SBNpro.com
Sabtu, Agustus 22, 2026
  • SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • KOLOM
  • KESEHATAN
  • KOMUNITAS
  • TEKNOLOGI
  • VIDEO
No Result
View All Result
SBNpro.com
No Result
View All Result
SBNpro.com
  • SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • KOLOM
  • KESEHATAN
  • KOMUNITAS
  • TEKNOLOGI
  • VIDEO
ADVERTISEMENT
Home Siantar

Di Siantar, Bengkel Pencari Makan Dipermasalahkan

SBNPro.com by SBNPro.com
13/05/2022
A A
Di Siantar, Bengkel Pencari Makan Dipermasalahkan
131
SHARES
284
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp
Konsep Otomatis
ADVERTISEMENT

SBNpro – Siantar

Masalah sosial antar tetangga di Jalan Danau Toba, Kelurahan Siopat Suhu, Kecamatan Siantar Timur, Kota Siantar libatkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemko Siantar.

Sat Pol PP, Dinas Lingkungan Hidup (LH), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Camat Siantar Timur dan Lurah Siopat Suhu, ikut dilibatkan dalam permasalahan antara El Imanson Sumbayak dengan Jefri Parlindungan Munte.

Permasalahan muncul, sejak Jefri membuka usaha bengkel mobil di halaman depan rumah yang ia kontrak. Usaha bengkel beroperasi sejak Oktober 2021 yang lalu. Dan ia sudah tinggal disana sejak tahun 2016 yang lalu.

Sejak bengkel beroperasi, El Imanson Sumbayak beserta keluarga merasa terusik kenyamannya. Di temui di Megaland, Jumat (13/05/2022), El Imanson mengatakan, asap mobil, deru suara mesin mobil yang digas berulang dan oli bekas, menjadi hal yang mengganggu dirinya dan keluarga.

Katanya, asap mobil terkadang masuk ke rumahnya. Sehingga mengganggu kenyamanan, dan menjadi ancaman kesehatan. Apalagi usia dirimya sudah 66 tahun, sehingga membutuhkan ketenangan dalam beristirahat.

Sedangkan deru mesin mobil yang digas secara berulang, tutur El Imanson beserta istrinya, menciptakan kebisingan. Sementara oli bekas menurutnya berupa limbah B3 (bahan beracun dan berbahaya).

“Pernah saat hujan pada malam hari, gas kencang kencang. Asap masuk ke rumah. Sangat mengganggu,” ucap El Imanson Sumbayak.

Karena merasa tidak nyaman, El Imanson pun melaporkan hal itu kepada Lurah Siopat Suhu, hingga kemudian, permasalahan sampai ditangani Camat Siantar Timur, Sat Pol PP, Dinas LH dan Dinas PUPR.

Rapat yang difasilitasi pemerintah pun telah berulang kali digelar. Sejumlah peraturan perundang-undangan dipakai sebagai landasan untuk menghentikan operasional bengkel mobil milik Jefri oleh pemerintah.

Seperti UU Nomor 32 Tahun 2009 tentang pengelolaan dan perlindungan lingkungan hidup, UU Nomor 1 Tahun 2011 tentang perumahan dan kawasan pemukiman, Perda Kota Siantar Nomor 9 Tahun 1992, Permen Lingkungan Hidup tentang penyimpanan limbah B3 dan lainnya.

Berdasarkan sejumlah peraturan perundang-undangan itu, terutama Perda Kota Siantar Nomor 9 Tahun 1992, Sat Pol PP Kota Siantar telah melayangkan sejumlah teguran terhadap Jefri, disertai dengan ancaman penertiban bengkel secara paksa.

Sedangkan pegawai Dinas PUPR menyebut kepada Jefri, lokasi usaha bengkel berada di daerah aliran sungai. Sedangkan Dinas LH meminta Jefri agar memiliki SPPL (Sertifikat Pengelolaan dan Perlindungan Lingkungan).

Pun begitu, hingga saat ini bengkel masih tetap beroperasi. Karena Jefri tidak ingin usahanya tutup. Sebab, usaha bengkel itu merupakan sumber mata pencarian untuk memenuhi kebutuhan hidup anak-anaknya.

Jefri tidak membantah tentang Sat Pol PP telah berulang kali melayangkan teguran terhadap usaha bengkelnya. Terhadap teguran itu, Jefri merasa ada ketidakadilan.

Ia berharap, jika ingin menegakkan aturan, agar Sat Pol PP atau Pemko Siantar melakukannya secara menyeluruh. Bukan hanya terhadap usaha bengkelnya.

Menurut Jefri, sangat banyak usaha lain yang jauh lebih besar dari usaha bengkelnya. Apalagi usaha bengkelnya ia kelola untuk memenuhi kebutuhan makan dan sekolah anak-anaknya. “Hanya ini yang bisa kukelola. Terus mau makan apa anak istriku,” ucap Jefri.

Katanya, ia telah berusaha untuk membuat SPPL sebagaimana yang diinginkan Dinas LH Kota Siantar. Namun hingga saat ini masih terkendala. Begitu juga dengan perizinan lain, terkendala karena disebut berada di daerah aliran sungai.

Sebutan berada di daerah aliran sungai pun membuat Jefri heran. Sebutnya, bila usahanya berada di daerah aliran sungai, maka seluruh rumah yang ada di dekatnya juga tidak boleh berdiri, serta pabrik yang ada diseberang rumah tempat tinggalnya.

“Tapi sungainya yang mana? Lalu pabrik plastik (di depan/seberang rumahnya) itu bagaimana?” tanyanya, merasa ada ketidakadilan. (*)

Editor: Purba

Tags: Bengkel Pencari Makan Dipermasalahkandi Siantar
Share52Tweet33Send

Related Posts

Ketua BKPRMI Siantar Imbau Kader Tidak Mudah Terprovokasi Informasi yang Belum Terkonfirmasi

Ketua BKPRMI Siantar Imbau Kader Tidak Mudah Terprovokasi Informasi yang Belum Terkonfirmasi

16/08/2026

SBNpro - Siantar Ketua DPD Badan Komunikasi Pemuda dan Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kota Pematangsiantar, Choir Parinduri mengimbau kader dan...

Anggota Komisi 1 DPRD Siantar Erwin Freddy Siahaan Sosialisasi Perda Nomor 1 Tahun 2021

Anggota Komisi 1 DPRD Siantar Erwin Freddy Siahaan Sosialisasi Perda Nomor 1 Tahun 2021

12/08/2026

SBNpro - Siantar Anggota Komisi 1 DPRD Kota Pematangsiantar Erwin Freddy Siahaan, MBA (HONS) BM sosialisasikan Peraturan Daerah Nomor 1...

Dinas PKP Siapkan Penataan Kawasan Kumuh di Kota Siantar

Dinas PKP Siapkan Penataan Kawasan Kumuh di Kota Siantar

10/08/2026

SBNpro - Siantar Pemko Siantar mulai mempercepat rencana penataan kawasan kumuh dengan menetapkan lima kelurahan sebagai prioritas penanganan. Langkah ini...

Pemko Siantar Salurkan Bantuan Rp10 Juta untuk Pedagang Korban Kebakaran Pasar Dwikora

Pemko Siantar Salurkan Bantuan Rp10 Juta untuk Pedagang Korban Kebakaran Pasar Dwikora

25/06/2026

SBNpro - Siantar Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar mulai menyalurkan bantuan kepada pedagang korban kebakaran Pasar Dwikora. Setiap kios yang terdampak...

Pemko Siantar Miliki Anggaran Pembangunan Kembali Kios Pasar Dwikora

Pemko Siantar Miliki Anggaran Pembangunan Kembali Kios Pasar Dwikora

24/06/2026

SBNpro - Siantar Pemerintah Kota Pematangsiantar menyatakan memiliki dan kemampuan anggaran untuk pembangunan kembali kios Pasar Dwikora yang terbakar beberapa...

Pascakebakaran, Pemko Siantar Bahas Pemulihan Pasar Dwikora Bersama Pedagang

Pascakebakaran, Pemko Siantar Bahas Pemulihan Pasar Dwikora Bersama Pedagang

23/06/2026

SBNpro - Siantar Pemerintah Kota Pematangsiantar menggelar pertemuan dengan ratusan pedagang korban kebakaran Pasar Dwikora untuk membahas langkah penanganan pascabencana....

Discussion about this post

TRENDING MINGGU INI

  • Ketua BKPRMI Siantar Imbau Kader Tidak Mudah Terprovokasi Informasi yang Belum Terkonfirmasi

    Ketua BKPRMI Siantar Imbau Kader Tidak Mudah Terprovokasi Informasi yang Belum Terkonfirmasi

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Pewaris Raja Sidamanik Op Naihorsik Ziarah Makam dan Maranggir

    516 shares
    Share 206 Tweet 129
  • 1000 Tahun Usia Batak, Ada 10 Generasi yang Hilang?

    670 shares
    Share 268 Tweet 168
  • Dulu Sangar, Sekarang Tak Terawat, Begini Cerita Tugu ‘Sedan’ di Simpang Kasindir…

    864 shares
    Share 412 Tweet 188
  • Batak dan Melayu Identitas Buatan Kolonial, Nenek Moyang Karo Lebih Tua dari Si Raja Batak

    666 shares
    Share 266 Tweet 167
  • Daftar Nama Pejabat Pemko Siantar yang Dilantik

    111 shares
    Share 44 Tweet 28
  • Ini 31 Walikota Siantar Sepanjang Sejarah

    708 shares
    Share 283 Tweet 177
SBNpro.com

© 2017-2024 SBN Pro

rotasi barak berita hari ini danau toba

Navigate Site

  • Redaksi
  • Privacy
  • Pedoman

Follow Us

No Result
View All Result
  • SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • KOLOM
  • KESEHATAN
  • KOMUNITAS
  • TEKNOLOGI
  • VIDEO

© 2017-2024 SBN Pro

rotasi barak berita hari ini danau toba