

30/11/2025

SBNpro - Siantar Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn ingatkan tentang pentingnya Podah Sang Naualuh Damanik, berupa warisan kebijaksanaan...

Bupati Simalungun Tinjau Lokasi Banjir dan Serahkan Bantuan

Bupati Simalungun Tinjau Lokasi Banjir dan Serahkan Bantuan

13/10/2025

SBNpro - Simalungun Bupati Simalungun, Dr H Anton Achmad Saragih tinjau langsung lokasi banjir, Minggu 12 Oktober 2025. Disana, orang...

Discussion about this post

TRENDING MINGGU INI

  • 1000 Tahun Usia Batak, Ada 10 Generasi yang Hilang?

    635 shares
    Share 254 Tweet 159
  • Daftar Nama Pejabat Pemko Siantar yang Dilantik

    98 shares
    Share 39 Tweet 25
  • Sampri Vs Panther, Satu Tewas Belasan Luka-luka

    100 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Penulisan Pematang Siantar Harus Dipisah, Ini Tanggapan Sejarawan

    290 shares
    Share 116 Tweet 73
  • Ishak Hutasuhut Kembali Pimpin Al Washliyah Siantar, Komitmen Perkuat Kolaborasi dan Toleransi

    54 shares
    Share 22 Tweet 14
  • Pabrik Kelapa Sawit PT. SBSJJ di Simalungun Diresmikan, Akan Tampung 100 Pekerja  

    760 shares
    Share 385 Tweet 156
  • Cara Mengubah Data Desil Agar Terdaftar sebagai Penerima Bansos

    55 shares
    Share 22 Tweet 14
SBNpro.com

© 2017-2024 SBN Pro

rotasi barak berita hari ini danau toba

Navigate Site

  • Redaksi
  • Privacy
  • Pedoman

Follow Us

No Result
View All Result
  • SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • KOLOM
  • KESEHATAN
  • KOMUNITAS
  • TEKNOLOGI
  • VIDEO

© 2017-2024 SBN Pro

rotasi barak berita hari ini danau toba