SBNpro.com
Minggu, Juni 14, 2026
  • SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • KOLOM
  • KESEHATAN
  • KOMUNITAS
  • TEKNOLOGI
  • VIDEO
No Result
View All Result
SBNpro.com
No Result
View All Result
SBNpro.com
  • SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • KOLOM
  • KESEHATAN
  • KOMUNITAS
  • TEKNOLOGI
  • VIDEO
ADVERTISEMENT
Home Siantar

Air Mati 1 Pekan, PDAM Tirta Lihou Buat Warga Dolok Panribuan Merana

SBNPro.com by SBNPro.com
06/11/2023
A A
Air Mati 1 Pekan, PDAM Tirta Lihou Buat Warga Dolok Panribuan Merana
108
SHARES
235
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp
Konsep Otomatis
ADVERTISEMENT

SBNpro – Simalungun

Sudah satu pekan aliran air dari PDAM Tirta Lihou mati di tiga nagori (desa) di Kecamatan Dolok Panribuan, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. Warga di tiga nagori itu pun dibuat merana oleh perusahaan milik Bupati Simalungun tersebut.

Persisnya, aliran air mati terjadi di Nagori Dolok Parmonangan, Gunung Mariah dan Nagori Tiga Dolok. Disebut, air mati karena longsor yang terjadi di Huta Naga, Nagori Dolok Parmonangan.

“Sudah 1 minggu air kami mati. Katanya ada longsor di Huta Naga, Nagori Dolok Parmonangan,” ucap Jekson Butar-butar, Senin (06/11/2023), salah seorang warga Tiga Dolok yang merasa merana karena buruknya pelayanan PDAM Tirta Lihou.

Kata Jekson, air mati karena longsor merupakan alasan yang sudah sangat sering diterima warga Dolok Panribuan. Namun, antisipasi dari PDAM terkesan tidak maksimal.

“Karena di setiap musim penghujan, selalu air sering mati karena longsor. Tapi tetap saja PDAM memasang pipa distribusinya di tebing tanpa penyangga,” ujarnya.

Lebih lanjut diungkap Jekson, dalam satu bulan pada 4 bulan belakangan ini, setiap hari, aliran air mati secara bergantian di pemukiman warga.

“Bolak balik air mati pada setiap bulannya. Nanti sebelah kiri (kawasan pemukiman warga) hidup, sebelah kanannya mati. Itu terjadi sejak 4 bulan terakhir ini. Karena kalau musim hujan, pecah pipanya,” sebutnya.

Dampak dari matinya aliran air PDAM Tirta Lihou tersebut, masih menurut Jekson Butar-butar, membuat warga semakin menderita.

Air mati berkepanjangan, membuat biaya hidup bertambah besar. Sebab, untuk kebutuhan air bersih, warga harus membeli air kemasan. “Itu masih untuk keperluan makan, minum dan memasak,” tuturnya.

Kemudian, warga harus menempuh jarak yang cukup jauh untuk mandi di mata air atau umbul. Akibatnya, tidak jarang pelajar terlambat ke sekolah. Bahkan, terkadang ada yang tidak masuk sekolah.

Selain itu, warga juga berpotensi terkena penyakit kulit dan gatal-gatal. Itu terhadap sebagian warga yang memanfaatkan air “bondar” (irigasi) untuk mandi, mencuci pakaian dan mencuci barang pecah bela.

Katanya, pelaku UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) juga tedampak. Terutama pedagang rumah makan dan warung kopi. Mereka kewalahan untuk mendapatkan air bersih. (*)

Editor: Purba

Tags: Air Mati 1 PekanBuat Warga Meranadolok panribuanPDAM TIrta LihouTiga dolok
Share43Tweet27Send

Related Posts

Tongam Bantah Tuduhan Terima Uang Terkait Pansus Eks Rumah Singgah

Tongam Bantah Tuduhan Terima Uang Terkait Pansus Eks Rumah Singgah

13/06/2026

SBNpro - Siantar Mantan Ketua Panitia Khusus (Pansus) Eks Rumah Singgah Covid-19 DPRD Kota Pematangsiantar, Tongam Pangaribuan, membantah tuduhan yang...

Wesly Optimistis Garuda Muda Bangkit di Perebutan Tempat Ketiga

Wesly Optimistis Garuda Muda Bangkit di Perebutan Tempat Ketiga

12/06/2026

SBNpro - Medan Gemuruh dukungan puluhan ribu suporter yang memenuhi Stadion Utama Sumatera Utara, Kabupaten Deli Serdang, Kamis (11/6/2026) malam,...

Bahas Musda, DPD APPSI Beraudensi dengan Bupati Simalungun

28/05/2026

SBNpro - Simalungun Bupati Simalungun, Dr H Anton Achmad Saragih, menerima audiensi jajaran pengurus Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Pedagang Pasar...

Swadaya Warga Kerasaan Hijaukan Bantaran Sungai Lobang

24/05/2026

SBNpro - Simalungun Kepedulian terhadap lingkungan ditunjukkan masyarakat Kelurahan Kerasaan I, Kecamatan Pematang Bandar, Kabupaten Simalungun, melalui aksi penghijauan di...

Arif Harahap Ketua KNPI Siantar Terpilih Periode 2026-2029

10/05/2026

SBNpro - Siantar Samaul Arif Harahap terpilih sebagai Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Siantar periode 2026–2029, melalui Musyawarah...

Seorang anak berusia lima tahun, Nursaidah, warga Kecamatan Pematang Bandar, Kabupaten Simalungun, yang menderita leukemia membutuhkan bantuan untuk menjalani pengobatan, di tengah kondisi ekonomi keluarga yang terbatas.

Nursaidah, Bocah Pejuang Leukemia dari Simalungun Butuh Bantuan

05/04/2026

SBNpro - Simalungun Di usia yang seharusnya diisi dengan tawa dan permainan, Nursaidah (5), bocah asal Kecamatan Pematang Bandar, Kabupaten...

Discussion about this post

TRENDING MINGGU INI

  • 1000 Tahun Usia Batak, Ada 10 Generasi yang Hilang?

    558 shares
    Share 223 Tweet 140
  • Bupati Cairkan Gaji ke-13 ASN Pemkab Simalungun, 3 Hari Tuntas

    91 shares
    Share 36 Tweet 23
  • Wesly Optimistis Garuda Muda Bangkit di Perebutan Tempat Ketiga

    50 shares
    Share 20 Tweet 13
  • Masyarakat Adat Dorong Sinkronisasi Enam Regulasi

    50 shares
    Share 20 Tweet 13
  • 61 Peristiwa Bencana di Siantar Selama Semester I 2026

    49 shares
    Share 20 Tweet 12
  • Bahas Musda, DPD APPSI Beraudensi dengan Bupati Simalungun

    51 shares
    Share 20 Tweet 13
  • Ini Lokasi Pemadaman Listrik di Siantar dan Simalungun

    207 shares
    Share 83 Tweet 52
SBNpro.com

© 2017-2024 SBN Pro

rotasi barak berita hari ini danau toba

Navigate Site

  • Redaksi
  • Privacy
  • Pedoman

Follow Us

No Result
View All Result
  • SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • KOLOM
  • KESEHATAN
  • KOMUNITAS
  • TEKNOLOGI
  • VIDEO

© 2017-2024 SBN Pro

rotasi barak berita hari ini danau toba