SBNpro.com
Kamis, Agustus 13, 2026
  • SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • KOLOM
  • KESEHATAN
  • KOMUNITAS
  • TEKNOLOGI
  • VIDEO
No Result
View All Result
SBNpro.com
No Result
View All Result
SBNpro.com
  • SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • KOLOM
  • KESEHATAN
  • KOMUNITAS
  • TEKNOLOGI
  • VIDEO
ADVERTISEMENT
Home Siantar

Keuangan “Berdarah-darah” Ala RHS, Hingga Kesan Pemborosan

SBNPro.com by SBNPro.com
25/04/2022
A A
Program Si-Kerja RHS – ZW Akan Mampu Memutus Mata Rantai “Mafia” di Simalungun
132
SHARES
288
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp
Konsep Otomatis
ADVERTISEMENT

Oleh M Gunawan Purba

Tak jarang Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga (RHS) mengumbar, kalau kondisi keuangan Pemkab Simalungun sedang “berdarah-darah”, yang maksudnya, keuangan daerah sedang bermasalah, atau kurang memiliki kemampuan.

Pernyataan keuangan daerah tidak mampu “meng-handle” kebutuhan Simalungun, salah satunya diaplikasikan RHS dengan meminta penundaan pelaksanaan pemilihan kepala desa (pangulu/kepala nagori) ke Menteri Dalam Negeri (Mendagri), beberapa waktu lalu.

Tidak tanggung-tanggung, ada ratusan nagori (desa) yang diminta untuk ditunda pemilihan pangulunya. Padahal, pemilihan kepala desa merupakan suatu hal yang penting, bila ditinjau dari sisi demokrasi dan kebutuhan akan pelayanan maksimal terhadap masyarakat desa.

Sejatinya, pangulu merupakan hasil dari pesta rakyat. Dimana rakyat berdaulat untuk menentukan pemimpin desanya. Sama seperti hak rakyat untuk menentukan siapa Bupati, Walikota, Gubernur dan Presiden pilihannya.

Sehingga, bila pangulu merupakan hasil dari hunjukan bupati (pelaksana tugas/Plt), dampak dari penundaan yang tidak penting, maka patut diduga ada pengangkangan demokrasi disana. Karena rakyat berhak untuk menentukan pemimpinnya sendiri. Bukan pemimpin yang dipilih penguasa.

Mengingat pentingnya pangulu dalam memimpin pemerintahan desa, juga demi berlangsungnya proses demokrasi sebagaimana mestinya, sudah sepantasnya Bupati Simalungun membatalkan niatnya menunda pemilihan pangulu. Pasalnya, alasan kemampuan keuangan daerah kurang tepat, bila memperhatikan kebijakan anggaran yang ditetapkan Pemkab Simalungun. Sebab ada kesan pemborosan anggaran pada program kegiatan anggaran Pemkab Simalungun.

Salah satu kebijakan anggaran yang kurang tepat pada kondisi keuangan daerah disebut tidak mampu adalah, program anggaran kegiatan rehab Kantor Bupati Simalungun hingga menelan dana sebesar Rp 4,2 miliar, disaat kondisi kantor tersebut masih layak, bahkan masih terkesan megah.

Namun praktiknya, anggaran untuk rehab kantor itu ada ditampung di APBD Simalungun tahun 2022 sebesar Rp 4,2 miliar. Dengan demikian, pernyataan kemampuan keuangan daerah tidak mampu, menjadi kurang rasional.

Untuk itu, pemilihan pangulu sebagaimana mestinya (sesuai periode) di Simalungun, merupakan hal yang lebih prioritas (lebih penting), bila dibandingkan dengan rehab Kantor Bupati Simalungun.

Dan sangat penting pula, Pemkab menuntaskan perbaikan jalan rusak di Kabupaten Simalungun yang jumlahnya cukup banyak. Termasuk jalan kecamatan maupun jalan desa yang membutuhkan banyak sentuhan pembangunan.

Bukan hanya pemilihan pangulu dan jalan rusak, hal lebih penting lainnya, Pemkab Simalungun selayaknya memperbanyak jumlah armada mobil pemadam kebakaran (damkar) dan melakukan perbaikan mobil damkar. Serta menambah jumlah personil damkar yang profesional.

Sejauh ini, sangat sering mobil dan petugas damkar dari Pemko Siantar yang melakukan tugas pemadaman api, ketika kebakaran terjadi di wilayah Kabupaten Simalungun.

Dengan demikian, Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga sudah patut mengalihkan anggaran rehab kantornya Rp 4,2 miliar ke program kegiatan anggaran yang dampaknya dapat dirasakan masyarakat secara langsung. Seperti, anggaran untuk perbaikan jalan rusak, pengadaan mobil damkar dan bisa juga untuk membiayai pemilihan pangulu.

Sepanjang bupati berkeinginan untuk mengalihkan anggaran tersebut, tentunya hal itu bisa dilakukan bupati dengan meminta persetujuan dari DPRD Simalungun.

Serta, bupati juga perlu mengingat janji kampanyenya tentang niatnya untuk mensejahterakan rakyat. Sementara saat ini, salah satu hal yang menghambat kesejahteraan rakyat adalah banyaknya jalan rusak di Simalungun.

Ditambah lagi, ada kesan pemborosan anggaran, bila rehab kantor dilaksanakan ketika masih banyak yang lebih prioritas untuk dikerjakan. Perlu juga, bupati memperhatikan program anggaran lain yang dianggap tidak prioritas, kemudian mengalihkannya pula ke program lain. Ayo Pak Bupati RHS, kamu bisa! (*)

Tags: kesan pemborosan anggarankeuangan nerdarah-darahRhs
Share53Tweet33Send

Related Posts

Anggota Komisi 1 DPRD Siantar Erwin Freddy Siahaan Sosialisasi Perda Nomor 1 Tahun 2021

Anggota Komisi 1 DPRD Siantar Erwin Freddy Siahaan Sosialisasi Perda Nomor 1 Tahun 2021

12/08/2026

SBNpro - Siantar Anggota Komisi 1 DPRD Kota Pematangsiantar Erwin Freddy Siahaan, MBA (HONS) BM sosialisasikan Peraturan Daerah Nomor 1...

Dinas PKP Siapkan Penataan Kawasan Kumuh di Kota Siantar

Dinas PKP Siapkan Penataan Kawasan Kumuh di Kota Siantar

10/08/2026

SBNpro - Siantar Pemko Siantar mulai mempercepat rencana penataan kawasan kumuh dengan menetapkan lima kelurahan sebagai prioritas penanganan. Langkah ini...

Pemko Siantar Salurkan Bantuan Rp10 Juta untuk Pedagang Korban Kebakaran Pasar Dwikora

Pemko Siantar Salurkan Bantuan Rp10 Juta untuk Pedagang Korban Kebakaran Pasar Dwikora

25/06/2026

SBNpro - Siantar Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar mulai menyalurkan bantuan kepada pedagang korban kebakaran Pasar Dwikora. Setiap kios yang terdampak...

Pemko Siantar Miliki Anggaran Pembangunan Kembali Kios Pasar Dwikora

Pemko Siantar Miliki Anggaran Pembangunan Kembali Kios Pasar Dwikora

24/06/2026

SBNpro - Siantar Pemerintah Kota Pematangsiantar menyatakan memiliki dan kemampuan anggaran untuk pembangunan kembali kios Pasar Dwikora yang terbakar beberapa...

Pascakebakaran, Pemko Siantar Bahas Pemulihan Pasar Dwikora Bersama Pedagang

Pascakebakaran, Pemko Siantar Bahas Pemulihan Pasar Dwikora Bersama Pedagang

23/06/2026

SBNpro - Siantar Pemerintah Kota Pematangsiantar menggelar pertemuan dengan ratusan pedagang korban kebakaran Pasar Dwikora untuk membahas langkah penanganan pascabencana....

Pemko Siantar Beri Layanan Psikososial untuk Korban Kebakaran Pasar Dwikora

Pemko Siantar Beri Layanan Psikososial untuk Korban Kebakaran Pasar Dwikora

22/06/2026

SBNpro - Siantar Pemerintah Kota Pematangsiantar memberikan layanan dukungan psikososial kepada korban kebakaran Pasar Dwikora. Kegiatan berlangsung di Kantor Camat...

Discussion about this post

TRENDING MINGGU INI

  • Dinas PKP Siapkan Penataan Kawasan Kumuh di Kota Siantar

    Dinas PKP Siapkan Penataan Kawasan Kumuh di Kota Siantar

    145 shares
    Share 58 Tweet 36
  • Anggota Komisi 1 DPRD Siantar Erwin Freddy Siahaan Sosialisasi Perda Nomor 1 Tahun 2021

    90 shares
    Share 36 Tweet 23
  • 1000 Tahun Usia Batak, Ada 10 Generasi yang Hilang?

    661 shares
    Share 264 Tweet 165
  • Bus Sibual-buali Tabrak Pohon dan Terbalik, 1 Tewas, 7 Kritis dan 20 Luka Ringan

    143 shares
    Share 103 Tweet 17
  • Keranjang Bambu, Kerajinan Khas dari Simalungun

    1429 shares
    Share 572 Tweet 357
  • Bosar Maligas dan Serbelawan Banjir, 368 Rumah Terendam, Warga Mengungsi

    159 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Pemerintah dan BI Luncurkan Uang Peringatan 75 Tahun Kemerdekaan RI

    107 shares
    Share 43 Tweet 27
SBNpro.com

© 2017-2024 SBN Pro

rotasi barak berita hari ini danau toba

Navigate Site

  • Redaksi
  • Privacy
  • Pedoman

Follow Us

No Result
View All Result
  • SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • KOLOM
  • KESEHATAN
  • KOMUNITAS
  • TEKNOLOGI
  • VIDEO

© 2017-2024 SBN Pro

rotasi barak berita hari ini danau toba