SBNpro.com
Kamis, Juni 4, 2026
  • SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • KOLOM
  • KESEHATAN
  • KOMUNITAS
  • TEKNOLOGI
  • VIDEO
No Result
View All Result
SBNpro.com
No Result
View All Result
SBNpro.com
  • SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • KOLOM
  • KESEHATAN
  • KOMUNITAS
  • TEKNOLOGI
  • VIDEO
ADVERTISEMENT
Home Siantar

Kapoldasu Paparkan Kasus Penembakan Marsal Harahap dengan Detail

SBNPro.com by SBNPro.com
24/06/2021
A A
Kapoldasu Paparkan Kasus Penembakan Marsal Harahap dengan Detail
88
SHARES
191
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp
ADVERTISEMENT

 

SBNpro – Siantar

Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Kapoldasu) Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak didampingi Panglima Kodam I/Bukit Barisan (Pangdam I/BB) Mayjen TNI Hassanuddin paparkan kasus penembakan (pembunuhan) wartawan Lasser News Today Mara Salem Harahap alias Marsal Harahap, melalui konprensi pers yang digelar di Markas Polres Siantar, Kamis (24/06/2021).

Cukup detail hal yang dipaparkan Kapoldasu pada konprensi pers tersebut. Seperti identitas dan peran dari 2 tersangka yang ditetapkan penyidik kepolisian, dan peran A yang merupakan oknum aparatur. Adapun dua tersangka yang ditetapkan penyidik Polri adalah Y dan S.

Dikatakan Kapoldasu, Y dan A berperan selaku eksekutor pada peristiwa penembakan pada Jumat malam lalu. Dimana, Y sebagai joki sepeda motor dan A sebagai penembak.

Jumat yang lalu sekira pukul 14.30 WIB, atas permintaan S untuk memberikan pelajaran terhadap korban, A menjemput Y di Jalan Vihara, Kota Siantar dengan menggunakan mobil Inova BK 804 WB.

A dan Y bergerak menuju Warung tuak milik seorang ibu beru Ginting yang terletak di Jalan Rindung, Kelurahan Tanjung Pinggir, Kecamatan Siantar Martoba, Kota Siantar. Disana Y memantau keberadaan korban. Lalu, Y juga memantau rumah korban di Huta VII.

Kemudian tersangka Y bertemu kembali dengan A di salah satu hotel di Megaland. Lalu Y dan A berangkat menuju tempat hiburan malam (THM) F. Disana, mereka menitipkan sepeda motor. Lalu meminjam sepeda motor Vario warnah hitam dari rekannya A.

Lalu Y membonceng A menuju rumah korban di Huta VII. Dari sana, Y dan A mengetahui kalau korban belum pulang ke rumahnya. “Sampai disana korban belum pulang,” ucap Irjen Pol Panca Simanjuntak.

Dijelaskan Kapoldasu, selepas dari warung tuak di Jalan Rindung, korban Marsal Harahap bersama seorang wanita menuju salah satu kamar yang ada di Siantar Hotel. Dari kamar di Siantar Hotel, sebut Panca Simanjuntak, korban pergi menemui orang yang ada disebelah kamarnya.

Kemudian, korban bergerak dari Siantar Hotel menuju rumahnya di Huta VII. Sementara, Y dan A yang sempat bergerak dari arah rumah korban menuju arah Kota Siantar, dengan mengendarai sepeda motor Vario warnah hitam, berselisi jalan dengan mobil yang dikendarai korban.

Y pun memutar arah sepeda motor yang ia kendalikan, mengejar dan kemudian mendahului mobil yang dikendarai korban. Hingga di tempat kejadian perkara (TKP), sebuah jalan umum di Huta VII, A menembak korban yang ada di dalam mobil.

“Setelah berselisih, selanjutnya Y kejar mobil korban dan mendahului hingga ke TKP. Dari atas sepeda motor bersama Y yang kemudikan sepeda motor, A yang lakukan penembakan,” papar Kapoldasu.

Tembakan A mengenai paha kiri bagian atas korban. Peluru (proyektil), ungkap Kapoldasu tidak tembus. Melainkan, juga mengenai tulang, sehingga tulang korban patah.

Serta mengenai pembuluh darah arteri, sehingga menyebabkan pendarahan, dan korban meninggal disaat diperjalanan menuju rumah sakit, karena kehabisan darah.

Sementara, setelah penembakan, tersangka Y dan A mengembalikan sepeda motor Vario yang mereka pinjam. Lalu bergerak menuju THM F. Di tempat hiburan malam itu, Y dan A “minum-minum” hingga sekira jam 06.00 WIB.

Sedangkan senpi yang digunakan untuk menembak, lanjut Kapoldasu, disimpan oleh Y. Oleh Y, senjata api jenis pistol pabrikan itu ditanam Y di lokasi pekuburan orang tuanya, beserta 6 butir peluruh. Oleh Tim Gabungan Poldasu, senpi dan peluruh itu telah ditemukan dan disita menjadi barang bukti (BB).

Lebih lanjut, Panca Simanjuntak mengatakan, dari hasil penyelidikan, S berperan sebagai orang yang meminta Y dan A untuk memberi pelajaran terhadap korban. Karena korban dianggap kerap mengganggu melalui pemberitaan, meski telah menerima jatah.

Serta, sebut Kapoldasu, korban disebut juga meminta upeti bulanan dari THM F sebesar Rp 12 juta per bulan. Dimana angka Rp 12 juta itu dikonversi dari nilai dua butir ekstasi per hari. Disampaikan juga biaya pembelian senpi dan imbalan yang diterima Y dan A.

Dipaparkan pula, kalau penyidik telah melakukan uji balistik terhadap senjata dan proyektil yang ditemukan di paha korban. Dimana proyektil itu tidak keluar, melainkan pecah tiga. Dari uji balistik, hasilnya identik.

Sebelumnya disampaikan, barang bukti yang disita penyidik diantaranya, mobil korban, parang yang ditemukan dari mobil korban, air soft gun warnah hitam milik korban, kwitansi dari THM F, sepatu, kemeja dan ikat pinggang.

BB lainnya, senjata api pistol yang digunakan menembak korban, peluruh kaliber 9 mm dan sepeda motor Honda Vario yang digunakan untuk menembak. Katanya, penyelidikan dibantu Kodam I/BB dan jajarannya. (*)

Tags: Kapoldasumarsal harahappaparkan kasus penembakan
Share35Tweet22Send

Related Posts

Bahas Musda, DPD APPSI Beraudensi dengan Bupati Simalungun

28/05/2026

SBNpro - Simalungun Bupati Simalungun, Dr H Anton Achmad Saragih, menerima audiensi jajaran pengurus Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Pedagang Pasar...

Swadaya Warga Kerasaan Hijaukan Bantaran Sungai Lobang

24/05/2026

SBNpro - Simalungun Kepedulian terhadap lingkungan ditunjukkan masyarakat Kelurahan Kerasaan I, Kecamatan Pematang Bandar, Kabupaten Simalungun, melalui aksi penghijauan di...

Arif Harahap Ketua KNPI Siantar Terpilih Periode 2026-2029

10/05/2026

SBNpro - Siantar Samaul Arif Harahap terpilih sebagai Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Siantar periode 2026–2029, melalui Musyawarah...

Seorang anak berusia lima tahun, Nursaidah, warga Kecamatan Pematang Bandar, Kabupaten Simalungun, yang menderita leukemia membutuhkan bantuan untuk menjalani pengobatan, di tengah kondisi ekonomi keluarga yang terbatas.

Nursaidah, Bocah Pejuang Leukemia dari Simalungun Butuh Bantuan

05/04/2026

SBNpro - Simalungun Di usia yang seharusnya diisi dengan tawa dan permainan, Nursaidah (5), bocah asal Kecamatan Pematang Bandar, Kabupaten...

Wali Kota dan Forkopimda Tinjau Pos Pengamanan Lebaran di Siantar

Wali Kota dan Forkopimda Tinjau Pos Pengamanan Lebaran di Siantar

14/03/2026

SBNpro - Siantar Wali Kota Wesly Silalahi bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melakukan peninjauan ke sejumlah Pos Pengamanan...

Duka Insiden Kebun Tandem, PTPN IV Regional 2 Hormati Proses Hukum

Duka Insiden Kebun Tandem, PTPN IV Regional 2 Hormati Proses Hukum

13/03/2026

SBNpro - Medan Manajemen PTPN IV Regional 2 menyampaikan rasa duka dan keprihatinan atas insiden meninggalnya seorang pria berinisial IU...

Discussion about this post

TRENDING MINGGU INI

  • 1000 Tahun Usia Batak, Ada 10 Generasi yang Hilang?

    521 shares
    Share 208 Tweet 130
  • Sumiharjo Pakpahan, Orang Susah dari Siantar, Hingga Menjadi Mayjen TNI

    1876 shares
    Share 809 Tweet 445
  • Ini 31 Walikota Siantar Sepanjang Sejarah

    683 shares
    Share 273 Tweet 171
  • Situs jw.org Bantu Orang Tua Tangani Depresi

    207 shares
    Share 83 Tweet 52
  • Pomparan Limbong Mulana Berikan Tanah Adat ke Toga Siregar, ke Raja Oloan Menyusul

    87 shares
    Share 35 Tweet 22
  • KPU Tetapkan Nomor Urut Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Siantar

    135 shares
    Share 54 Tweet 34
  • 8 PAC Solid, Tudingan Timbul Tidak Pantas Pimpin PDIP Siantar, Menyesatkan

    51 shares
    Share 20 Tweet 13
SBNpro.com

© 2017-2024 SBN Pro

rotasi barak berita hari ini danau toba

Navigate Site

  • Redaksi
  • Privacy
  • Pedoman

Follow Us

No Result
View All Result
  • SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • KOLOM
  • KESEHATAN
  • KOMUNITAS
  • TEKNOLOGI
  • VIDEO

© 2017-2024 SBN Pro

rotasi barak berita hari ini danau toba