SBNpro.com
Senin, Juli 6, 2026
  • SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • KOLOM
  • KESEHATAN
  • KOMUNITAS
  • TEKNOLOGI
  • VIDEO
No Result
View All Result
SBNpro.com
No Result
View All Result
SBNpro.com
  • SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • KOLOM
  • KESEHATAN
  • KOMUNITAS
  • TEKNOLOGI
  • VIDEO
ADVERTISEMENT
Home Siantar

Sumiharjo Pakpahan, Orang Susah dari Siantar, Hingga Menjadi Mayjen TNI

SBNPro.com by SBNPro.com
30/03/2019
A A
1.9k
SHARES
3.9k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp
Konsep Otomatis
ADVERTISEMENT

SBNpro – Siantar

Sekira 61 tahun yang lalu, persisnya 3 Juni 1958, lahir seorang pria di Kota Pematangsiantar (Siantar), Provinsi Sumatera Utara. Ia terlahir dari keluarga susah, bila “dilihat” kemampuan ekonomi keluarganya dimasa itu.

Namun kini, dan sejak puluhan tahun yang lalu, ia berhasil keluar dari himpitan ekonomi. Bahkan ia berhasil menjadi orang yang sukses berkarir di lembaga Tentara Nasional Indonesia (TNI), dengan pangkat terakhir Mayor Jenderal (Mayjen) TNI.

Dia adalah Sumiharjo Pakpahan. “Anak Parluasan”, Kelurahan Sigulang-gulang, Kecamatan Siantar Utara, Kota Siantar.

Kini ia sedang menikmati masa pensiunnya, dengan berbagai kegiatan sosial, dan kegiatan membangun kepedulian terhadap ekonomi kreatif. Salah satunya di kota kelahirannya.

Sumiharjo kecil, awalnya bersekolah di Sekolah Dasar (SD) Negeri 4 Siantar Sawah (kawasan Simpang Dua). Lalu, saat duduk dikelas tiga, ia dipindahkan orang tuanya ke SD Negeri 32 Parluasan.

Tamat dari SD Negeri 32, Sumiharjo masuk SMP (Sekolah Menengah Pertama) Negeri 1 Kota Siantar di Jalan Merdeka. Setelah tiga tahun di SMP Negeri 1, Sumiharjo-pun berubah menjadi seorang pria remaja.

Diusianya yang masih remaja, Sumiharjo Pakpahan telah berpikir untuk merubah derita hidup yang ia hadapi bersama keluarganya. Lalu iapun menyampaikan pemikirannya itu kepada ibunya, boru Simanungkalit.

Saat itu, kepada ibu kandungnya, ia mengatakan, kalau dirinya ingin merubah kesusahan ekonomi keluarganya dengan suatu keberanian dan tekad yang sungguh-sungguh.

Meski saat itu, ibunya mempertanyakan hal apa yang bisa dibuat seorang Sumiharjo yang kurus ceking, yang terkadang makan, dan terkadang tidak makan. Saat itu ia menjawab, kalau dirinya harus masuk sekolah unggulan.

Beranjak dari percakapan itu, Sumiharjo-pun berhasil masuk sekolah unggulan ketika itu di Kota Siantar. Yakni, ia diterima di Sekolah Tekhnik Menengah (STM) HKBP.

Sedikit ia ceritakan, untuk menjadi siswa di STM HKBP itu cukup sulit. Karena guru-gurunya berasal dari Jerman. Jumlah siswa disanapun tidak banyak. Hanya 30 orang siswa.

Pasca menuntaskan jenjang pendidikan Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) dari STM HKBP Siantar, Desember tahun 1976, kembali Sumiharjo bercerita dengan ibu kandungnya, tentang niatnya untuk merantau.

Kepada ibunya ia bertanya tentang keberadaan dana yang dimiliki ibunya. Lalu ibunya mengatakan, kalau ia memiliki uang Rp 40 ribu. Berbekal dana puluhan ribu dari ibunya, Sumiharjo merantau ke Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan.

Dari kota perantauan inilah, rekam jejak Sumiharjo berubah. Pasalnya, dari Kota Palembang-lah ia mencoba Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Akabri), saat ini Akmil (Akademi Militer).

Meski pernah gagal, namun tak membuat pria berkumis tebal ini putus asa. Ia kembali mencoba untuk yang kedua kalinya. Dari usaha dan kerja kerasnya, Sumiharjo-pun diterima sebagai taruna Akabri di Magelang.

Di Akabri, Sumiharjo memilih matra TNI Angkatan Darat (AD). Keluar dari Magelang, Sumiharjo mudah menjadi prajurit TNI dengan pangkat Letnan Dua (Letda).

Ia-pun berkarir di lembaga TNI.
Hingga akhirnya pensiun dengan pangkat Mayor Jenderal TNI. Sedangkan jabatan terakhir yang dipercayakan negara kepadanya, Deputi Inteligen Luar Negeri pada Badan Inteligen Negara (BIN).

Saat ini tahun 2019, Sumiharjo tak lagi mudah. Bahkan ia sudah termasuk berusia tua. Namun, diusianya yang tua, tak menyurutkan semangat dan langkahnya, untuk membantu membangun kota kelahirannya, Kota Siantar. Baik melalui kegiatan sosial, maupun kegiatan membangun ekonomi kreatif

Seperti hari ini, Sabtu (30/03/2019), Sumiharjo Pakpahan menggelar pelatihan membatik bagi 150-an peserta di depan rumahnya, Jalan Bahbinonom, Kelurahan Sigulang-gulang, Kecamatan Siantar Utara, Kota Siantar.

Untuk melatih warga Siantar, ia mendatangkan 5 tenaga ahli untuk melatih membatik dari Pekalongan. Dengan harapan, pelatihan membatik, dapat meningkatkan kemampuan warga untuk memperoleh penghasilan.

Katanya, ia menaruh rasa peduli, karena ia ingin membantu warga untuk bisa keluar dari kesusahan ekonomi. Apalagi ia berlatar belakang orang susah.

Sehingga, ia yang memiliki dua orang anak yang sudah dewasa ini berharap, agar warga lainnya juga bisa keluar dari kesusahan dan mampu mengembangkan diri.

Editor : Purba

Share816Tweet449Send

Related Posts

Pemko Siantar Salurkan Bantuan Rp10 Juta untuk Pedagang Korban Kebakaran Pasar Dwikora

Pemko Siantar Salurkan Bantuan Rp10 Juta untuk Pedagang Korban Kebakaran Pasar Dwikora

25/06/2026

SBNpro - Siantar Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar mulai menyalurkan bantuan kepada pedagang korban kebakaran Pasar Dwikora. Setiap kios yang terdampak...

Pemko Siantar Miliki Anggaran Pembangunan Kembali Kios Pasar Dwikora

Pemko Siantar Miliki Anggaran Pembangunan Kembali Kios Pasar Dwikora

24/06/2026

SBNpro - Siantar Pemerintah Kota Pematangsiantar menyatakan memiliki dan kemampuan anggaran untuk pembangunan kembali kios Pasar Dwikora yang terbakar beberapa...

Pascakebakaran, Pemko Siantar Bahas Pemulihan Pasar Dwikora Bersama Pedagang

Pascakebakaran, Pemko Siantar Bahas Pemulihan Pasar Dwikora Bersama Pedagang

23/06/2026

SBNpro - Siantar Pemerintah Kota Pematangsiantar menggelar pertemuan dengan ratusan pedagang korban kebakaran Pasar Dwikora untuk membahas langkah penanganan pascabencana....

Pemko Siantar Beri Layanan Psikososial untuk Korban Kebakaran Pasar Dwikora

Pemko Siantar Beri Layanan Psikososial untuk Korban Kebakaran Pasar Dwikora

22/06/2026

SBNpro - Siantar Pemerintah Kota Pematangsiantar memberikan layanan dukungan psikososial kepada korban kebakaran Pasar Dwikora. Kegiatan berlangsung di Kantor Camat...

Pukul Gonrang, Wali Kota Siantar Buka FASI XIII Sumut

Pukul Gonrang, Wali Kota Siantar Buka FASI XIII Sumut

20/06/2026

SBNpro - Siantar Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi membuka Festival Anak Sholeh Indonesia (FASI) XIII Tingkat Provinsi Sumatera Utara Tahun...

Andika Prayogi Sinaga Kembali Nahkodai PAC Pemuda Pancasila Siantar Barat

Andika Prayogi Sinaga Kembali Nahkodai PAC Pemuda Pancasila Siantar Barat

19/06/2026

SBNpro - Siantar Andika Prayogi Sinaga kembali dipercaya memimpin Pimpinan Anak Cabang (PAC) Kecamatan Siantar Barat untuk periode 2026–2029. Penetapan...

Discussion about this post

TRENDING MINGGU INI

  • ANTARA AKU DAN SENJA

    ANTARA AKU DAN SENJA

    61 shares
    Share 24 Tweet 15
  • Masih “DIA”

    57 shares
    Share 23 Tweet 14
  • 1000 Tahun Usia Batak, Ada 10 Generasi yang Hilang?

    617 shares
    Share 247 Tweet 154
  • Retak yang Tak Terlihat

    51 shares
    Share 20 Tweet 13
  • Rindu Mama yang Tak Bisa Kembali

    51 shares
    Share 20 Tweet 13
  • Herowin Sinaga Kembali Jadi Tersangka, Kali Ini Kasus Kredit Macet Rp 1,33 M

    733 shares
    Share 293 Tweet 183
  • Kesadaran Warga Siantar Pakai Masker Semakin Tinggi

    52 shares
    Share 21 Tweet 13
SBNpro.com

© 2017-2024 SBN Pro

rotasi barak berita hari ini danau toba

Navigate Site

  • Redaksi
  • Privacy
  • Pedoman

Follow Us

No Result
View All Result
  • SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • KOLOM
  • KESEHATAN
  • KOMUNITAS
  • TEKNOLOGI
  • VIDEO

© 2017-2024 SBN Pro

rotasi barak berita hari ini danau toba