SBNpro.com
Minggu, Juni 28, 2026
  • SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • KOLOM
  • KESEHATAN
  • KOMUNITAS
  • TEKNOLOGI
  • VIDEO
No Result
View All Result
SBNpro.com
No Result
View All Result
SBNpro.com
  • SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • KOLOM
  • KESEHATAN
  • KOMUNITAS
  • TEKNOLOGI
  • VIDEO
ADVERTISEMENT
Home Siantar

Keluar dari 10 Besar, Pantauan Kesbang Pol, Toleransi di Siantar Tetap Terjaga

SBNPro.com by SBNPro.com
26/02/2021
A A
Keluar dari 10 Besar, Pantauan Kesbang Pol, Toleransi di Siantar Tetap Terjaga
133
SHARES
289
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp
Konsep Otomatis
ADVERTISEMENT

 

SBNpro – Siantar

Versi Setara Institute, Kota Siantar tidak lagi berada di 10 besar kota paling toleran di Indonesia (keluar dari 10 besar kota paling toleran). Hal itupun disikapi pihak Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbang Pol) Kota Siantar.

Kepala Bidang Kewaspadaan Nasional Badan Kesbang Pol Kota Siantar, Yusri Damanik mengatakan, pihaknya tidak tahu kriteria Setara Institute dalam melakukan survey, sehingga menempatkan Kota Siantar berada di luar 10 besar kota paling toleran se Indonesia.

Hanya saja, lanjut Yusri, meski saat ini Setara Institute menempatkan Kota Siantar diluar 10 besar, namun dari hasil pantauan Badan Kesbang Pol Kota Siantar, sejak tahun 2014 hingga saat ini diawal tahun 2021, tingkat toleransi antar warga Kota Siantar masih tetap terjaga. Baik itu toleransi antara umat beragama maupun antar suku.

Sedangkan terkait dampak dari pemandian jenazah wanita terduga Covid-19 oleh empat pria di RSU Dr Djasamen Saragih Kota Siantar yang terjadi pada September 2020 yang lalu, ia akui, hal itu sempat memunculkan aksi unjuk rasa.

Namun, berdasarkan informasi yang didapatkan dan yang dikumpulkan Badan Kesbang Pol, massa yang mengikuti aksi unjuk rasa kebanyakan dari luar daerah Kota Siantar. Seperti dari Simalungun, Tebing Tinggi dan lainnya. “Mungkin hal itu kurang diketahui Setara Institute,” ucapnya, Jumat (26/02/2021) di ruangan kerjanya.

Pun demikian, meski ada aksi unjuk rasa terkait peristiwa pemandian jenazah terduga Covid-19 tersebut, tandas Yusri, sama sekali tidak menimbulkan gesekan antar umat beragama, dan Kota Siantar tetap kondusif.

Sebab Pemko Siantar (termasuk Badan Kesbang Pol) bersama unsur lainnya kerap melakukan koordinasi dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Majelis Ulama Indonesia (MUI), lembaga-lembaga gereja dan lainnya.

“Kalau saya melihat, kerukunan umat beragama tidak mengkhawatirkan. Walaupun mungkin ada kemarin kasus pemandian jenazah, bukan menjadi kerukunan umat beragama terpecah.
Kerukunan kita di Siantar ini, kalau kita lihat struktur yang ada, seperti FKUB, MUI dan lembaga lembaga gereja sudah berfungsi, serta juga bekerja untuk ini,” tuturnya.

Apalagi di Kota Siantar telah ada Forum Kewaspadaan Dini, yang terdiri dari tokoh agama dan tokoh masyarakat, yang siap untuk menjaga toleransi di Siantar.

Sehingga, sikap toleran di Kota Siantar hingga saat ini masih bisa dipertahankan dan terjaga. Dan hal itu sudah berlangsung lama. “Sejak 2014 hingga saat ini, kalau saya lihat sama saja,” katanya.

Ditempat yang sama, hal senada juga disampaikan Kabid Karakter Bangsa pada Badan Kesbang Pol Kota Siantar, Gilbert Ambarita. Menurutnya, secara umum Kota Siantar tetap kondusif. Sedangkan terkait peristiwa pada September 2020 lalu, Gilbert menyebut hal itu merupakan suatu dinamika yang biasa terjadi pada kota jasa dan perdagangan, seperti Kota Siantar.

“Secara karakter, kasus yang terjadi pada bulan September 2020 itu tidak membuat karakter warga Kota Siantar terpancing untuk berbuat intoleran. Itu selalu dipantau. Dari dulu kota kita ini sudah toleran. Dari sejak orang tua kita dahulu sudah toleran,” ucap Gilbert Ambarita.

Gilberta Ambarita meyakini, warga Kota Siantar merupakan warga yang cerdas. Untuk itu ia berharap, agar warga tetap tenang dan menjaga kekondusifan, serta tidak mudah terpancing isu negatif. Karena pemerintah tetap bekerja melakukan pemantauan, analisa dan evaluasi terhadap peristiwa yang terjadi. (*)

Editor: Purba

Tags: Kota paling toleranpantauansiantarsiantar keluar dari 10 besarSumuttoleransi di Siantar tetap terjagatoleransi tetap terjaga
Share53Tweet33Send

Related Posts

Pemko Siantar Salurkan Bantuan Rp10 Juta untuk Pedagang Korban Kebakaran Pasar Dwikora

Pemko Siantar Salurkan Bantuan Rp10 Juta untuk Pedagang Korban Kebakaran Pasar Dwikora

25/06/2026

SBNpro - Siantar Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar mulai menyalurkan bantuan kepada pedagang korban kebakaran Pasar Dwikora. Setiap kios yang terdampak...

Pemko Siantar Miliki Anggaran Pembangunan Kembali Kios Pasar Dwikora

Pemko Siantar Miliki Anggaran Pembangunan Kembali Kios Pasar Dwikora

24/06/2026

SBNpro - Siantar Pemerintah Kota Pematangsiantar menyatakan memiliki dan kemampuan anggaran untuk pembangunan kembali kios Pasar Dwikora yang terbakar beberapa...

Pascakebakaran, Pemko Siantar Bahas Pemulihan Pasar Dwikora Bersama Pedagang

Pascakebakaran, Pemko Siantar Bahas Pemulihan Pasar Dwikora Bersama Pedagang

23/06/2026

SBNpro - Siantar Pemerintah Kota Pematangsiantar menggelar pertemuan dengan ratusan pedagang korban kebakaran Pasar Dwikora untuk membahas langkah penanganan pascabencana....

Pemko Siantar Beri Layanan Psikososial untuk Korban Kebakaran Pasar Dwikora

Pemko Siantar Beri Layanan Psikososial untuk Korban Kebakaran Pasar Dwikora

22/06/2026

SBNpro - Siantar Pemerintah Kota Pematangsiantar memberikan layanan dukungan psikososial kepada korban kebakaran Pasar Dwikora. Kegiatan berlangsung di Kantor Camat...

Pukul Gonrang, Wali Kota Siantar Buka FASI XIII Sumut

Pukul Gonrang, Wali Kota Siantar Buka FASI XIII Sumut

20/06/2026

SBNpro - Siantar Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi membuka Festival Anak Sholeh Indonesia (FASI) XIII Tingkat Provinsi Sumatera Utara Tahun...

Andika Prayogi Sinaga Kembali Nahkodai PAC Pemuda Pancasila Siantar Barat

Andika Prayogi Sinaga Kembali Nahkodai PAC Pemuda Pancasila Siantar Barat

19/06/2026

SBNpro - Siantar Andika Prayogi Sinaga kembali dipercaya memimpin Pimpinan Anak Cabang (PAC) Kecamatan Siantar Barat untuk periode 2026–2029. Penetapan...

Discussion about this post

TRENDING MINGGU INI

  • 1000 Tahun Usia Batak, Ada 10 Generasi yang Hilang?

    608 shares
    Share 243 Tweet 152
  • Pascakebakaran, Pemko Siantar Bahas Pemulihan Pasar Dwikora Bersama Pedagang

    51 shares
    Share 20 Tweet 13
  • Pemko Siantar Salurkan Bantuan Rp10 Juta untuk Pedagang Korban Kebakaran Pasar Dwikora

    50 shares
    Share 20 Tweet 13
  • Sumiharjo Pakpahan, Orang Susah dari Siantar, Hingga Menjadi Mayjen TNI

    1890 shares
    Share 815 Tweet 448
  • Pemko Siantar Beri Layanan Psikososial untuk Korban Kebakaran Pasar Dwikora

    50 shares
    Share 20 Tweet 13
  • Janji Bupati Simalungun Masih Sebatas Omong Kosong

    107 shares
    Share 43 Tweet 27
  • Pemko Siantar Salurkan Bantuan kepada 36 KK di Kelurahan Bantan

    53 shares
    Share 21 Tweet 13
SBNpro.com

© 2017-2024 SBN Pro

rotasi barak berita hari ini danau toba

Navigate Site

  • Redaksi
  • Privacy
  • Pedoman

Follow Us

No Result
View All Result
  • SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • KOLOM
  • KESEHATAN
  • KOMUNITAS
  • TEKNOLOGI
  • VIDEO

© 2017-2024 SBN Pro

rotasi barak berita hari ini danau toba