SBNpro.com
Kamis, Juni 4, 2026
  • SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • KOLOM
  • KESEHATAN
  • KOMUNITAS
  • TEKNOLOGI
  • VIDEO
No Result
View All Result
SBNpro.com
No Result
View All Result
SBNpro.com
  • SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • KOLOM
  • KESEHATAN
  • KOMUNITAS
  • TEKNOLOGI
  • VIDEO
ADVERTISEMENT
Home Siantar

Bertengkar dengan Suami, di Perjalanan Malah Merampok dan Membunuh

SBNPro.com by SBNPro.com
31/05/2021
A A
Bertengkar dengan Suami, di Perjalanan Malah Merampok dan Membunuh
285
SHARES
619
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp
ADVERTISEMENT

 

SBNpro – Siantar

Anaria br Sipayung, satu dari dua tersangka kasus perampokan dan pembunuhan Porta br Tumanggor di Ladang Cabai yang terletak di Nagori (Desa) Tano Tinggir, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, pada Kamis (27/05/2021) yang lalu.

Pada siaran pers yang digelar Polres Simalungun, Senin (31/05/2021) di Asrama Polisi Jalan Sangnaualuh Damanik, Kota Siantar, tersangka Anaria br Sipayung mengaku, ia dan tersangka Nurhalimah br Telaumbanua tidak berniat untuk membunuh Porta br Tumanggor.

Katanya, hari itu ia bertengkar dengan suaminya. Lalu, setelah bertengkar, sebut Anaria, ia bersama Nurhalimah hendak pergi ke Saribudolok, Kecamatan Silimakuta, Kabupaten Simalungun. Hanya saja di perjalanan, mereka menemui korban Porta. Katanya, untuk meminta minuman.

Dikatakan Anaria, kemudian muncul niat mereka untuk mengambil uang dari korban Porta br Tumanggor. Beranjak dari niat itu, mereka membekap wajah korban dengan kain panjang. Setelah korban tidak sadarkan diri (meninggal), kedua tersangka mengambil uang jutaan rupiah dan cincin dari tas korban. Lalu mereka kabur ke Kota Medan.

Sementara itu, pada siaran pers itu, Kapolres Simalungun, AKBP Agus Waluyo mengatakan, motif kedua tersangka membunuh korban karena sakit hati, pasca tidak diberikan pinjaman uang oleh korban. Kedua tersangka, ditangkap dari Hotel Hawai, Jalan Jamin Ginting, Padang Bulan, Medan.

Dari penyelidikan yang dilakukan Sat Reskrim Polres Simalungun, sebut Agus, korban sempat dibuat para tersangka, seolah-olah meninggal karena bunuh diri.

Namun dari olah tempat kejadian perkara (TKP) dan penyelidikan yang dilakukan, ditemukan tanda-tanda kekerasan terjadi terhadap korban. “Ada pencekikan terhadap korban,” ucap Agus Waluyo.

Kasat Reskrim Polres Simalungun, AKP Rahmat Ariwibowo dan anggotanya mengatakan, kedua tersangka selama berada di Kota Medan, sempat membelanjakan uang yang diduga dari hasil rampokan, untuk membeli handphone (smartphone), tas merk Louis Vuitton (LV), tas merk Bonia, celana dan lainnya.

Sehingga, sisa uang yang disita polisi dari kedua tersangka sebesar Rp 5,4 juta. Termasuk cincin dan barang lainnya, juga disita polisi dari tersangka untuk dijadikan barang bukti (BB).

Terkait perkara itu, penyidik Polres Simalungun menjerat tersangka dengan pasal 338, subsider pasal 170 ayat 2 ke 3 point e dan atau pasal 365 KUHP. Ketiga pasal itu berupa sangkaan pembunuhan, penganiayaan secara bersama-sama hingga mengakibatkan kematian dan sangkaan perampokan (pencurian dengan kekerasan). (*)

Efitor: Purba

Tags: bertengkar dengan suamiDua wanita tersangkaperampokan dan pembunuhan
Share114Tweet71Send

Related Posts

Bahas Musda, DPD APPSI Beraudensi dengan Bupati Simalungun

28/05/2026

SBNpro - Simalungun Bupati Simalungun, Dr H Anton Achmad Saragih, menerima audiensi jajaran pengurus Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Pedagang Pasar...

Swadaya Warga Kerasaan Hijaukan Bantaran Sungai Lobang

24/05/2026

SBNpro - Simalungun Kepedulian terhadap lingkungan ditunjukkan masyarakat Kelurahan Kerasaan I, Kecamatan Pematang Bandar, Kabupaten Simalungun, melalui aksi penghijauan di...

Arif Harahap Ketua KNPI Siantar Terpilih Periode 2026-2029

10/05/2026

SBNpro - Siantar Samaul Arif Harahap terpilih sebagai Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Siantar periode 2026–2029, melalui Musyawarah...

Seorang anak berusia lima tahun, Nursaidah, warga Kecamatan Pematang Bandar, Kabupaten Simalungun, yang menderita leukemia membutuhkan bantuan untuk menjalani pengobatan, di tengah kondisi ekonomi keluarga yang terbatas.

Nursaidah, Bocah Pejuang Leukemia dari Simalungun Butuh Bantuan

05/04/2026

SBNpro - Simalungun Di usia yang seharusnya diisi dengan tawa dan permainan, Nursaidah (5), bocah asal Kecamatan Pematang Bandar, Kabupaten...

Wali Kota dan Forkopimda Tinjau Pos Pengamanan Lebaran di Siantar

Wali Kota dan Forkopimda Tinjau Pos Pengamanan Lebaran di Siantar

14/03/2026

SBNpro - Siantar Wali Kota Wesly Silalahi bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melakukan peninjauan ke sejumlah Pos Pengamanan...

Duka Insiden Kebun Tandem, PTPN IV Regional 2 Hormati Proses Hukum

Duka Insiden Kebun Tandem, PTPN IV Regional 2 Hormati Proses Hukum

13/03/2026

SBNpro - Medan Manajemen PTPN IV Regional 2 menyampaikan rasa duka dan keprihatinan atas insiden meninggalnya seorang pria berinisial IU...

Discussion about this post

TRENDING MINGGU INI

  • 1000 Tahun Usia Batak, Ada 10 Generasi yang Hilang?

    521 shares
    Share 208 Tweet 130
  • Sumiharjo Pakpahan, Orang Susah dari Siantar, Hingga Menjadi Mayjen TNI

    1876 shares
    Share 809 Tweet 445
  • Ini 31 Walikota Siantar Sepanjang Sejarah

    683 shares
    Share 273 Tweet 171
  • Situs jw.org Bantu Orang Tua Tangani Depresi

    207 shares
    Share 83 Tweet 52
  • KPU Tetapkan Nomor Urut Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Siantar

    135 shares
    Share 54 Tweet 34
  • Pomparan Limbong Mulana Berikan Tanah Adat ke Toga Siregar, ke Raja Oloan Menyusul

    87 shares
    Share 35 Tweet 22
  • 8 PAC Solid, Tudingan Timbul Tidak Pantas Pimpin PDIP Siantar, Menyesatkan

    51 shares
    Share 20 Tweet 13
SBNpro.com

© 2017-2024 SBN Pro

rotasi barak berita hari ini danau toba

Navigate Site

  • Redaksi
  • Privacy
  • Pedoman

Follow Us

No Result
View All Result
  • SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • KOLOM
  • KESEHATAN
  • KOMUNITAS
  • TEKNOLOGI
  • VIDEO

© 2017-2024 SBN Pro

rotasi barak berita hari ini danau toba