SBNpro.com
Sabtu, Juli 11, 2026
  • SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • KOLOM
  • KESEHATAN
  • KOMUNITAS
  • TEKNOLOGI
  • VIDEO
No Result
View All Result
SBNpro.com
No Result
View All Result
SBNpro.com
  • SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • KOLOM
  • KESEHATAN
  • KOMUNITAS
  • TEKNOLOGI
  • VIDEO
ADVERTISEMENT
Home Siantar

Keluarga Diimingi Uang, Agar Jasad ABK Asal Siantar Riki Samosir Dibuang ke Laut

SBNPro.com by SBNPro.com
03/07/2021
A A
Keluarga Diimingi Uang, Agar Jasad ABK Asal Siantar Riki Samosir Dibuang ke Laut
944
SHARES
2.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp
Konsep Otomatis
ADVERTISEMENT

 

SBNpro – Siantar

Tragis. Dua tahun tanpa kabar, Riki Samosir salah satu anak buah kapal (ABK) berbendera China, malah dikabarkan meninggal. Ironinya, keluarga sempat diimingi uang, agar jasad Riki diperkenankan dibuang ke laut.

Riki Samosir, bekerja di kapal pencari ikan, sebagai Anak Buah Kapal (ABK). Ia merupakan warga Kota Siantar. Sebelumnya, sejak Oktober 2019, tidak ada kabar tentang Riki yang didapatkan keluarga. Informasi Riki telah meninggal diterima pada 29 Juni 2021. Ia disebut meninggal pada 28 Juni 2021.

Bibi (Namboru) Riki Samosir, Rama Uli mengatakan, Riki bekerja di PT Raja Crew Atlantik (RCA). Sekira dua tahun lalu, untuk bisa bekerja di perusahaan itu, Riki berangkat ke Tegal, Jawa Tengah pada Juni 2019.

“Dia (Riki) belajar selama kurang lebih 3 bulan untuk mendapatkan buku pelayarannya dan bisa berangkat ke kapal ikan,” tutur Rama Uli.

Setelah belajar 3 bulan, pada 12 Oktober 2019, sebut Rama Uli, Riki berangkat ke Singapura, untuk bekerja. Ia bekerja di Kapal Taihong 6, dengan kontrak kerja selama 2 tahun.

Sejak bekerja di Kapal Taihong 6 tersbut, kabar Riki tak lagi pernah diperoleh keluarga. Keluarga tidak dapat menghubunginya. “Katanya tidak ada jaringan di tengah laut,” ucap Rama.

Upaya mencari kabar Riki Samosir-pun sempat dilakukan. “Selama dua tahun kami mencari tahu bagaimana caranya, agar bisa mendapat kabar dari paraman (paraman adalah anak dari saudara laki-laki) saya itu,” ujar Rama.

Upaya itu tidak membuahkan hasil. Bahkan, lanjutnya, ketika orang tua Riki meninggal, pihak keluarga juga tidak dapat menyampaikan kabar duka tersebut kepada Riki Samosir.

“Saya juga sudah menghubungi pihak perusahaan agar bisa mendapatkan sedikit kabar tentang paraman saya. Tapi, pihak kapal mengungkapkan, bahwa tidak ada jaringan, dan tidak ada hasil yang kami dapatkan,” ungkap Rama.

Hingga akhirnya, pada 29 Juni 2021 sekira pukul 11.00 WIB, keluarga tiba-tiba dihubungi, lalu memberitahu tentang kematian Riki. “Katanya paraman saya meninggal karena sakit. Kaki bengkak serta nyeri dan BAB susah,” ucapnya.

Dari informasi yang diperoleh, sebut Rama, karena sakit, Riki dipindahkan ke Kapal Taixiang 11 untuk mendapatkan perawatan medis. Dikatakan, Riki dipindahkan ke Kapal Taixiang 12 Juni 2021.

“Dan pada tanggal 28 Juni pukul 02.12 WIB, paraman saya sudah meninggal,” ujar Rama, sedih.

Rasa sedih itu semakin bertambah, karena jasad Riki tidak dapat dibawa kembali ke rumah mereka di Jalan Tangki, Kecamatan Siantar Martoba, Kota Siantar. Alasan jasad tidak dapat dikembalikan, karena pandemi Covid-19.

Hanya saja pihak keluarga, sebut Rama Uli, ada diiming-imingi uang, agar pihak keluarga tidak keberatan jasad Riki Samosir dibuang ke laut.

Untuk itu, Rama berharap perhatian pemerintah dan pihak lainnya yang berkemampuan, supaya berkenan membantu mengembalikan jasad Riki Samosir ke Kota Siantar, Sumatera Utara.

“Kami memohon bantuan saudara, teman, instansi yang berkompeten dalam masalah ini, seluruh saudara, dapat membantu agar jenazah paraman kami bisa dipulangkan ke Indonesia. Kami keluarga besar Samosir juga memohon kepada keluarga besar Raja Sonang Sedunia agar memberikan hati untuk membantu. Tolong bantu kami,” pinta Rama.

Rama mengatakan, melalui keluarga mereka yang ada di Jakarta, sedang berusaha meminta bantuan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), kedutaan, dan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi). “Kami hanya ingin jenazah Riki dipulangkan. Kami tidak berharap uang kompensasi,” sebutnya. (*)

Editor: Purba

Tags: abkagar jasad dibuang ke lautDiimingi uangkapal chinariki samosir
Share378Tweet236Send

Related Posts

Pemko Siantar Salurkan Bantuan Rp10 Juta untuk Pedagang Korban Kebakaran Pasar Dwikora

Pemko Siantar Salurkan Bantuan Rp10 Juta untuk Pedagang Korban Kebakaran Pasar Dwikora

25/06/2026

SBNpro - Siantar Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar mulai menyalurkan bantuan kepada pedagang korban kebakaran Pasar Dwikora. Setiap kios yang terdampak...

Pemko Siantar Miliki Anggaran Pembangunan Kembali Kios Pasar Dwikora

Pemko Siantar Miliki Anggaran Pembangunan Kembali Kios Pasar Dwikora

24/06/2026

SBNpro - Siantar Pemerintah Kota Pematangsiantar menyatakan memiliki dan kemampuan anggaran untuk pembangunan kembali kios Pasar Dwikora yang terbakar beberapa...

Pascakebakaran, Pemko Siantar Bahas Pemulihan Pasar Dwikora Bersama Pedagang

Pascakebakaran, Pemko Siantar Bahas Pemulihan Pasar Dwikora Bersama Pedagang

23/06/2026

SBNpro - Siantar Pemerintah Kota Pematangsiantar menggelar pertemuan dengan ratusan pedagang korban kebakaran Pasar Dwikora untuk membahas langkah penanganan pascabencana....

Pemko Siantar Beri Layanan Psikososial untuk Korban Kebakaran Pasar Dwikora

Pemko Siantar Beri Layanan Psikososial untuk Korban Kebakaran Pasar Dwikora

22/06/2026

SBNpro - Siantar Pemerintah Kota Pematangsiantar memberikan layanan dukungan psikososial kepada korban kebakaran Pasar Dwikora. Kegiatan berlangsung di Kantor Camat...

Pukul Gonrang, Wali Kota Siantar Buka FASI XIII Sumut

Pukul Gonrang, Wali Kota Siantar Buka FASI XIII Sumut

20/06/2026

SBNpro - Siantar Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi membuka Festival Anak Sholeh Indonesia (FASI) XIII Tingkat Provinsi Sumatera Utara Tahun...

Andika Prayogi Sinaga Kembali Nahkodai PAC Pemuda Pancasila Siantar Barat

Andika Prayogi Sinaga Kembali Nahkodai PAC Pemuda Pancasila Siantar Barat

19/06/2026

SBNpro - Siantar Andika Prayogi Sinaga kembali dipercaya memimpin Pimpinan Anak Cabang (PAC) Kecamatan Siantar Barat untuk periode 2026–2029. Penetapan...

Discussion about this post

TRENDING MINGGU INI

  • Rindu Mama yang Tak Bisa Kembali

    Rindu Mama yang Tak Bisa Kembali

    93 shares
    Share 37 Tweet 23
  • ANTARA AKU DAN SENJA

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Masih “DIA”

    62 shares
    Share 25 Tweet 16
  • 1000 Tahun Usia Batak, Ada 10 Generasi yang Hilang?

    622 shares
    Share 249 Tweet 156
  • Tidak Ada Kata Menyerah

    53 shares
    Share 21 Tweet 13
  • Pergi Perlahan

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Ini 31 Walikota Siantar Sepanjang Sejarah

    696 shares
    Share 278 Tweet 174
SBNpro.com

© 2017-2024 SBN Pro

rotasi barak berita hari ini danau toba

Navigate Site

  • Redaksi
  • Privacy
  • Pedoman

Follow Us

No Result
View All Result
  • SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • KOLOM
  • KESEHATAN
  • KOMUNITAS
  • TEKNOLOGI
  • VIDEO

© 2017-2024 SBN Pro

rotasi barak berita hari ini danau toba