SBNpro.com
Kamis, Agustus 27, 2026
  • SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • KOLOM
  • KESEHATAN
  • KOMUNITAS
  • TEKNOLOGI
  • VIDEO
No Result
View All Result
SBNpro.com
No Result
View All Result
SBNpro.com
  • SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • KOLOM
  • KESEHATAN
  • KOMUNITAS
  • TEKNOLOGI
  • VIDEO
ADVERTISEMENT
Home Uncategorized

Aksi “Liar” Kavling Bersama di Siantar Utara Sebabkan Tembok Roboh, Rumah Terancam Longsor

SBNPro.com by SBNPro.com
31/08/2022
A A
Aksi “Liar” Kavling Bersama di Siantar Utara Sebabkan Tembok Roboh, Rumah Terancam Longsor
128
SHARES
279
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp
Konsep Otomatis
ADVERTISEMENT

SBNpro – Siantar

Untuk meratakan lahan, pengembang Kavling Bersama lakukan aksi “liar” (aksi tanpa izin resmi dari pemerintah) di Jalan Siak, Lingkungan III, Kelurahan Martoba, Kecamatan Siantar Utara, Kota Siantar, Sumatera Utara.

Tindakan pengembang meratakan lahan menjadikan tebing (jurang) semakin curam. Pengerjaan pemerataan lahan menggunakan alat berat berupa eskvator.

Dampak dari kegiatan itu, tembok penahan jalan setapak yang ada di lokasi, longsor. Serta, sejumlah rumah warga terancam longsor dan ambruk.

Jalan yang dibangun melalui dana Kotaku dan swadaya masyarakat tersebut, tembok penahannya longsor pada Senin (29/08/2022). “Iya, semalam longsornya,” ucap Thamrin, warga sekitar saat ditemui di lokasi, Selasa (30/08/2022).

Kegiatan pihak dari Kavling Bersama bukan hanya menyebabkan longsor. Pengembang Kavling Bersama juga mengeksploitasi kekayaan alam, juga tanpa izin dari pemerintah.

Pasalnya, pihak Kavling Bersama melakukan kegiatan tambang ilegal (galian C). Dalam hal ini melakukan penambangan batu padas secara “liar”. Kemudian, tidak sedikit pula mata air yang ada di sana, juga terancam hilang.

Saat ditemui, pengembang Kavling Bersama, Arman Pasaribu mengakui, kegiatan pengelolahan lahan berupa pemerataan tanah, serta penambangan jenis galian C, merupakan bagian dari kegiatan mereka.

Sebut Arman, batu padas hasil galian akan dimanfaatkan. “Sayang kalau tidak dimanfaatkan,” ujarnya.

Sebelumnya, saat dipertanyakan terkait perizinan, Arman Pasaribu tidak menjawab. Ia malah beralih menyampaikan tentang sulitnya mengurus izin perumahan, sehingga memilih lahan yang cukup luas tersebut menjadi “tanah kavling”.

“Sebenarnya lahan ini bagus untuk perumahan. Tapi payah mengurus izinnya. Jadi buat kavlinglah,” katanya.

Sementara, terkait tembok penahan jalan yang roboh akibat longsor, Arman mengatakan pihaknya akan melakukan perbaikan. Sedangkan terkait ancaman rumah warga karena tebing semakin curam, ia tidak menanggapinya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Siantar, Dedi Tunasto Setiawan mengatakan, dinas yang dipimpinnya tidak ada menerbitkan rekomendasi untuk izin mengelola lahan maupun rekomendasi untuk izin galian C.

“Gak ada (keluarkan rekomendasi untuk izin),” ucap Dedi Tunasto Setiawan saat dihubungi melalui panggilan Whatsapp (WA).

Kemudian Lurah Martoba Ade Chan mengatakan, kegiatan pemerataan tanah sudah berlangsung selama satu pekan. Hanya saja, pihak pengembang baru berkoordinasi kemarin. “Itupun (pengembang berkoordinasi) setelah warga menyampaikan keluhan,” ucapnya.

Katanya, sejumlah warga mengeluh karena dampak dari kegiatan Kavling Bersama, menciptakan tebing semakin curam, sehingga rawan longsor.

Plt Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (PRKP) Kota Siantar, Ali Akbar juga menegaskan, dinas yang dipimpinnya tidak ada menerbitkan rekomendasi untuk izin pengelolahan lahan, menjadi lahan kavlingan. (*)

Editor: Purba

Tags: Aksi liarDinas Lingkungan HidupGalian Ckavling bersamarumah warga terancam longsortembok roboh
Share51Tweet32Send

Related Posts

Tidak Ada Kata Menyerah

Tidak Ada Kata Menyerah

06/07/2026

Tidak Ada Kata Menyerah Oleh: Wicca Manurung Pagi datang membawa harapan, Langkah kaki menuju masa depan. Tugas dan ujian silih...

Retak yang Tak Terlihat

Retak yang Tak Terlihat

04/07/2026

Retak yang Tak Terlihat Karya: Ester Monica Sinaga Satu kata dapat menjadi luka, menggores relung jiwa tanpa suara. Cemoohan, olokan,...

ANTARA AKU DAN SENJA

ANTARA AKU DAN SENJA

04/07/2026

ANTARA AKU DAN SENJA oleh : Saskia Novita Di bawah langit yang terbakar jingga Aku duduk diam Memeluk resah yang...

Masih “DIA”

Masih “DIA”

04/07/2026

Masih “DIA” Karya : Alyya Andini Di malam itu aku tersadar bahwa kita memang tak lagi bisa bersama. Bagai hujan...

Rindu Mama yang Tak Bisa Kembali

Rindu Mama yang Tak Bisa Kembali

04/07/2026

Rindu Mama yang Tak Bisa Kembali Karya: Adella Hairun Putri Maa Di setiap malam ku Di setiap heningnya rumah kita...

Akasia Biru

Akasia Biru

29/06/2026

Akasia Biru Oleh Ananda Riska Khoiriah Setiap warna punya cara sendiri merayakan sunyi biru dengan langitnya biru dengan lautnya Setiap...

Discussion about this post

TRENDING MINGGU INI

  • 1000 Tahun Usia Batak, Ada 10 Generasi yang Hilang?

    675 shares
    Share 270 Tweet 169
  • Pomparan Limbong Mulana Berikan Tanah Adat ke Toga Siregar, ke Raja Oloan Menyusul

    100 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Anton-Benny Mendaftar, Syalawat Nabi Berkumandang di KPU Simalungun

    114 shares
    Share 46 Tweet 29
  • Pajero Sport Terbalik di Parapat, Satu Tewas dan 2 Luka-luka, Ini Identitasnya

    106 shares
    Share 42 Tweet 27
  • Sumiharjo Pakpahan, Orang Susah dari Siantar, Hingga Menjadi Mayjen TNI

    1915 shares
    Share 825 Tweet 454
  • Tidak Becus Awasi Proyek Telkom Siantar, Jaksa Tetapkan Pengawas Sebagai Tersangka

    209 shares
    Share 84 Tweet 52
  • Tidak Kondusif, BP TCUGGp pun Kurang Efektif, Ini Solusi Dr Budi Sinulingga

    82 shares
    Share 33 Tweet 21
SBNpro.com

© 2017-2024 SBN Pro

rotasi barak berita hari ini danau toba

Navigate Site

  • Redaksi
  • Privacy
  • Pedoman

Follow Us

No Result
View All Result
  • SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • KOLOM
  • KESEHATAN
  • KOMUNITAS
  • TEKNOLOGI
  • VIDEO

© 2017-2024 SBN Pro

rotasi barak berita hari ini danau toba