SBNpro.com
Rabu, Agustus 26, 2026
  • SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • KOLOM
  • KESEHATAN
  • KOMUNITAS
  • TEKNOLOGI
  • VIDEO
No Result
View All Result
SBNpro.com
No Result
View All Result
SBNpro.com
  • SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • KOLOM
  • KESEHATAN
  • KOMUNITAS
  • TEKNOLOGI
  • VIDEO
ADVERTISEMENT
Home Siantar

BPBD Terkesan Diskriminatif dalam Pengajuan Penanganan Bencana di Siantar

SBNPro.com by SBNPro.com
25/03/2021
A A
BPBD Terkesan Diskriminatif dalam Pengajuan Penanganan Bencana di Siantar
120
SHARES
260
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp
Konsep Otomatis
ADVERTISEMENT

 

SBNpro – Siantar

Dalam beberapa tahun belakangan ini, banjir dan longsor menjadi “momok” yang menakutkan dan mengkhawatirkan bagi warga Kota Siantar yang bermukim di kawasan rawan bencana. Pemko Siantar-pun menjadi harapan warga untuk memupus rasa takut dan khawatir tersebut.

Rasa takut dan khawatir warga itu telah disikapi Pemko Siantar melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Siantar. Hanya saja, dari banyaknya lokasi banjir dan longsor di Kota Siantar, cuma 9 titik lokasi banjir dan longsor yang diajukan BPBD untuk ditangani. Hal yang diajukan Plt Kepala BPBD Siantar, Daniel Siregar itupun memunculkan kesan diskriminasi.

Sikap Daniel Seperti itu disesalkan Sekretaris Komisi III DPRD Kota Siantar, Daud Simanjuntak, saat bertemu diruangan kerjanya, Rabu (17/02/2021). Karena masih banyak lagi lokasi bencana banjir dan longsor yang memerlukan perhatian dan penanganan serius dari pemerintah, namun tidak diajukan Daniel penanganan antisipasi bencananya kepada Walikota.

“Saya yakin Walikota tidak tahu ini. Karena yang diajukan cuma yang 9 itu saja. Maunya, seluruhnya diajukan BPBD ke Walikota. Karena masih banyak lagi lokasi banjir di Siantar ini. Jangan tanggung seperti itu,” ucap Daud Simanjuntak.

Katanya, respon Walikota Siantar terhadap penanganan bencana cukup cepat. Sebab, begitu diajukan, langsung disikapi dan berproses dengan cepat di Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kota Siantar. Namun sayang, Plt Kepala BPBD Siantar tidak mengajukan usulan penanganan lokasi bencana secara menyeluruh. Sehingga Walikota tidak mengetahuinya. “Kalau respon Walikota cepat. Buktinya, langsung ditandatangani usulan itu,” ujarnya.

Dikatakan Daud, 9 lokasi bencana yang telah diajukan penanganan antisipasi bencananya, supaya segera dikoordinasikan dengan Dinas PUPR Kota Siantar. Agar proyek antisipasi bencana itu dapat segera dikerjakan.

Adapun lokasi bencana banjir dan longsor yang diajukan BPBD itu terdapat di:

1. Jalan Simbolon Gang Setia Kelurahan Teladan, Kecamatan Siantar Barat
2. Jalan Seram Bawah Gang Hayati, Kelurahan Bantan, Kecamatan Siantar Barat
3. Jalan Seram Bawah RT 01 RW 06, Kelurahan Bantan, Kecamatan Siantar Barat
4. Jalan Jeruk Bawah, Kelurahan Bantan, Kecamatan Siantar Barat
5. Jalan Medan Km 5,5 Komplek MTsN, Kelurahan Tanjung Tongah, Kecamatan Siantarar Martoba
6. Jalan Manunggal Kelurahan Martoba, Kecamatan Siantar Utara
7 Jalan Meranti Belakang, Kelurahan Kahean, Kecamatan Siantar Utara
8. Jalan Meranti Ujung Kelurahan Kahean, Kecamatan Siantar Utara
9. Jalan Pengairan, Kelurahan Aek Nauli, Kecamatan Siantar Selatan

 

Sementara, lanjut Daud Simanjuntak, sepengetahuannya, ada lima lokasi bencana banjir dan longsor yang tidak diajukan Plt Kepala BPBD Kota Siantar kepada Walikota, untuk ditangani antisipasi bencananya.

Untuk itu, Daud meminta Plt Kepala BPBD agar secepatnya mengusulkan ke lima titik lokasi rawan banjir dan longsor tersebut kepada Walikota. Agar warga yang bermukim di daerah tersebut tidak terlalu khawatir bila hujan deras mengguyur Kota Siantar.

Ungkap Daud, lima titik rawan banjir dan longsor yang belum diajukan penanganannya oleh BPBD, padahal oleh warga dan lurahnya masing-masing telah mengusulkan penanganannya ke BPBD. Seperti Lurah Sumber Jaya, mengusulkan pada 3 Desember 2020, serta Lurah Tambun Nabolon pada 30 Nopember 2020 yang lalu.

Adapun daerah rawan banjir yang dimintakan penanganannya tersebut, karena belum diajukan BPBD, diantaranya:

1. Jalan Medan Km 6,5 Kelurahan Sumber Jaya, Kecamatan Siantar Martoba
2. Perumahan Pemda, Kelurahan Tambun Nabolon, Kecamatan Siantar Martoba
3. Perumahan KSP Jalan Asoka, Kelurahan Tambun Nabolon
4. Jalan Tambun Timur PJKA, Kelurahan Tambun Nabolon
5. Jalan Justin Sihombing Kelurahan Siopat Suhu, Kecamatan Siantar Timur

Sedangkan pantauan SBNpro.com, lokasi longsor (erosi) juga terdapat di Jalan Batu Permata Raya, Perumahan Batu Permata Raya, Kelurahan Bah Kapul, Kecamatan Siantar Sitalasari. Longsor di perumahan ini telah membuat jalan di perumahan itu amblas, dan mengancam tiang listrik.

Plt Kepala BPBD Kota Siantar, Daniel Siregar belum menjawab konfirmasi yang dilayangkan kepadanya melalui pesan whatsapp (WA). (*)

Editor: Purba

Tags: banjirBPBDDiskriminasi pengajuan penanganan bencanalongsorsiantarsimalungun
Share48Tweet30Send

Related Posts

Ketua BKPRMI Siantar Imbau Kader Tidak Mudah Terprovokasi Informasi yang Belum Terkonfirmasi

Ketua BKPRMI Siantar Imbau Kader Tidak Mudah Terprovokasi Informasi yang Belum Terkonfirmasi

16/08/2026

SBNpro - Siantar Ketua DPD Badan Komunikasi Pemuda dan Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kota Pematangsiantar, Choir Parinduri mengimbau kader dan...

Anggota Komisi 1 DPRD Siantar Erwin Freddy Siahaan Sosialisasi Perda Nomor 1 Tahun 2021

Anggota Komisi 1 DPRD Siantar Erwin Freddy Siahaan Sosialisasi Perda Nomor 1 Tahun 2021

12/08/2026

SBNpro - Siantar Anggota Komisi 1 DPRD Kota Pematangsiantar Erwin Freddy Siahaan, MBA (HONS) BM sosialisasikan Peraturan Daerah Nomor 1...

Dinas PKP Siapkan Penataan Kawasan Kumuh di Kota Siantar

Dinas PKP Siapkan Penataan Kawasan Kumuh di Kota Siantar

10/08/2026

SBNpro - Siantar Pemko Siantar mulai mempercepat rencana penataan kawasan kumuh dengan menetapkan lima kelurahan sebagai prioritas penanganan. Langkah ini...

Pemko Siantar Salurkan Bantuan Rp10 Juta untuk Pedagang Korban Kebakaran Pasar Dwikora

Pemko Siantar Salurkan Bantuan Rp10 Juta untuk Pedagang Korban Kebakaran Pasar Dwikora

25/06/2026

SBNpro - Siantar Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar mulai menyalurkan bantuan kepada pedagang korban kebakaran Pasar Dwikora. Setiap kios yang terdampak...

Pemko Siantar Miliki Anggaran Pembangunan Kembali Kios Pasar Dwikora

Pemko Siantar Miliki Anggaran Pembangunan Kembali Kios Pasar Dwikora

24/06/2026

SBNpro - Siantar Pemerintah Kota Pematangsiantar menyatakan memiliki dan kemampuan anggaran untuk pembangunan kembali kios Pasar Dwikora yang terbakar beberapa...

Pascakebakaran, Pemko Siantar Bahas Pemulihan Pasar Dwikora Bersama Pedagang

Pascakebakaran, Pemko Siantar Bahas Pemulihan Pasar Dwikora Bersama Pedagang

23/06/2026

SBNpro - Siantar Pemerintah Kota Pematangsiantar menggelar pertemuan dengan ratusan pedagang korban kebakaran Pasar Dwikora untuk membahas langkah penanganan pascabencana....

Discussion about this post

TRENDING MINGGU INI

  • 1000 Tahun Usia Batak, Ada 10 Generasi yang Hilang?

    674 shares
    Share 270 Tweet 169
  • Pomparan Limbong Mulana Berikan Tanah Adat ke Toga Siregar, ke Raja Oloan Menyusul

    99 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Ini 31 Walikota Siantar Sepanjang Sejarah

    711 shares
    Share 284 Tweet 178
  • SaLing Minta Kapolres Serius Tangani Kasus Dugaan Galian C Liar

    66 shares
    Share 26 Tweet 17
  • Tidak Becus Awasi Proyek Telkom Siantar, Jaksa Tetapkan Pengawas Sebagai Tersangka

    209 shares
    Share 84 Tweet 52
  • Ketua BKPRMI Siantar Imbau Kader Tidak Mudah Terprovokasi Informasi yang Belum Terkonfirmasi

    60 shares
    Share 24 Tweet 15
  • Batak dan Melayu Identitas Buatan Kolonial, Nenek Moyang Karo Lebih Tua dari Si Raja Batak

    667 shares
    Share 267 Tweet 167
SBNpro.com

© 2017-2024 SBN Pro

rotasi barak berita hari ini danau toba

Navigate Site

  • Redaksi
  • Privacy
  • Pedoman

Follow Us

No Result
View All Result
  • SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • KOLOM
  • KESEHATAN
  • KOMUNITAS
  • TEKNOLOGI
  • VIDEO

© 2017-2024 SBN Pro

rotasi barak berita hari ini danau toba